
...Selamat datang di novel karya...
...πππ’ππ ππππ¦πβππ/PIMOYαΆ α΅βΏβΏΚΈ πΌ...
...semoga kalian suka ya βΊοΈ....
...Like, Vote, Koment, & klik β₯οΈ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya βοΈ...
...π»ππππ¦ π ππππππ...
......................
"Lis... Lisa .. Lisa..." Jum berusaha membangunkan Lisa akan tetapi anak itu justru semakin mengeratkan selimutnya.
"Lis... kamu mau ikutan summit nggak? semua sudah pada siap-siap ini," ujar Jum mencoba membangunkan Lisa kembali.
Akan tetapi Lisa justru tampak menggigil kedinginan.
"Lis, kamu sakit kah?" Jum reflek memegang kening Lisa. Hangat! sepertinya benar kalau temannya itu sedang sakit.
"Aku nggak enak badan Jum," ujar Lisa lirih.
"Ini badan kamu juga demam Lis. Aku akan laporan dulu ke bang yoga. Sekalian mintakan obat ke senior yang lain," ujar Jum kemudian dia berlari ke luar tenda menemui para seniornya.
Tak lama kemudian, Jum datang bersama dengan yoga. Mereka melihat kondisi Lisa yang sedang tertidur di dalam tenda.
__ADS_1
"Lisa, bangun Lis," ujar Yoga sambil menggoyangkan bahu Lisa perlahan.
Lisa tampak menggeliat dan mengucek matanya mencoba melihat siapa yang datang.
"Bang yoga," ujar lirih sambil berusaha untuk bangun.
"Udah tiduran aja kamu Lis, ini aku bawakan makanan dan obat. Setelah ini kamu makan ya. Terus minum obatnya," ujar Yoga sambil menyodorkan semangkuk bubur dan juga obat penurun demam.
"Iya bang, makasih," ujar Lisa.
Yoga dan Jum pun menunggu sampai Lisa selesai makan dan meminum obatnya. Kemudian mereka menyuruh Lisa untuk tidur kembali.
Tak lama setelah Lisa terlelap datanglah seorang teman Yoga yang mengatakan bahwa perjalanan telah siap. Yoga diminta untuk ikut dalam pendakian karena kelompok akan mereka bagi tiga. Karena yoga juga mengkhawatirkan kondisi Lisa yang sedang sakit ditenda. Akhirnya Jum mengalah untuk tidak melakukan summit hari itu. Dia memilih menemani Lisa yang sedang sakit di tenda.
Yoga pun mempercayai Jum untuk menjaga Lisa. Dan mereka yang bisa summit hari itu juga berangkat menuju puncak pegunungan.
"Sudah nggak demam. Lis, aku tinggal ke toilet dulu ya. Kamu baik-baik ditenda sendirian," pamit Jum entah didengar atau tidak oleh Lisa.
Lima belas menit setelah kepergian Jum meninggalkan tenda. Lisa terbangun dari tidurnya karena dia mendengar suara kresek-kresek di samping tendanya. Suara itu begitu mengganggu tidurnya dan membuat dia terjaga.
"Jum..."
"Jum..."
"Jum..."
__ADS_1
Panggil Lisa namun tidak ada sahutan sama sekali.
Kresek
Kresek
Kresek
Suara itu terdengar semakin keras dan Lisa tidak bisa memejamkan matanya kembali karena suara itu cukup mengganggunya.
"Bang yoga..."
"Abangkah itu?" tanya Lisa kembali.
Hemmmm
Terdengar suara deheman berat dan Lisa menganggap bahwa itu memang suara dari Yoga.
Lisa pun tidak curiga sama sekali. Setelah mendengar bahwa itu jawaban dari Yoga. Lisa kembali lagi tidur. Dia tidak memikirkan apapun dan hanya ingin tidur karena kepalanya juga masih berat dirasa.
Jum kembali dari buang hajatnya. Dia melihat Lisa yang masih tidur. Dia mencoba membangunkan Lisa dan mengajaknya untuk makan. Karena jam sudah menunjukkan siang.
"Lis... Lisa bangun.." gugah Jum agar Lisa segera makan siang dan meminum obatnya.
"Eugghhhhhh...."
__ADS_1
TBC πΌ