
Makannya Kay dan Bani serta Agam bisa mendapatkan julukan Queen, King serta Prince dan memiliki banyak fans dimana-mana.
Pada akhirnya Fitri dan Bella sudah berkumpul di garis finis bersama Kay dan Dhea.
“Bagaimana? Apakah ini adalah kemenanganku atau keberuntunganku hem..” ucap Kay menatap Bani sambil menyilangkan tangannya di dada.
“Kau hanya beruntung sayang, jika tadi gua tidak kecolongan pasti sekarang kau sudah menjadi milikku selamanya” ucap Bani dengan percaya diri.
“Semua ini gara-gara si kunyuk, kalau saja dia memakai mobil gua dengan baik. Kemungkinan tidak akan terjadi insiden seperti ini” Bani menatap tajam ke arah Agam.
“Lah kenapa gua yang di salahin, harusnya mobil lu itu yang di salahi” saut Agam dengan membela dirinya.
“Memang lu tidak melihat ada api serta bom dalam mobil lu itu? Api woi api lu tahu api kan!!” ucap Agam dengan penuh emosi.
Seketika keempat wanita itu tertawa melihat aksi Agam yang terbilang emosi namun juga terlihat lucu.
“Kenapa kalian pada tertawa? Memangnya kalian tidak melihat sama sekali apa yang terjadi pada mobil busuk itu!” ucap Agam dengan nada kesalnya.
“Kan sudah gua bilang tadi, benar kan lu tidak bisa menggunakan mobil balap haha” ucap Fitri penuh dengan ejekkan.
Agam yang di buat kesal itu langsung melihat ke arah Bella yang sedang berdiam diri melihat aksi sahabatnya.
“My princes lu percaya kan sama gua, kalau gua ini seorang pembalap” ucap Agam dengan raut wajah yang seperti anak kecil mengadu kepada ibunya.
__ADS_1
“Siapa? Siapa yang nanya!!” jawab Bella dengan sangat ketus.
Semua yang ada di sana tertawa senang melihat Agam yang selalu mengejar Bella tetapi Bella malah acuh kepadanya.
“Siapa suruh pakai mobil gua? Bukan mobil gua yang butut. Tapi skill lu yang butut dalam balapan” ucap Bani dengan sangat emosi.
“Dan itu bukan bom seperti yang lu bilang, tapi itu injeksi mobil terlalu tinggi yang lu hajar terus. Makannya itu mesin nembak dan keluar percikkan api” saut Agam dengan muka datarnya.
“Sama dong, dengan gua yang menembak my princes Bella” jawab Agam dengan mengedipkan sebelah matanya.
“Stt.. diam anak TK” ucap Bella dengan nada dinginnya.
“Gua memang kalah taruhan, tetapi gua bakalan cari cara supaya lu tetap jadi milik gua baby. Sampai ketemu di kampus” ucap Bani yang langsung mengambil kunci mobil dari tangan Agam dan pergi meninggalkan semuanya.
Kay yang melihat Bani pergi merasakan penuh kemenangan karena baru kali ini Bani pergi dengan sendirinya tanpa di minta.
“Akkhhh.. s**l sakit banget kaki gua” rengek Agam dengan mengangkat kakinya dan membuat semuanya kembali tertawa melihat kekonyolan yang ada di diri Agam.
Kemudian keempat wanita itu pergi meninggalkan Agam.
"WOI TERUS GUA PULANG NAIK APA?" teriak Agam dengan sangat kencang.
"Naik sepeda butut bhaha.." ucap Kay dan para sahabatnya dari jauh dan tertawa senang.
__ADS_1
Akhirnya Agam pergi dengan rasa jengkelnya dan mencari tumpangan agar bisa pulang ke rumahnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung....
Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.
Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua..
See you again bye-bye .. 🤗
Warning!!!
Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.
...----------------...
...Nahkan kalah 😂 Makannya sombong sih 😜...
...Aduh ko aku jadi esmoci yak 😜...
...Udah ah ayo mending ikut aku ke novel sebelah yang lagi on going juga 🤩...
__ADS_1
...Cus mampir ke sini yukk 🙏😊 Terimakasih .. Semoga kalian menyukainya ☺️...