
Dan akhirnya....Tentu saja Fina kami pemenangnya.
" Kalian berdua sangat hebat." Kata Siska.
" Ini semua berkat kerja keras kalian, selamat." kataku.
" ini semua berkat dukungan kalian." kata Fina.
" Udah-udah sekarang giliran Billy dan Silvi kita juga menyemangati mereka." kata Tris.
Di lanjut dengan perlombaan selanjutnya, yaitu perlombaan lari jarak jauh.
Semua peserta lomba berkumpul di garis start. Di mulai dari peserta putra. lomba ini hanya di lakukan sekali permainnan saja dan langsung menentukan pemenangnya.
Setiap peserta harus berlali memutari lapangan sebanyak 10 kali bagi putra dan 8 kali bagi putri. Dan perlombaan di mulai.
Priitttt.
Semua peserta putra berlari memutari lapangan. Beberapa menit kemudian peserta putra telah mengelilingi lapangan sebanyak 9 kali, tinggal 1 kali putaran terakhir.
Dari sekitar 30 peserta kini hanya tinggal 10 peserta saja. Karena peserta yang lain banyak yang menyerah. Billy tetep bertahan dan melanjutkan putaran terakhirnya. 20 meter dari Finis terlihat peserta yang berlali dengan kencang. Posisi Billy sejajar dengan 2 peserta di sampingnya. Dan ya Billy mendapatkan juara ke 2. Kami sangat senang bisa mendapatkan juara ke 2, karena Billy sudah mengerahkan semua tenaganya.
Dilanjut dengan peserta putri. Terlihat Silvi yang sedang bersiap. Tidak perlu di ragukan lagi, Silvi adalah seorang pelari sejak kecil jadi aku yakin di pasti mendapatkan juara pertama.
20 menit kemudian
Terlihat Silvi lebih unggul dari peserta lainnya. Dan ya.. dialah pemenangnya. Kemudian di lanjut dengan lomba Lari Estafet. Kami mendapatkan juara ke 3 kali ini karena Rara semapt terjatuh, namun dia bangkit kembali.
Dan perlombaan hari ini telah selesai dan akan di lanjutkan besok yaitu perlombaan taekwondo.
" Kita makan siang yuk, harus di rayain nih." ajakku.
" Betul banget, yuk lat's go." kata Siska dengan penuh semangat.
Di Restoran.
" Mbak sini." kata Tris memanggil pelayan Restoran.
" Iya mas, mau pesan apa?" katanya dengan ramah.
" Kita pesan semua menu yang ada di restoran ini. Cepetan ya mbak.!"
" Baik mas, Mohon di tunggu sebentar."
" Hei Tris, kamu pesan begitu banyak mau buat apa?" kataku.
" Buat ngerayain kemenangan kita dong." jelasnya.
" Iya dah, terserah."
__ADS_1
" Hari ini kita udah kantongin banyak poin lo." kata Reza.
" Rian : Juara 1 (15 poin)
Fina : Juara 1 (15 poin)
Billy : Juara 2 (10 poin)
Silvi : Juara 1 (15 poin)
Lari Estafet : Juara 3 (5 poin)
Jadi sekarang kita udah ngantongin poin sebanyak 60 poin. Kesempatan kita buat dapat juara umum makin dekat." Kata Reza menjelaskan.
" Wooow, Sedikit lagi kita bakal dapat 100 poin." Kata Siska.
" Besok pertandingan Taekwondo, Tris dan Sia kalian harus bersiap-siap." Kata Reza.
" Iya ketua kelas." Kata aku dan Tris kompak.
Dan akhirnya pesanan kami pun datang. Banyak macam makanan, mulai dari makanan pembuka, dan penutup. Aku mengangkat segelas minuman.
" Untuk Kemenangan kita." seruku.
" Untuk kemengangan." kata mereka kompak.
" Hei.... Kalian mau kemana." Kataku.
" Mau pulang lah, kan udah selesai makannya." jawabnya.
" Lah.. Terus yang bayar ini siapa."
" Yang bayar ini, ya jelas......" Kata Tris dan di sambung oleh semua anak.
" Kamu ANTANASIA." kata mereka kompak lalu pergi.
" What? Woii... dasar kalian teman s**lan . Kalian yang makan dan aku yang bayar." Teriakku.
" Terima kasih Traktirannya Antanasia." kata mereka kompak lagi.
" Aghh.. Sial." Dan mereka sudah pergi menghilang di telan bumi.
" Udah Si, Sabar." Kata Erik yang tetap bersamaku.
" Tau ah." kataku kesal.
" Mbak ini tagihannya." kata pelayan restoran itu smbil menunjukakan bon tagihan padaku. Aku di buat terkejut saat melihatnya, 5 juta.
" Apa 5 juta mbak?" teriakku.
__ADS_1
" Iya mbak, bisa di bayar sekarang?" kata mbak pelayan.
" Bentar ya mbak." kataku sambil melihat uang di dompetku. Dan uangku hanya tersisa 3 juta.
" Bisa paket ATM gak mbak." tanyaku
" Gak bisa mbk, kami hanya menerima uang cash saja."
Seketika aku langsung melihat ke arah Erik.
" Ngapain lihat-lihat." katanya dingin.
" Patungan ya, uangku hanya tinggal 3 juta. Erikkan baik, patungan ya." kataku sambil memelas.
" Hadehhh.... nih." katanya sambil memberikan uang 2 juta.
" Erik baik deh, makasih ya."
" Hemm."
" Nih mbk uangnya."
" Terima kasih mbak." kata pelayan itu dengan ramah
Setelah membayar, aku dan Erik langsung pergi untuk segera pulang. Saat dalam perjalanan.
" Si" katanya
" Iya." kataku sambil menoleh ke arahnya.
" Kamu nanti malam ada acara apa gak? "
" Gak ada sih, tapi aku mau latihan lagi aja buat besok. Kenapa?"
" Gak papa. Nanti aku temani kamu latihan."
" Beneran, bagus deh aku jadi ada temannya."
" Ya udah, udah sampai nih. Nih kunci mobil kamu, aku pulang dulu."
" Makasih ya, supir gantengku." Aku bisa melihat wajah Erik yang tampak memerah.
" Udah nih." katanya langsung pergi.
Pffttt..
*****
Bersambung.
__ADS_1