Kaylee Si Gadis Konglomerat

Kaylee Si Gadis Konglomerat
BAB 21


__ADS_3

Kaylee Si Gadis Konglomerat


Bab 21


"Omong-omong kemana kak Kaylee pergi?" Tanya Nathan,karena ia melihat kursi Kaylee yang kosong.


"Dia masuk penjara" Jawab Halbert.


Semuanya terdiam,Kecuali Nathan.


"Wow! Dia sangat keren!" Seru Nathan.


"Apa kau mau kesana juga?!" ketus Elizabeth menatap benci Nathan.


"Mengapa kau selalu membenciku?ibu tiri!" Ucap Nathan pada Elizabeth dengan nada tinggi juga.


Kepala ART lantas membisikkan sesuatu ke Halbert yang membuat Halbert kaget dan marah.


"apa?!" bentak nya.


Halbert lalu menyuruh ART nya yang lain menyalakan sesuatu.


Si Art mulai menurunkan layar proyeksi dan menyalakannya. Layar proyeksi itu sudah tersambung ke saluran TV.


Di sana tersiar berita bahwa kejaksaan menggeledah kantor SM Group untuk mencari bukti penggelapan dana dan malpraktik.


'Di laporkan bahwa Jaksa penuntut menemukan jika SM Group memberikan pekerjaan senilai 190 miliar kepada anak perusahaan nya'


Sontak, Halbert bangkit dan langsung pergi dengan wajah marah.


Tak lama kemudian, Alex menyusul ayahnya.


***


Orang orang dari kejaksaan ramai-ramai menyerbu SM Group.


Pak Liam dan timnya langsung menghalangi mereka dan tanya apa maksud kedatangan mereka.


Kepala penyidik menunjukkan surat perintah penggeledahan. Ia mengancam akan menangkap Pak Liam jika tidak mau bekerja sama.


Terpaksalah Pak Liam membiarkan mereka masuk.


***


Sedangkan Team Gold sedang berkumpul untuk rapat.


Agatha sedang berbicara dengan Halbert di telepon.


"📞ya,ketua.kami akan mengambil tindakan secepat mungkin dan menghubungi anda kembali setelah kami menyelesaikannya"


"📞baik"sambungan di matikan.


"Jika pengacara Galvin berusaha menyakinkan nona Kaylee,penggeledahan dan penyitaan ini tidak akan terjadi"Ucap Clara.


"Aku tidak berpikir Jaksa Arlen akan mundur dengan mudah" Ucap Pak liam.

__ADS_1


"Dia pasti ingin mendapatkan sesuatu karena mereka memiliki surat perintah penggeledahan"ucap Pak Jackie menimpali.


"Tunjukkan beberapa kasus padaku" Ucap Agatha menatap Aleda.


"Baik"Aleda pun langsung menunjukkan beberapa kasus pada Agatha di layar monitor.


"Kita memiliki artikel tentang keributan yang di sebabkan oleh kelompok Sonamu di sebuah klub di Tigawasa. Pewaris ketiga UC Group dan pewaris Maskapai Penerbangan indonesia serta seorang selebriti wanita juga ikut terlibat" Ucap Aleda.


"ada lagi?" Tanya Agatha.


"Kita memiliki artikel bahwa Casey Diamond Harold sedang dicari dia menjadi buronan di Bangkok" Ucap Aleda.


"Ini bukan masalah besar.Jaksa Arlen memiliki kecenderungan untuk terobsesi dengan sorotan. Masalah Ini tidak cukup besar" Ucap Agatha.


"Bagaimana dengan kasus villa di bali?" Tanya Clara.


" itu kasus serius"Ucap Aleda.


"Aku pikir Pak Arlen akan menyukainya" Ucap Pak Liam.


"Kasus bunuh diri model bernama Gresy di villa Bali melibatkan industri penyiaran, wartawan, politisi, dan karyawan perusahaan. Dan ada banyak pembicaraan tentang investigasinya yang berjalan buruk" Ucap Clara.


"Itu sempurna untuk menjadi jaksa bintang. Oke, terbitkan artikel itu" perintah Agatha.


Agatha menyuruh Clara dan Pak liam bertanggung jawab untuk kasus Gresy itu.


***


Pak Jackie bicara empat mata dengan Galvin. Ia mengancam akan memecat Galvin jika Galvin tidak bisa melakukan yang terbaik.


"Kaulah yang mengirim klien mu ke penjara" Ucap Pak Jackie dengan datar.


"Seorang pengacara harus melakukan apa saja untuk menghentikannya" Pak Jackie terus menyudutkan Galvin.


"Kau benar,Aku tidak punya apa-apa untuk di katakan. Tapi Pak, aku pikir kasus Nona Kaylee perlu di selidiki....." belum selesai Galvin berbicara


Pak Jackie langsung berdiri dan menatap tajam Galvin.


"Cukup! Kau hanya perlu mendukung nya sehingga dia dapat memiliki waktu yang lancar di penjara" ucap Pak Jackie kemudian pergi.


Galvin memperhatikan kepergiannya dengan wajah kesal.


***


Arlen sedang melakukan operasi plastik pada dagu nya di klinik kecantikan.


Saat berniat membayarnya, petugas bilang operasi Arlen sudah dibayar.


"Siapa yang membayarnya? Batalkan"Ucap nya pada petugas Pembayaran.


Petugas lalu memberikan Arlen sebuah amplop. Arlen lalu membukanya. Isinya, daftar orang orang yang terlibat dalam kasus bunuh dirinya Gresy.


Arlen terkejut dan langsung mengedarkan pandangannya. Tak lama, ia menemukan Clara dan Pak Liam sedang duduk menatapnya.


***

__ADS_1


Sekarang, Arlen dan Clara bicara di taman.sedangkan Pak Liam memperhatikan mereka dari jarak jauh.


"Apa alasan mu memberikan ku ini" Tanya Arlen menatap Clara yang duduk di samping nya dengan tangan memegang sebuah amplop besar(map).


"Sejujurnya sebagai sesama wanita,itu menganggu saya.saya pikir orang seperti anda mungkin ingin membasmi kejahatan,saya memiliki harapan yang tinggi pada anda." Jawab Clara.


"Kau ingin aku beralih ke kasus besar dengan sorotan besar dan di promosikan? Menghentikan penyelidikan di SM Group harus menjadi bagian dari kesepakatan. Tapi aku masih akan menahan Kaylee Smith di penjara" Ucap Arlen.


"Tentu saja. Itu sepenuhnya terserah mu" Jawab Clara tersenyum.


Arlen pun setuju!


***


Ayahnya Arlen menemui Agatha. Agatha membuatkan secangkir minuman untuk Jaksa Aldwin.


"Ayah dan anak sama saja. Pak Aldwin adalah pria yang sangat berani" Ucap Agatha sambil menaruh secangkir teh di meja.


"Dia sedikit tidak fleksibel karena dia sepertiku saat aku masih muda. Tolong bimbing dia dengan baik" Ucap Jaksa Aldwin.


"Tentu saja. Dia sudah di anggap keluarga oleh SM Group" Jawab Agatha.


***


Setelah itu, Agatha langsung menemui Halbert.


Elizabeth juga ikut bicara dengan mereka.


"Jaksa Agung saat ini memiliki sekitar 6 bulan waktu yang tersisa dari masa hukuman nya" Ucap Halbert.


"Kita harus perlahan mulai mempersiapkan nya. Aku pikir Nona Smith harus tinggal di penjara untuk sementara waktu. Tuan Arlen adalah orang yang sangat keras kepala!" Ucap Agatha.


"Kita harus bersyukur bahwa  penyelidikan terhadap SM Group dihentikan. Ini semua terjadi karena Kaylee. Nona Agatha, kau melakukannya dengan baik" Puji Elizabeth,agatha tersenyum menanggapinya.


"Bagaimana kabar Kaylee?" Tanya Halbert pada Agatha.


"Dia orang yang tangguh melihat bagaimana dia bersedia masuk penjara ketika memprovokasi Jaksa Arlen Aloysius." Jawab Agatha.


"Apa gunanya itu? Dia harus lebih realistis" Ucap Halbert.


"Lagi pula, rumah jadi damai karena dia pergi. Tidak akan buruk jika dia tinggal di sana untuk waktu yang lama" Ucap Elizabeth ikut menimpali.


"Bagaimana dengan Menteri perhubungan?" Tanya Halbert.


"Ini akan memakan waktu, tetapi aku akan membereskannya" Jawab Agatha.


"Mengapa? Apakah dia sulit?" Tanya Halbert.


"Dia memiliki sedikit pengalaman tentang dunia" Jawab Agatha.


"Dia tidak akan mendapatkan apa-apa karena tidak mau mengalah. Orang-orang sangat bodoh. Lalu ayahku bagaimana?" Ucap Halbert.


"Tidak ada perubahan sejauh ini" Jawab Agatha.


"Dia tidak sadar jadi dia tidak tahu betapa berbahayanya kaylee" Ucap Halbert.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Happy Reading All🥰🥰🥰...


__ADS_2