
Kaylee Si Gadis Konglomerat
Bab 47
Galvin yang baru menutup restorannya, terkejut melihat Kaylee yang tiba tiba saja muncul di depannya. Kaylee menatapnya lirih.
Galvin dan Kaylee lalu bicara di dalam. Galvin kaget saat mengetahui Kaylee sudah kehilangan hak manajemen dan hak waris.
"Dan aku tidak bisa menunjuk mu sebagai pengacara ku lagi" Lanjut Kaylee.
"Kenapa tidak bisa?" Tanya Galvin heran.
"Kau tahu Direktur Agatha menyukaimu" Jawab Kaylee.
Galvin menganggukkan kepalanya mengerti"Itu benar, tidak ada yang bisa ku lakukan dengan popularitas ku"Ucap Galvin.
Mendengar itu,sontak Kaylee tertawa hambar"Kau senang? Kau begitu berpikiran sederhana. Mungkinkah otakmu membutuhkan lebih banyak mineral?"Tanya Kaylee menyindir.
"Aku iri dengan mentalitas baja mu hingga kau masih bisa tertawa di saat seperti ini. Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang?" Ucap Galvin.
"Kau bisa mengerjakan apa yang kau inginkan" Jawab Kaylee.
Lagi lagi Galvin mengerutkan dahinya heran"Apa maksudmu?"Tanya nya.
"Menjadi pemain besar GOLD. Jika kau berada di samping Direktur Agatha, kau bisa mendapatkan semua berkas kasus yang kau inginkan. Kau harus membuktikan bahwa ibu mu tidak bersalah" Jawab Kaylee.
"Tunggu. Apa kau menyerah?" Tanya Galvin.
"Apa lagi yang bisa ku lakukan sekarang?" Ucap Kaylee dengan wajah pasrah nya.
"Kaylee Smith, aku bisa sejauh ini karena mu. Aku tidak bisa melakukan ini tanpamu" Jawab Galvin menatap Kaylee dengan serius.
"Kalau begitu, bisakah kau benar-benar menjadi anggota GOLD?" Pinta Kaylee pada Galvin.
"Jika itu bisa membuktikan bahwa ibu ku tidak bersalah, aku bisa melakukan apa saja. Maksudku, aku akan melakukannya. Tapi kau harus berjanji padaku"Ucap Galvin.
"Seorang pewaris yang kehilangan segala nya, apa yang harus di lakukannya? Satu-satunya hobiku adalah menghabiskan uang. Memberikan komentar kasar itu sudah biasa. Menggunakan uang ku sebagai kekuatan adalah pilihan lain. Menjadi si Gila Kaylee Smith" Jelas Kaylee tertawa hambar.
Galvin menganggukkan kepalanya mengerti.
Kaylee lantas merogoh dadanya. Sontak Galvin kaget dan langsung memalingkan wajahnya.
Ternyata Kaylee mengeluarkan flashdisk dari sana dan memberinya ke Galvin.
"Apa ini" Tanya Galvin penasaran.
"Tebak lah. Jangan terlalu gugup" Ucap Kaylee saat melihat Wajah Galvin masih malu karena ia mengambilnya dari dalam dada nya.
Kaylee kemudian beranjak pergi meninggalkan Galvin yang melongo menatap kepergian Kaylee.
****
Di kamarnya, Galvin mendengarkan isi flashdisk itu. Flashdisk itu isinya rekaman kata kata Agatha yang mengaku sudah membunuh Richard.
"Nona Kaylee Smith, baiklah. Mari kita berjuang sampai akhir" Gumam Galvin dengan yakin.
__ADS_1
***
Malam itu juga, Galvin pun langsung ke SM GOLD untuk menemui Agatha.
Galvin berdiri di depan jendela, memandang keluar, di ruangan Agatha.
Agatha yang duduk di kursinya, bangkit dan menghampiri Galvin.
"Pemandangannya indah, bukan?" Tanya Agatha,ia juga ikut menatap keluar jendela.
Galvin lalu menatap Agatha dan berkata, ia akan bergabung dengan GOLD.
Mendengar itu,Agatha menatap Galvin tersenyum.
Agatha lalu mengingatkan Galvin, bahwa Galvin kini member GOLD, bukan pengacara Kaylee lagi.
Galvin mengerti.
"Tidakkah kau menyesalinya? Kalian pasti menjadi dekat" Ucap Agatha.
"Itu manis dan getir" Jawab Galvin.
"Manis dan getir? Kalau begitu apa aku hanya harus fokus pada bagian yang membuatmu getir?" Tanya Agatha.
Galvin tak menjawab,ia tersenyum.
Agatha juga senyum. Agatha lalu mengajak Galvin melihat keadaan orang-orang di sepanjang malam itu.
Galvin lantas mengikuti Agatha ke mejanya Aleda. Bersama member GOLD lainnya, ia bisa melihat aktivitas keluarga Smith di layar monitor di ruangan itu yang cukup besar.
Aleda kemudian menunjukkan sebuah kuitansi.
Clara menjelaskan, itu kuitansi Kaylee dari mal kemarin.
"Agak terlalu banyak. Haruskah kita membatasi pengeluarannya?" Tanya Clara pada Agatha.
"Biarkan saja. Menghabiskan uang satu-satunya kegembiraan untuknya" Jawab Agatha.
Agatha lalu tanya kemana saja Kaylee pergi?
"Spa, Club dan restoran" Jawab Aleda.
"Itu biasa" Ucap Agatha.
"Tuan Muda Albern Smith melebihi batas kartu kreditnya. Dia menggunakan kartu kreditnya untuk anggaran filmnya" Ucap Clara memberitahu Hasil laporan nya pada Agatha.
"Mari kita blokir itu" Ucap Agatha pada Aleda.
"Baik"Aleda menganggukkan kepalanya mengerti dan langsung saja melakukan perintah Agatha.
"Istri Direktur Alex Smith menghabiskan banyak uang untuk membeli pakaian di butik Casarua, Dia juga membeli perhiasan" Lapor Clara lagi.
"Awasi dia untuk sekarang." Jawab Agatha.
"Baik" Ucap Clara.
__ADS_1
"nyonya Ghesia juga memesan les privat untuk masakan China, Jepang, dan Italia dengan koki hotel Rene" Timpal Pak liam.
"Dia istri piala. Begitulah cara dia bertahan di sana" Jawab Agatha lalu tanya ke Pak Jackie soal para jaksa.
"Ya, mereka akan mengabaikan petisi Pimpinan Senior untuk paksaan dan melanggar UU Pasar Modal" Jawab Pak Jackie.
"Bagaimana dengan media?" Ucap Agatha mengalihkan pandanganya menatap Clara.
"Artikel yang mengatakan bahwa Nona Kaylee Smith melepaskan hak manajemennya untuk ayahnya, dan bahwa SM Grup sedang membangun sistem yang kuat akan keluar mulai hari ini" Jawab Clara.
"Tekankan bahwa tidak ada perselisihan dalam keluarga" Perintah Agatha dingin.
"Baik" Ucap mereka serempak.
Agatha lantas beranjak pergi dan yang lain mulai bekerja.
Galvin celingak celinguk memperhatikan mereka, seperti orang bodoh.
Pak Liam melaporkan penyelidikannya terhadap Galvin pada Agatha. Pak Liam bilang, ia tidak menemukan kelemahan Galvin sejauh ini.
"Perbarui laporan pada detail pribadinya. Akan lebih baik jika kita menemukan sesuatu" Perintah Agatha.
Pak Liam mengerti dan beranjak pergi.
Ponsel Agatha kemudian berbunyi. Telepon dari Halbert.
****
kini Agatha dan Halbert bicara di sebuah ruangan yang menghadap ke jendela.
"Bukankah tempat ini lebih indah?"Tanya Halbert yang masih menatap keluar jendela.
"Anda sangat menyukai tempat ini" Jawab Agatha.
"Menjalankan bisnis akan mudah jika hanya tentang memuaskan diriku sendiri. Kau mendorong melawan yang ditentang semua orang. Makin kupikirkan, kau makin membuatku terkesan" ucap Halbert memuji Agatha.
"Anda terlalu memujiku" Ucap Agatha.
"Pimpinan Barra pasti sangat kesal" Ucap Halbert.
"Dia adalah teman baik anda. Anda pasti sedih setelah kepergiannya" Jawab Agatha.
"Dia tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. Dia membesarkan anaknya dengan buruk dan merekrut orang yang salah. Dia tidak bisa menilai karakter orang" Elak Halbert.
Halbert lantas menatap serius Agatha.
"Perusahaan Inggris mengambil alih Grup Adiwijaya, kan? Sesuatu seperti itu tidak boleh terjadi pada SM Grup. Hanya memikirkan tentang anggota keluarga yang berselisih dan merusak segalanya... Itu mengerikan. Aku ingin melihat sendiri Alex mengambil alih dengan lancar"Ucap Halbert.
"Kami menyiapkannya selangkah demi selangkah" Jawab Agatha.
"Tidak. Percepat lah"Perintah Agatha.
"Suksesi Direktur Alexavier Smith?" Tanya Agatha.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...Happy Reading All🥰🥰🥰...