Jodohku Di Depan Mata

Jodohku Di Depan Mata
Pertaruhan Laptop VS Shoot Gun


__ADS_3

1 jam telah berlalu..


Kini Jaeron sudah berhasil meretas semua data-data perusahaan XYZ dengan jari jemari lihai nya itu.


Al yang mendengar berita itu langsung tersenyum seringai.


Tak lama Xavier keluar ruangan karena mendapat telepon dari seketaris perusahaan XYZ bahwa atasannya akan datang menemui Al.


Tok..


Tok..


Tok..


“Cepat sekali dia sampai” ucap Al dengan wajah bingung.


“Gua pertaruhkan laptop tercanggih yang gua miliki saat ini untuk lu. Jika dia datang bertekuk lutut dan memohon kepada lu” ucap Jaeron langsung membuat Xavier terkejut, kemudian Al mengangkat alisnya.


“Gua pertaruhkan Shoot Gun terbaru yang gua miliki untuk lu. Jika dia datang marah-marah dan menuntut gua” jawab Al dengan lantang.


Kemudian di saat mereka berdua sedang serius, mereka dikagetkan dengan suara pintu yang terbuka sangat kencang.


Brak...


“Hai semuanya apakah kalian menungguku hem..” tanya Erlangga dengan penuh senyuman.


Seketika mereka berdua melihat ke arah Erlangga yang merasa seperti tidak berdosa.


“Tumben banget lu kesini ada angin apa?” tanya Jaeron.


“Angin cintaku padamu yang membawaku sampai di sini” jawab Erlangga dengan sedikit menggoda.


“Euu.. jijik banget gua dengarnya” saut Jaeron dengan sedikit geli.


“Dalam rangka apa Hyung ke sini?” tanya Al.


“Gua mau memberitahu tentang misi yang lu kasih waktu itu” ucap Erlangga.


“Misi? Misi apa yang Al kasih ke lu” tanya Jaeron dengan ekspresi bingung.


Saat Erlangga ingin melanjutkan obrolannya tiba-tiba saja terdengar seseorang mengetuk pintu.


Tok..


Tok..


Tok..


“Masuk pak eko” ucap Erlangga dengan sedikit mengeraskan suaranya.


Xavier yang hafal dengan suara itu langsung membuka pintu sangat keras.


Brak...


“A.. ERLANGGA HYUNG AKU MERINDUKANMU” Xavier berlari sambil berteriak dan langsung memeluk Erlangga.


“A.. my baby Vierku” Erlangga langsung membalas pelukan Vier dengan sangat lembut.


Kini Erlangga dan Vier berbincang satu sama lain sampai membuat Al merasa kesal.


"Kalau begini caranya bisa-bisa gua harus ganti pake pintu yang bisa terkunci dengan sendirinya" ucap Al dalam hati.

__ADS_1


“Ekhem” Al berdehem dan mengangkat sebelah alisnya.


Vier yang baru menyadari bahwa tadi dia ingin memberitahu bahwa Tuan Y sudah tiba, seketika melihat Erlangga langsung melupakan tugasnya itu.


“Tuan ini Mr. Y yang ingin bertemu dengan anda” ucap Vier seraya mengenalkan Tuan Y.


Tuan Y berjalan mendekati Al dan sedikit membungkukkan badannya lalu berkata “Selamat pagi Tuan Al. Saya dari perusahaan XYZ ingin menyampaikan sesuatu kepada anda”


“Katakan” jawab Al dengan raut wajah yang datar dan dingin.


Tuan Y bersujud di depan kaki Al seraya berkata “Tuan Al saya meminta maaf atas kasus ini, saya harap anda bisa mengampuni saya”


“Mengampuni?” jawab Al.


“Ta-tolong ampuni saya Tuan hiks.. tolong bebaskan perusahaan saya, kali ini saya akan pastikan kejadian ini tidak akan terulang lagi” ucap Tuan Y dengan menangis tersendu-sendu.


“Sa-saya a-akan melakukan apapun asalkan perusahaan saya di be-bebaskan hiks..” Tuan Y terus saja memohon dan bersujud di depan Al.


“Apapun? Kau yakin” jawab Al dengan senyum seringainya.


“Be-benar Tuan apa pun yang terpenting perusahaan saya tidak mengalami bangkrut dan bisa diselamatkan” ucap Tuan Y sambil menatap Al dengan mata sembabnya.


Jaeron yang melihat aksi di depannya itu tersenyum kemenangan


“Shoot Gun tunggu aku, kau akan berpindah tangan kepadaku” ucap batin Jaeron.


“Jaeron Hyung” ucap Al sambil melirik.


Jaeron yang mengerti dengan kode dari Al segera mungkin membuka laptopnya dan mengerjakan tugasnya.


Erlangga yang melihat kejadian ini merasa sedikit bingung dan melirik Vier mengodenya untuk meminta jawaban.


5 menit telah berlalu..


Jaeron sudah selesai dengan tugasnya dan merenggangkan tangannya ke atas seraya membuat Al mengerti.


“Perusahaan XYZ kali ini aman. Tetapi..” ucap Al menggantungkan kata-katanya.


“Ta-tapi apa Tuan?” jawab Tuan Y dengan raut wajah yang bingung.


“Perusahaan XYZ akan berada di bawah kekuasaan perusahaan Black Diamond” saut Al dengan raut wajah yang sangat serius.


Tuan Y yang mengerti langsung menganggukkan kepalanya .


“Jangan lupa lakukan konferensi pers mengenai plagiatrisme di seluruh media” umpat Al dengan menatap tajam ke arah Tuan Y.


“Ba-baik Tuan, terima kasih” jawab Tuan Y dengan senyuman manisnya.


Lalu Al segera menyuruh Tuan Y untuk pergi dari ruangannya.


Kini tinggal Al, Jaeron, Xavier dan Erlangga yang ada di ruangan.


Jaeron menatap Al dengan penuh kemenangan.


Al yang mengetahui kode tersebut langsung memutar bola matanya.


“Bisakah seseorang menjelaskan sesuatu kepadaku?” ucap Erlangga dengan raut wajah bingung.


Saat Jaeron ingin menjelaskan, kemudian terhenti karena Al mendapat telepon dari seseorang.


📱 “Ada apa Hyung?” ucap Al dengan mengangkat alis.

__ADS_1


📱”King Mafia Dragon mulai melakukan pergerakan untuk penyerangan tersembunyi” ucap Alex.


📱 “Apakah kau bisa menebak tujuan mereka?” jawab Al dengan nada penasaran.


📱 “Kemungkinan ini ada sangkut pautnya dengan misi yang sedang kau berikan kepada Erlangga” saut Alex.


📱 “Menurutmu kapan mereka melakukan penyerangan?” tanya Al dengan nada serius.


📱 “Kemungkinan 3 hari sampai 1 minggu dari sekarang” jawab Alex.


📱 “Perketat penjagaan di markas dan siapkan beberapa mata-mata di dekat markas mereka. Kita akan berkumpul di markas 2 hari lagi dan kau siapkan data detailnya” ucap Al dengan sangat lantang dan tegas.


Erlangga dan Jaeron yang mendengar percakapan mereka itu membuat mereka semakin penasaran apa yang terjadi sebenarnya.


Tetapi tidak dengan Xavier dia langsung merebut handphone Al dan menghidupkan pengeras suara di handphone Al.


Al yang melihat itu hanya bisa menahan emosinya dengan melihat kelakuan Vier yang seperti anak kecil.


📱 “Hallo Hyung.. bagaimana kabarmu di sana?” ucap Vier dengan raut wajah bahagia.


📱 “Hallo juga Vier, aku baik-baik saja. Bagaimana dengan kabarmu?” tanya Alex.


📱 “ Vier baik-baik saja Hyung, kita sudah lama tidak bertemu dan aku merindukanmu Hyung” rengek Vier seolah-olah layaknya anak kecil yang ditinggal orang tuanya pergi.


📱”Kalau begitu datanglah ke markas kita akan bertemu” ucap Alex.


📱 “Maunya sih begitu Hyung, tetapi dia selalu memberikanku tugas yang banyak” adu Vier kepada Alex.


Al yang mendengar itu pun tetap acuh dan tidak mau menanggapinya.


📱 “Itu benar Hyung dia selalu membuatku sibuk dengan misi-misinya” umpat Erlangga.


📱 “Aku bahkan harus meninggalkan pekerjaan di restoran demi dia” saut Jaeron.


“Dasar kumpulan para Hyung pengadu!!” ucap Al dengan wajah jengkel nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung....


Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.


Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua..


See you again bye-bye .. 🤗


Warning!!!


Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.


...----------------...


...Hai para readers.....


...Disini aku mau memperkenalkan ataupun merekomendasikan karya novel bagus yang bisa kalian jumpai. Ayo buruan ditengok ya jangan sampai ketinggalan jauh alur ceritanya 🤗☺️ Semoga kalian menyukai nya.....



Ana seorang ibu rumah tangga dengan 2 anak yang tidak pernah memperhatikan penampilannya, hingga suaminya berpaling pada wanita lain. Ana berusaha menggoda lagi suaminya agar kembali ke pelukannya. Apakah godaan Ana berhasil? Akankah Prasetya, suami Ana, akan tergoda?


Let's check this out!!

__ADS_1


__ADS_2