JURNAL MISTERI

JURNAL MISTERI
KEKASIH IMPIAN ~ 4


__ADS_3

...📖 Sebelum membaca,...


...Jangan lupa klik like, vote dan rate....


...Kasih komentar yang positif agar semangat menulis....


...Happy Reading...


......................


"Eh, siapa itu ya?" Murni bertanya-tanya melihat sosok yang seperti dia kenali tapi dimana. Dia kembali mengingat-ingat, dimana mereka pernah bertemu.


"Bukankah dia????" begitu Murni mengingat siapa sosok itu, dia seketika menoleh namun sayangnya tidak ditemukan siapapun di sana.


"Apakah aku cuma berhalusinasi?" batin murni sambil celingak-celinguk melihat sosok itu di luar namun tidak juga dia temukan.


Murni tidak lagi memikirkan sesuatu yang malah membuatnya pusing. Dia pun beranjak ke ranjangnya yang mungil untuk melepas lelah. Jujur, dia capek banget hari ini.


Dan ketika dia sudah terlelap. Kembali lagi sebuah alam mimpi yang begitu indah dia masuki. Kali ini sang pemuda yang kemarin menghantui dirinya datang kembali ke alam mimpinya.


"Sayang."


"Kamu?" Murni tidak bisa berkata apa-apa karena dia begitu terkejut melihat sosok lelaki ini. Kali ini pemuda itu menghampiri murni kemudian memeluk tubuhnya erat. Seolah-olah bahwa dia begitu sangat merindukan murni.


"Kamu ...."

__ADS_1


"Aku kangen kamu," ucap si pemuda sebelum murni mengatakan maksud hatinya.


"Tunggu," murni melepaskan pelukan pemuda tampan di depannya itu. Dia menatap lekat wajah sang pemuda yang memang benar-benar mirip dengan...


"Ya, itu aku," jawab si pemuda seolah tau apa yang sedang dipikirkan oleh Murni.


"Jadi beneran itu tadi kamu, bagaimana bisa kamu selalu muncul di mimpiku. Jika kamu bisa muncul di alam nyata begitu," cecar murni yang bingung.


Si pemuda menghela napa panjang sebelum menjelaskan.


"Namaku Ragata, kita berbeda dunia," ujarnya sambil terus menggenggam tangan Murni erat.


"Apa? tunggu? beda dunia? maksudmu?" tanya Murni yang masih saja bingung


"Ikutlah denganku Murni, maka kamu akan tahu siapa aku sebenarnya," ajak pemuda yang memperkenalkan dirinya dengan nama Ragata tersebut.


"Ayolah, kamu akan bahagia jika mau pergi bersamaku. Aku berjanji padamu, kalau kamu akan menjadi ratu satu-satunya dalam istanaku," ujar Ragata kembali.


"Istana?" semakin terkejutlah diri Murni.


Apakah pemuda tampan dihadapannya ini adalah seorang pangeran. Tapi jika diliat dari penampilannya yang begitu tampan, bersih dan begitu rupawan tampak sih jika dia memang bukan dari golongan rakyat jelantah seperti dirinya.


"Ayo, sayang, aku akan menunjukkan rumah kita kepadamu," ujar Ragata sambil menarik tubuh kecil murni ke dalam pelukannya.


Tiba-tiba berhembus angin yang membawa tubuh keduanya melayang dan murni hanya bisa memeluk erat Ragata karena sejujurnya dia merasa ketakutan.

__ADS_1


"Ragata, ini kita mau kemana?" tanya Murni sambil memeluk ketakutan tubuh sang pemuda.


"Kita akan ke istana kita berdua. Aku akan mengenalkan mu kepada kedua orang tuaku," sahut Ragata dengan santainya.


"Apa? orang tuamu?" seketika murni menelan salivanya dengan susah payah.


Bagaimana bisa dikenalkan kepada calon mertua kalau mereka saja baru bertemu tiga kali begini. Tapi murni menatap kembali wajah tampan dari ragat. Dia yang selama ini belum pernah pacaran jujur dia baper dengan keromantisan dari Ragata selama pertemuan mereka.


"Kenapa melihatku begitu?" tanya Ragata sambil melirik ke arah Murni yang seketika merona karena ketahuan diam-diam mengaguminya.


"Ah, bukan apa-apa," sahut murni yang malu-malu.


Cup


Sebuah kecupan singkat mendarat di bibir mungil merah muda milik murni. Sekilas membuat murni seakam berhenti berdetak.


"Kamu akan bisa mengagumi ku sepuas hati, setelah kita menikah nanti," ujar Ragata dengan lembut. Dan murni yang seakan terhipnotis dengan ucapan pemuda tampan itu dengan bodohnya hanya mengangguk mengiyakan ucapannya.


"Nah, kita sudah sampai," ujar Ragata kepada murni.


"Hah???? ini apa?" seketika murni tercengang melihat pemandangan yang ada di hadapannya saat ini.


"Aku mimpi? apa nyata ini?"batin murni.


__ADS_1


TBC 👻


__ADS_2