Kaylee Si Gadis Konglomerat

Kaylee Si Gadis Konglomerat
BAB 43


__ADS_3

Kaylee Si Gadis Konglomerat


Bab 43


Malamnya, Galvin makan dengan lahap, di restorannya, di temani sang ayah.


Pak Anson yang melihat itu heran sendiri"apakah tidak ada makanan di pemakaman, padahal yang meninggal seorang konglomerat"Ucap pak Anson terus menatap Putranya itu.


"Kau makan seolah-olah kau kelaparan selama berhari-hari"Lanjut pak Anson.


Galvin tak menanggapinya,ia terus makan seperti orang yang kelaparan.


Pak Anson mengomelinya."Hei, makan perlahan! Kau akan mengalami gangguan pencernaan!"Ucap pak Anson memperingati putranya itu.


Pak Anson kemudian mengomentari pemakaman Richard lagi.


"Bagaimanapun, ini lucu. Bagaimana mereka bisa menyelesaikan pemakaman hanya dalam sehari, bukannya 7 hari berkabung? Bukannya dia meninggal di usia muda. Tapi pada usia 88 tahun, dia berumur panjang. Aku belum pernah melihat pemakaman berakhir dalam satu hari. Ini pertama kalinya dalam hidupku!"Ucap pak Anson.


"Ayah, itulah sebabnya ayah seharusnya tidak iri pada orang kaya! Meskipun dia kaya dan seorang pimpinan, tapi tidak ada yang datang ke pemakamannya!" Jawab Galvin pada Ayahnya.


"Saat aku mati nanti, pastikan pemakamanku setidaknya 3 hari" pintanya pada Galvin.


"Kenapa tidak 7 hari?" Tanya Galvin heran.


"Tidak, 7 hari terlalu lama. Tiga hari cukup. Berjanjilah" Ucap pak Anson.


"Tapi, menurutku ayah akan hidup lebih lama dariku" Ucap Galvin.


Pak Anson marah mendengarnya dan langsung memarahi Galvin.


"Beraninya kau! Jangan pernah bercanda tentang hal-hal seperti itu!" Ucapnya dengan marah.


Bukanya terkejut,galvin malah tersenyum pada pak Anson"Terima kasih, ayah"


"Ada apa denganmu?" Tanya pak Anson heran.


"Aku hanya bersyukur atas segalanya" Jawab Galvin tersenyum,begitupun pak anson.


"Mau nasi lagi?" Tanya Pak Anson.


"mau!" ucap Galvin mengangguk senang.

__ADS_1


Pak Anson pun bangkit berjalan ke dapur untuk mengambil nasi.


Tapi tiba tiba,ponsel galvin berbunyi telepon dari Agatha.


***


Galvin pun langsung menemui Agatha.


Agatha bilang, ingin menjadikan Galvin sebagai anggota GOLD. Sontak Galvin kaget.


"Sekarang setelah Pimpinan Senior meninggal, dan Pimpinan Smith menjadi CEO dari SM Distribution, era baru untuk SM Distribution telah tiba. GOLD membutuhkan orang baru yang cocok dengan era baru. Pintu masuk ke GOLD itu sempit. Jadi bagaimana jika kau bergabung dengan kami selagi pintunya masih terbuka?"Tanya Agatha pada Galvin.


Galvin tak menjawab,ia diam saja.


"Apa kau kecewa?" Tanya Agatha lagi yang melihat Galvin hanya diam saja.


"Apa maksud anda?" Galvin balik tanya.


"Kau menginginkan Nona Kaylee menjadi CEO-nya. Apa kau pikir Nona Kaylee cocok untuk memimpin puluhan ribu karyawan?" Ucap Agatha.


"Anda pikir Nona Kaylee Smith tidak cocok untuk memimpin perusahaan. Apa anda pikir dia akan menjadi penghalang di era baru? Apakah itu sebabnya anda membuatnya tampak mabuk? Apakah era baru akan menggunakan cara kekerasan seperti itu?" Tanya Galvin beruntun.


Bukanya menjawab,Agatha kembali bertanya "Sebagai pengacara, apa tujuan akhirmu?" Tanya Agatha.


"Orang yang menahan diri dari sanjungan dan mengatakan hal-hal yang tidak ingin di dengar orang cenderung berhasil. Nona Kaylee berbakat dan punya banyak kualitas baik. Tapi bukan di manajemen. Ideologi dan realitas perlu bertemu pada titik kritis dalam manajemen. Tetapi Nona Kaylee cenderung kurang memiliki realitas. Sebagai CEO, dia harus bisa melihat nilai dalam situasi yang mungkin tidak di sukainya dan belajar berkompromi. Apa kau pikir dia bisa melakukan itu?"Ucap Agatha panjang lebar.


Mendengar itu Galvin tercengang.


"Jika Nona Kaylee menjadi CEO, ekonom mungkin memuji dia. Tetapi ada kemungkinan besar bahwa perusahaan akan berjuang dengan hutang" Lanjut Agatha.


"Kurasa anda dan aku memiliki pendapat yang sangat berbeda" Ucap Galvin.


"Aku mengenal Nona kaylee lebih lama darimu, Pengacara Galvin. Selama Nona Kaylee menyerahkan hak manajemen, dia dapat kembali ke London atau dia dapat hidup mewah di sini sebagai putri tunggal dari keluarga kaya" Ucap Agatha.


"Bukankah anda sudah memaksanya untuk melepaskan hak itu?" Tanya Galvin heran.


"Meskipun begitu, dia masih pemegang saham mayoritas. Aku menghargai fakta" Jawab Agatha.


Agatha lalu meminta Galvin untuk ikut dengannya.


Agatha membawa Galvin ke ruangan kerja Aleda.

__ADS_1


"Ini adalah tempat yang hanya boleh di masuki oleh karyawan GOLD yang di pilih secara khusus. Pada satu titik, kekuatan negara ini di tentukan oleh siapa yang mengendalikan militer. Tapi sekarang? Informasi berkualitas tinggi dan teknologi untuk menggunakannya. Modal menentukan siapa yang memiliki kekuatan. Coba cari siapa saja"Ucap Agatha menyuruh Galvin.


Galvin pun duduk mengikuti perintah Agatha,dimana di depanya terdapat layar monitor yang cukup besar. Ia berniat menulis nama ibunya. Tapi tak jadi. Ia pun menuliskan namanya, tapi tak ada hasil.


"Kali ini, coba cari menggunakan ID GOLD" Perintah Agatha.


Keluar lah beberapa hasil pencarian tentang namanya.


"Ada 9 Galvin Anson yang kami kelola. Baik, ayo kita periksa milikmu" Ucap Agatha lagi.


Agatha menunjukkan hasil pencarian Galvin.


"Sebelum lulus ujian izin praktik, kau bekerja paruh waktu di 10 tempat. Ini dia. File kasus pembunuhan mungkin di suatu tempat di sini juga"jelas Agatha.


Galvin lantas berdiri dan menatap Agatha.


"Bukankah kau harus belajar bekerja dengan benar, Pengacara Galvin? Ku harap kau akan menggunakan dan memanfaatkan tempat ini sebanyak yang kau inginkan" Lanjut Agatha.


"Kenapa aku?" Tanya Galvin menunjuk dirinya dengan mata menatap Agatha.


"Karena kau baru dan menyegarkan" Jawab Agatha.


"Aku seharusnya merasa terhormat, bukan? Tapi aku pengacara Nona Kaylee Smith" Ucap Galvin.


"Nona Kaylee pemegang saham mayoritas, tapi tidak banyak yang bisa dia lakukan. Apa kau hanya akan menjadi pengacara keluarga yang menangani kekacauan anggota keluarga?" Tanya Agatha terus memojokan Galvin.


"apa GOLD lebih baik daripada pengacara keluarga?" Tanya Galvin lagi.


"Kau orang yang sangat ambisius. Memiliki tujuan juga merupakan ambisi. Aku merasa kau sangat ulet. Aku tidak tahu tentang apa itu" Jawab Agatha


"Apakah kau penasaran?" Tanya Galvin.


"Tidak. Tapi aku tahu tujuan akhirmu bukanlah menjadi pengacara keluarga. Aku tidak tahu apa yang kau inginkan tapi jika kau menjadi anggota resmi GOLD maka kau akan memenuhi semua tujuanmu. Tapi, jika hingga kini kau peduli dengan Nona Kaylee, mulai sekarang, kau harus mengawasinya"Jawab Agatha.


"Anda ingin aku memilih antara GOLD dan nona Kaylee Smith?" Tanya Galvin mengernyitkan dahinya.


"Aku tidak terburu nafsu. Tapi kau tahu kan kalau aku tidak sabaran? Aku tidak bisa menunggu terlalu lama" Jawab Agatha datar.


Agatha pun mengizinkan Galvin pergi sekarang.


Galvin beranjak keluar. Sampai di luar, ia menatap gedung besar SM.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Happy Reading All🥰🥰🥰...


__ADS_2