
Kaylee Si Gadis Konglomerat
Bab 34
Pak Liam kemudian pergi ke apartemen salah satu direktur.
"Siapa?" tanya suara pria dari dalam.
"Halo, aku dari SM Grup." jawab Pak Liam. Pintumu pun dibuka.
"Aku datang untuk menyambut anda karena anda mengatakan akan menghadiri rapat pemegang saham." ucap Pak Liam sambil memberikan sesuatu.
***
Clara sedang berbicara dengan para investor luar negeri.
"Good afternoon, everybody. Thank your for attending this conference on such short notice. The point here is that her management ability was not verified at all. She has never dealt with any of business regarding SM Group. Also, she's known for a free willing personality who has a high risk of impulsive decision making"Ucap Clara.
***
Di GOLD, Agatha sedang menunggu laporan dari Clara dan Pak Liam.
Pak Jackie memberitahu bahwa mereka sudah berbicara dengan 3 CEO yang memiliki hak suara.
"Laporannya akan menguntungkan bagi kita" Ucap Pak Jackie.
Agatha lalu menatap ke layar monitor. Pak Liam dan Clara bergabung bersama mereka.
"Aku telah menyelesaikan pengarahan investor kelembagaan" Ucap Clara.
"Aku hampir selesai mengunjungi investor swasta" Ucap Pak Liam.
"Tetaplah bekerja keras" Jawab Agatha.
Layar Monitor pun dimatikan.
"Semua orang mendukung kita. Karena Nona Kaylee adalah sosok baru dan keterampilan menjalankan bisnisnya belum diverifikasi" Ucap Pak Jackie.
"Itu bagus" Jawab Agatha.
"Aku harus pergi. Aku ada pertemuan dengan ketua serikat pekerja" Ucap Pak Jackie,ia pamit dan beranjak pergi.
Agatha menganggukkan kepalanya,dan mengalihkan pandanganya menatap Aleda "Bagaimana denganmu?" Tanyanya.
"Tidak ada catatan penangkapan, narkoba, atau menyetir sambil mabuk. Dia bersih. Satu-satunya kelemahan yang dia miliki adalah pengeluaran berlebihan di Club dan barang-barang mewah" Ucap Aleda.
"Bagaimana dengan kunjungan ke klinik psikis?" Tanya Agatha.
"Tidak ada. Tapi laporan ahli diet di rumah itu menarik" Jawab Aleda.
"Sungguh?" Tanya Agatha.
Aleda memberikan laporannya.
Agatha lantas kembali ke ruangannya dan membaca laporan medis Kaylee.
Lalu tiba tiba, ponselnya berdering. Telepon dari Kaylee.
***
Agatha lantas menemui Kaylee di restoran mewah. Kaylee sudah duduk di sana,dan kaylee bertanya, apa mereka pernah makan malam berdua?
"Aku tidak tahu" Jawab Agatha dengan wajah datarnya.
"Seingatku tidak pernah. Aku mau tahu aku harus membelikanmu apa untuk membuatmu menyukaiku. Aku cemas. Kau vegetarian, aku sebaliknya" Ucap Kaylee.
"Aku tidak ada masalah dengan daging"Jawab Agatha.
"Bagaimana kakek merekrut seseorang yang begitu lugas sepertimu?"Tanya Kaylee yang nampak heran.
"Pimpinan Senior adalah orang yang jujur" Jawab Agatha.
__ADS_1
"Lalu kenapa kau meninggalkannya dan beralih ke pihak ayahku? Tentu saja, aku yakin kau punya alasannya...." Ucap kaylee menjeda ucapan nya nampak berfikir.
"....Direktur Agatha, kau tidak mengejar uang dan kau juga tidak mengejar kehormatan mewah. Aku memikirkan kenapa kau melakukan segalanya dalam kegelapan dan tetap bertahan di dalam GOLD" Lanjut Kaylee.
"Lalu? Apakah Kau mendapatkan jawabannya?" Ucap Agatha bertanya balik.
"Kebanggaan seorang pembuat raja" Jawab kaylee mencondongkan badanya sedikit berbisik menatap agatha.
Mendengar itu, Agatha tertawa dan mengambil gelas wine nya.
"Itu menarik" Ucap Agatha lalu meminum wine nya.
"Kesenangan menjadi satu-satunya yang berkuasa di balik tirai? Kau mengingatkanku pada John Hoover, mantan direktur FBI. Dia menjadi direktur FBI sampai meninggal, dan dengan informasi yang dimilikinya, dia menguasai presiden" Ucap Kaylee.
"Kau tahu tentang Hoover?" Ucap Agatha.
"Aku tahu lebih banyak dari yang kau kira" Jawab Kaylee.
"Hoover... aku akan menganggapnya sebagai pujian" Ucap Agatha ucapnya dengan tersenyum.
"Direktur Agatha, bagaimana jika kau bertaruh untukku sekarang?"Ucap Kaylee tiba tiba.
"Pertama-tama, kau harus menjadi CEO di rapat pemegang saham berikutnya. Kita akan bicara lagi setelah itu" Jawab Agatha.
"Baiklah. Aku tahu tidak akan bisa memenangkan mu dengan begitu mudah" Ucap Kaylee.
***
Elizabeth sedang minum-minum sambil mendengarkan alunan musik biola yang di mainkan seorang wanita. Tapi wanita itu bermain biola dengan kaki yang direndam ribuan es.
Kaylee pulang dan melihat ibu tirinya. Ia mau mendekati ibu tirinya tapi langkahnya terhenti karena Alex datang.
"Ibu sudah banyak minum" Ucap Alex mendekati ibunya.
"Dia memainkan instrumennya di tengah-tengah rasa sakit di kakinya yang membeku demi mendapatkan 70 juta" Ucap Elizabeth.
Alex lantas melihat kaki wanita itu yang sudah mulai membiru. Ia sedikit terkejut. Lalu, ia kembali menatap sang ibu.
"Ibu....."
"Putra kebanggaanku, dengarkan. Kau sudah berbakat sejak masih kecil. Tanpa kau di sini, orang-orang hanya akan menyalahkan aku. Mereka berbicara di belakangku tentang bagaimana aku menghancurkan keluarga orang lain. Mereka bahkan tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya di depanku. Tapi aku memiliki seorang putra yang dilahirkan untuk menjadi penerus SM Grup"Lanjut Elizabeth.
"Ibu, pernahkah ibu berpikir bahwa aku mungkin ingin melakukan sesuatu yang lain?" Tanya alex dengan sorot mata sendu.
"Tidak. Tidak sekalipun!"Jawab Elizabeth dengan cepat.
Mendengarnya, Alex kecewa.
"Tanpamu, SM Grup tidak akan ada! Aku hidup di atas es seperti pemain biola itu karena harapanku padamu.Tapi, apa yang akan kita lakukan, Alex? Karena Kaylee, impianku... bukan impianku saja,tapi impian kita akan hancur" Ucap Elizabeth.
"Ibu mabuk. Sebaiknya ibu berhenti sekarang" Ucap Alex yang melihat ibunya sedari tadi tidak berhenti minum dan beranjak pergi meninggalkan ibunya.
Elizabeth menggerutu,"dasar brengsek..."
Kaylee masuk dan terkejut melihat wanita itu bermain biola dengan kaki yang direndam es.
"Apa yang kau lakukan di atas es? Turun sekarang juga!"perintah Kaylee dengan suara tinggi.
Tapi wanita itu terus memainkan biolanya dan tidak mendengarkan Kaylee.
Kaylee marah,"turun sekarang juga!"
Barulah wanita itu turun.
"Apa kakimu baik-baik saja?" Tanya Kaylee dengan Khawatir,melihat kaki wanita itu sudah membiru.
"Ya, tidak apa-apa." jawab si pemain biola.
Elizabeth berdiri dan mendekati mereka. Elizabeth berkata, tidak akan membayar si pemain biola, karena si pemain biola berhenti bermain biola dan melanggar kesepakatan mereka.
Mendengar itu, si pemain biola menatap kesal ke arah Kaylee, lalu pergi.
__ADS_1
"Orang itu baru saja kehilangan 70 juta yang bisa dia dapatkan dari bermain hari ini. Itu salahmu. Seseorang seperti kau tidak tahu apa-apa tentang seni" Ucap Elizabeth.
"Seni? Ini bukan seni. Ini penyiksaan. Bagaimana manusia sepertimu bisa begitu kejam? Oh ya, kau bukan manusia, kan?" Ejek Kaylee.
"Tutup mulutmu!" Bentak Elizabeth menatap tajam Kaylee.
"Kenapa kau tidak naik sendiri dan memainkan biola di atas es?" Tanya Kaylee melipatkan kedua tangannya diatas dada.
Elizabeth yang malas meladeni Kaylee beranjak pergi tapi Kaylee terus mengoceh, membuat ia menghentikan langkahnya.
"Berapa banyak yang dibutuhkan untukmu naik? 70 juta? 100 juta?1 miliar?" Tanya Kaylee.
Elizabeth yang kesalnya udah sampai ke ubun ubun,langsung menampar Kaylee.
Tapi Kaylee malah terus mengoceh, membuatnya mau menampar Kaylee lagi tapi Kaylee langsung memegang tangannya, dan mendorongnya hingga ia jatuh.
Mulai lah Elizabeth nge-drama.
Elizabeth teriak-teriak,"beraninya kau melakukan ini padaku!"
"Jangan berlebihan dan bangunlah!" Ucap Kaylee melihat apa yang dilakukan ibu tirinya itu sangat sangat berlebihan.
Tak lama Halbert dan dua pengawalnya datang.
Elizabeth yang mengadari suaminya datang,ia semakin menjadi.
"Keluarkan dia dari sini!" Perintah Halbert dengan marah.
Dua pengawal Halbert langsung menyeret Kaylee keluar.
"lepaskan!!!!"Teriak Kaylee.
***
Sekarang,,, Halbert,Elizabeth dan kaylee sudah berkumpul di ruang kerja Halbert.
"Dimana pikiran mu,berani beraninya menggunakan kekerasan di rumah saya.ini tindakan yang tak bermoral minta maaf lah segera" Ucap Halbert menyuruh kaylee untuk meminta maaf pada Elizabeth.
"Mengapa tidak bermoral ketika aku dan dia tidak memiliki hubungan darah" Tolak kaylee tak terima.
"Kau lah yang tidak menerima dia sebagai ibumu!" Bentak Halbert.
"Salah siapa aku kehilangan ibuku? Bagaimana aku bisa menerimanya sebagai ibuku?" Ucap Kaylee dengan santai.
"Kubilang, minta maaf!"Bentak Halbert dengan nada tinggi.
"Tidak akan!"Bantah Kaylee tak kalah tingginya.
"Kau seharusnya tidak pernah dilahirkan" Ucap Halbert.
Kaylee syok mendengarnya "Bagaimana bisa seorang ayah mengatakan itu kepada putrinya?"ucapnya dengan wajah tak percaya.
"Aku tidak memiliki putri sepertimu"Jawab Halbert.
"Itu benar. Hubungan kita berakhir saat kau membuang ku ke London 15 tahun yang lalu" Kaylee dengan sorot mata kecewa.
"Keluar!" Bentak Halbert.
Kaylee lalu menatap Elizabeth"Kenapa kau tidak mulai hidup seperti manusia sekarang?"ucapnya.
"Tolong keluarkan dia dari sini sekarang!"Teriak Elizabeth pada dua pengawal tadi.
"Aku akan keluar sendiri dengan kedua kakiku"ucap Kaylee lantas berdiri dan beranjak pergi.
"Aku tidak datang ke rumah ini untuk diperlakukan seperti itu olehnya. Dia tidak memiliki sopan santun. Bagaimana dia akan menjalankan perusahaan? Berapa lama lagi kau akan membiarkan berandal itu melakukan apa yang diinginkannya?" Ucap Elizabeth nyerocos.
Halbert yang sudah stress, menyuruh Elizabeth untum diam. Tapi Elizabeth terus mengoceh dan menyuruh Halbert menyingkirkan Kaylee.
Halbert membanting meja dan berdiri, menatap tajam Elizabeth. Elizabeth seketika diam dan menatap suaminya dengan wajah syok.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...Happy Reading All🥰🥰🥰...