
Jaeron yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat Farhan tidak ada kapoknya untuk membuat El marah kembali.
El yang benar-benar tidak kuat lagi seketika langsung berdiri dari bangkunya dan mulai melantunkan pidatonya.
“Lungumpulinlaporansajatelatseminggusekaranglumalahmintaharilibur? Lukirainisekolahyangbakalankasihizinkalotugassudahselesaidikerjakan” El terus melontarkan semua emosinya dengan berbicara tanpa jeda layaknya seorang rapper.
Lagi lagi dan lagi Farhan dibuat terkejut dan bangga melihat El yang sehari bisa sampai 2 kali nge’rap dengan sangat cepat.
Beda halnya dengan Jaeron yang kali ini hanya bisa menutup telinga dan matanya ketika El bereaksi.
“Gila Hyung lu keren habis sumpah, makin kagum gua haha..” Farhan bertepuk tangan dengan sangat senang.
“Lu bisa bedakan mana yang namanya nge’rap sama marah enggak? Lu tuh ya11 12 sama Vier. Bingung gua ngadepin lu berdua” ucap Jaeron dengan rasa kesal.
“Kenapa Hyung? Sama apanya? Sama-sama tampan ya sama dia haha .. ya dong kan kita memang tampan” jawab Farhan dengan sangat percaya diri.
“Sama-sama gila dan ngeselin. Jadi mending lu diam terus balik sana ke ruangan lu huss..huss..” usir El dengan menggunakan gestur tangan seperti orang yang sedang mengusir bebek.
Farhan yang memasang wajah kesal itu menghentakan kakinya lalu berkata “Aku terluka.. di sini tidak ada Hyung yang menyayangiku, huft..” Farhan pergi sambil menghembuskan nafas kesalnya.
El dan Jaeron hanya bisa saling pandang memandang dan menggelengkan kepalanya.
Kini El fokus dengan pekerjaan Jaeron yang lagi menangani masalah katering besar.
Mereka berdua berbincang-bincang membahas masalah katering yang sudah berjalan sampai sejauh mana.
__ADS_1
Setelah selesai dengan obrolannya Jaeron pergi keluar ruangan El.
Sedangkan El melanjutkan pekerjaannya yang sudah tertunda dan kehilangan banyak waktu karena ulah Farhan.
*
*
*
*
Jam menunjukkan pukul 10 malam.
Waktunya Restoran Alaska tutup.
El melihat kedua sahabatnya ini masih anteng duduk di ruangan El sambil memainkan laptop dan handphonenya.
“Lu kenapa bukannya pada pulang? Atau mau menginap di sini” tanya El sambil membereskan barang-barangnya.
“Gua mau bareng Jaeron Hyung, mobil gua lagi di service di bengkel biasa perawatan tiap bulan hehe..” jawab Farhan sambil cengengesan.
Jaeron yang mendengar itu seketika langsung menatap malas Farhan dan membereskan barang-barangnya.
“Siap-siap gua bakalan melakukan perjalanan yang panjang malam ini” ucap Jaeron dengan suara kecil namun bisa di dengar.
__ADS_1
Farhan yang mendengar perkataan Jaeron malah dibuat bingung karena mereka kan satu arah lalu kenapa jadi perjalanan panjang.
Apa ada perbaikan jalankah? Atau ada penutupan jalan makannya diputar arahnya jadi lebih jauh.
Farhan yang dibuat bingung dengan pikirannya langsung bertanya “Perasaan rumah kita satu arah deh, kenapa jadi perjalanan panjang Hyung?”
El yang mengerti maksud dari perjalanan panjang yang dibilang Jaeron itu langsung menyahut pertanyaan dari Farhan.
“Maksud Jae itu, lu pasti sepanjang perjalanan akan mengoceh tanpa henti kan. Nah itu yang membuat kepala orang malah menjadi pusing mendengar ocehan lu yang kadang tidak masuk akal dan tidak membantu itu yang ada hanya keluhan saja. Jadi lama sampainya, malah yang ada bikin orang enggak bisa fokus. Paham kan” El mengungkapkan semuanya apa yang di rasanya tadi siang saat melihat aksi Farhan yang selalu membuatnya pusing.
Jaeron yang merasakan sama seperti apa yang di rasakan oleh El itu seketika hanya menganggukkan kepalanya tanda bahwa ia sangat setuju dengan penjelasan yang El berikan pada Farhan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung....
Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.
Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua 🤩
Tidak lupa juga untuk memberikan hadiah serta vote kalian untuk membuat othor semakin bersemangat ya 😊
Bunga, kopi ataupun receh juga gapapa ko diterima 😆
See you again bye-bye .. 🤗
__ADS_1
Warning!!!
Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.