Jodohku Di Depan Mata

Jodohku Di Depan Mata
Kesalah Pahaman Kay dengan Bella


__ADS_3

Membuat Bella sedikit terkejut, karena dari tadi Bella hanya bisa memandang lurus ke depan melihat Kay yang terus meneteskan air mata sambil menceritakan kebusukan Bani yang malah membuat Bella semakin merasa bersalah.


“Apa yang lu bilang tadi Kay? Bani selingkuh? Wah tidak bisa di diamin nih orang kudu kita basmi” Dhea berteriak sambil berdiri dengan keadaan kedua tangannya di pinggang.


“Berani sekali dia mempermainkan sahabat kita. Harus kita kasih pelajaran dia enak saja sesuka hati mempermainkan perasaan Kay” Fitri berteriak lebih keras sambil berdiri dengan menggulung pergelangan bajunya sampai diatas sikut.


“Aishh.. kalian pada berisik banget sih pengeng nih kuping gua” jawab Kay sedikit kesal dan menghapus air matanya.


Bella tidak sengaja mengucapkan 1 kalimat lirih namun masih bisa di dengar oleh ketiga sahabatnya itu.


“Benar dugaan gua selama ini” ucapan lirih Bella seraya menundukkan kepalanya membuat sahabatnya heran dan bingung.


Kay langsung mencecer dengan beribu pertanyaan kepada Bella, karena Kay yakin karena Bella tidak mungkin salah ngomong melainkan ada sesuatu yang Bella sembunyikan dari sahabatnya itu.


Bella yang biasanya terlihat lebih tegar dan dewasa itu seketika menjadi ciut dan gugup ketika sahabatnya saling melontarkan pertanyaan demi pertanyaan kepada Bella.

__ADS_1


Kini Bella memberanikan diri untuk membuka mulutnya dan menatap sayu para sahabatnya yang sudah duduk menatap tajam Bella dengan mata elangnya yang saling mengedar menandakan bahwa mereka sedang menunggu jawaban dari Bella.


“Sebenarnya gua sudah tahu semua ini Kay, waktu itu saat gua lagi pergi tidak sengaja gua melihat Bani sedang jalan bersama wanita lain dengan sedikit mesra. Namun saat gua ingin mendekati mereka gua kehilangan jejaknya karena gua sama mereka jaraknya agak jauh, tapi bisa gua pastikan kalo itu adalah Bani. Karena gua hafal dan mata gua ini enggak rabun Kay” ucap Bella panjang lebar menjelaskan semuanya agar mereka tidak salah paham kepada Bella.


Tetapi tidak dengan Kay. Dia malah salah mengartikan omongan Bella. Kay menganggap Bella telah menghianati persahabatannya karena dia hanya diam melihat kekasih sahabatnya jalan bersama wanita lain di depan matanya.


“Kenapa lu tidak pernah bilang soal ini Bel. Kenapa hah..?? Kenapa? Lu tahu kan bagaimana perasaan gua saat itu, sakit Bel sakit banget!! Gua berusaha sekuat tenaga menahan semua itu agar gua tidak terlihat lemah di depan Bani sama wanita itu. Bahkan gua melihat betapa bejatnya Bani bermain dengan wanita itu di tempat terbuka meskipun club itu adalah tempatnya orang bejat tapi dia malah bermain sesukanya di depan semua orang bukan malah di dalam kamar yang harusnya mereka sewa. Di situ perasaan gua hancur Bel hancur” ucap Kay seraya mengeluarkan semua emosinya serta tangisan rasa sakit di dalam hatinya yang selama ini ia pendam sendiri tanpa sahabatnya tahu betapa hancurnya Kay pada saat itu.


Dhea yang melihat Kay berdiri dengan segala luapan emosinya itu mencoba untuk menenangkan Kay serta memeluknya dengan penuh kasih sayang.


Tidak mudah ada diposisi Bella dan Kay saat ini bahkan Bella yang terlihat sangat dewasa dan selalu menyayangi sahabatnya serta menjadi seorang kakak yang tegar buat mereka kini menjadi wanita yang sangat lemah.


Lalu Kay yang terbilang wanita yang paling ceria yang mereka kenal kini menjadi sangat rapuh hanya karena seorang laki-laki yang tidak tahu cara membalas dan menghargai perasaan seorang wanita.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung....


Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.


Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua 🤩


Tidak lupa juga untuk memberikan hadiah serta vote kalian untuk membuat othor semakin bersemangat ya 😊


Bunga, kopi ataupun receh juga gapapa ko diterima 😆


See you again bye-bye .. 🤗


Warning!!!


Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2