
Kaylee Si Gadis Konglomerat
Bab 42
Pemakaman Richard di gelar secara tertutup.
Satu per satu anggota keluarga mulai memberikan penghormatan terakhir. Tapi tak satu pun dari mereka yg merasa kehilangan, kecuali Kaylee.
Jenazah Richard mulai di kremasi, di saksikan seluruh keluarga.
Kaylee yang berdiri paling depan, terus menangis.
****
Di ruangannya, Agatha berdiri, menatap keluar jendela, mengingat masa lalunya dengan Richard.
Flashback....
Di depan SM, Agatha menyambut Richard yang baru saja datang. Richard yang baru turun dari mobilnya, membagikan kabar gembira pada Agatha.
"Direktur Agatha, kita mengembangkan kapal pertama yang dapat menampung 6.200 kontainer setinggi 20 m di dunia! Mulai sekarang, SM Group akan bebas mengarungi seluruh lautan di dunia" Ucap Richard dengan bahagia.
"Selamat, Pak!" Ucap Agatha sedikit tersenyum.
"Ini semua berkat dirimu. Kau memenangkan kontrak seratus juta dolar dari Kuwait! Aku mengandalkan mu!" puji Richard menatap Agatha dengan wajah senangnya.
Agatha lalu membungkukkan badannya, sebagai tanda hormatnya pada Richard.
Flashback end...
__ADS_1
***
Kaylee menatap nisan Richard. Tak terlihat keluarga yang lain. Hanya ada ia dan Galvin di sana.
'Richard Smith 3 September 1932 - 9 September 2019'
"Kau tahu? Aku ingin tahu apa yang kakekku dengar dari Direktur Agatha sebelum kakekku meninggal. Setelah kakekku mendapat telepon dari Direktur Agatha, beliau syok dan meninggal. Dia menyebabkan syok yang memicu kematiannya. Semua orang yang aku cintai pergi meninggalkanku. Sekarang aku benar-benar sendirian"Ucap Kaylee sorot mata penuh dengan luka.
Iba, Galvin pun mencoba memberikan kekuatan pada Kaylee. Ia memegang bahu Kaylee, tapi Kaylee langsung menyingkirkan tangannya dan beranjak pergi.
***
Tim GOLD sudah kembali berkumpul di markas mereka.
"Pimpinan Senior di makamkan di situs pemakaman alami"lapor pak liam pada agatha.
"Kerja bagus, semuanya" Puji Agatha.
"Beliau bekerja keras demi cucunya. Sepertinya kejutan di rapat pemegang saham terlalu besar" Timpal Clara.
"Nona Kaylee sudah tamat sekarang, kan?" Tanya Aleda.
"Tidak. Nona Kaylee masih tetap pemegang saham mayoritas" Jawab Pak Jackie.
"Jadi, tetaplah waspada. Hingga perusahaan stabil di bawah kepemimpinan Pimpinan Smith, tugas kita belum selesai" Ucap Agatha.
Agatha lantas memanggil Pengacara Zaan dan Bu maya ke ruangannya.
"Kalian berdua bekerja sangat keras untuk waktu yang lama bagi SM Grup" Ucap Agatha pada mereka.
__ADS_1
Mendengar itu,bu maya kesal,"bagaimana kau bisa semaunya mengadakan pemakaman seperti ini?"Tanya nya.
Agatha tidak peduli dan memberikan surat perjanjian pada Bu maya. Sontak Bu maya kaget membacanya.
"Kau tidak hanya mengusirku tetapi kau juga berencana untuk mengawasi ku selamanya?" Tanya bu maya tak percaya menatap Agatha.
Agatha juga memberikan surat yang sama pada Pengacara Zaan.
"Kau harus mundur untuk generasi berikutnya" Ucap Agatha pada pengacara zaan.
Pengacara Zaan kaget membaca suratnya.
"Penggelapan? Apa yang kau lakukan? Aku tidak menggunakan uang itu!" Bantah Pengacara Zaan tak terima.
"Kudengar cuaca di Australia sedang bagus belakangan ini. Kunjungilah putrimu dan beristirahatlah" Ucap Agatha datar.
Agatha juga melarang keras mereka menghubungi Kaylee.
"Jika kau melanggar janjimu, aku tidak dapat menjamin keselamatanmu" Ancam Agatha.
Bu maya dan Pengacara Zaan tak punya pilihan lain selain menandatangani surat itu.
****
Kaylee masuk ke paviliun kakeknya. Ia menatap ke sekeliling paviliun. Setelahnya, ia masuk ke kamar sang kakek.
Kaylee lantas menghubungi Pengacara Zaan dan Bu maya tapi mereka tidak menjawab.
kaylee pun jatuh terduduk. Tangisnya pecah seketika karena ia benar-benar merasa sendirian sekarang.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Happy Reading All🥰🥰🥰...