JURNAL MISTERI

JURNAL MISTERI
HEALING MERINDING ~ 1


__ADS_3

...📖 Sebelum membaca,...


...Jangan lupa klik like, vote dan rate....


...Kasih komentar yang positif agar semangat menulis....


...Happy Reading...


.....................


"Aduh, pusing banget kepala aku rasanya," keluh Jane sambil memegangi kepalanya.


"Kenapa kamu, Jane?" tanya Sinta yang merasa bahwa ada yang tidak beres dengan temannya itu.


"Aku pusing mikirin banyak tugas begini. Makin mau semester akhir. Makin banyak aja tau nggak para dosen ini ngasih tugas," gerutu Jane sambil menata buku-buku kuliahnya di hadapan Sinta.

__ADS_1


"Ya itu sih wajah aja, Jane. Aku pun juga sama. Banyak banget tugas yang belum aku selesaikan. Bagaimanapun itu adalah tugas kita sebagai mahasiswa," sahut Sinta.


"Tapi capek juga sin, kapan ada waktu neh? yuk kita healing! aku butuh healing biar nggak makin sinting," ujar Jane dengan dramatis.


Sontak hal itu membuat Sinta tertawa mendengar ucapan sahabatnya yang cukup lucu menurutnya.


"Kamu kenapa bisa sampai stres banget gini sih? apa gegara putus sama si Abang Jono? wkwkwkwkwk," tawa tak bisa ditahan sama Sinta saat mengingat mantan kekasih dunia virtual dari Jane.


Temannya itu begitu terpesona oleh seorang lelaki yang dikenalnya lewat sebuah aplikasi yang menampilkan suara saja. Dan setelah mengenalnya hampir setengah tahun. Mereka berdua memutuskan untuk bertemu di dunia nyata. Namun, apa yang terjadi? Jane seketika lari menghindar dari cowok itu yang ternyata jauh dari bayangan yang selama ini dia impikan.


Itulah kasus yang seringkali terjadi jika terlanjur bucin di dunia virtual. Tanpa tahu siapa lebih dulu orang yang dikenal itu. Beruntung Jane cepat sadar dan tidak sampai bucin yang terlalu berlebihan.


"Puas sudah menertawakan aku?" sungut jane dengan kesal karena Sinta masih saja tertawa terkekeh.


"Habisnya kamu ngeyel sih, Jane. Di dunia virtual orang bisa jadi siapa aja yang dia suka. Kamu jangan terjebak dengan bujuk rayu dan gombalisasi mereka. Yang ada justru kamu yang akan terperosok masuk ke dalam kesesatan," kata Sinta menasehati.

__ADS_1


Memang dari awal Sinta sudah memperingatkan Jane. Tetapi dasar Jane aja yang bandel membuat dia tetap bertahan dengan Abang Jono eh Joni🤭


"Sudahlah, males aku bahas hal itu. Aku udah insyaf, nggak ada mau lagi kenalan sama orang di dunia begituan," sungut jane masih gondok mengingat pertemuan mereka.


"Ya baguslah kalau kamu mau mengerti. Lagian ya, cowok di dunia nyata masih banyak. Kenapa juga harus mengenal cowok di dunia aplikasi begitu," kata Sinta kembali.


"Iya, kamu bener, ya sudahlah, aku nyesek kalau inget itu. Lebih baik kita bahas, kita mau healing kemana?" tanya Jane sambil menatap ke arah Sinta.


"Kamu beneran mau pergi liburan?" tanya Sinta balik.


"Iya, suntuk banget aku, sin."


"Ya sudah, kamu cari aja deh tempat yang pengen kamu datengin. Aku nggak punya destinasi wisata yang di pengen. Kamu kalau ada tentuin aja deh. Aku ikut kamu mau liburan kemana," kata Sinta.


"Yeeeeee .... asyik! makasih banyak ya bestie!" seru Jane sambil memeluk erat tubuh Sinta.

__ADS_1


TBC 👻


__ADS_2