Kaylee Si Gadis Konglomerat

Kaylee Si Gadis Konglomerat
BAB 33


__ADS_3

Kaylee Si Gadis Konglomerat


Bab 33


Alex mengambil jasnya di lemari. Setelah itu, ia beranjak menjauhi lemari dan tak sengaja melihat perhiasan Ghesia di meja.


Alex mengambil perhiasan Ghesia. Tiba tiba, ghesia datang.Alex terkejut dan langsung menyembunyikan perhiasan Ghesia di jasnya.


"Kau berangkat kerja lebih awal" Ucap Ghesia melihat suaminya yang sudah rapi.


"Aku sibuk" Ucap Alex cuek.


"Kenapa kau selalu begitu sibuk?" tanya Ghesia sembari mengambil jas Alex.


Ghesia kemudian menatap jas Alex. Alex gugup menatap jasnya di tangan Ghesia.


"Tentu saja. Kau pasti sangat sibuk bekerja karena perusahaan akan segera di ambil alih adik mu. Kau pasti sibuk bekerja keras" Lanjut Ghesia lagi.


Kesal,Alex berjalan maju, mendesak Ghesia hingga Ghesia terduduk di atas meja.


"Jangan memulai pertengkaran" Ucap Alex.


"Memulai pertengkaran? Kenapa kau mau menikahi ku? jika kau mau hidup semau mu? Apa kita ini pasangan suami istri?"Ucap Ghesia tak terima.


"Hei, apa kau mencintaiku? Ada apa denganmu? Sepertinya kau benar-benar mencintaiku" olok Alex menatap Istrinya.


"Seperti yang kau bilang, kau akan menceraikan ku setelah kau dipastikan menjadi penerusnya. Kapan itu terjadi? Bukankah Kaylee dipastikan menjadi penerusnya sekarang? Lalu aku harus terkurung di sini selamanya?" Tanya Ghesia beruntun.


"Jangan khawatir. Aku akan menceraikan mu ketika waktunya tepat" Jawab Alex dengan santainya.


Ghesia lalu berdiri, membelakangi Alex.


"Jadi kapan itu akan terjadi? Setiap hari seperti neraka bagiku!" Ucap ghesia dengan suara tinggi.


"Tutup mulutmu sebelum aku memblokir semua kartu untuk keluargamu" Ancam Alex.


"Baiklah, blokir saja. Blokir semua! Dan aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri" Jawab Ghesia menantang suaminya.


***


Galvin ke penjara, mengunjungi ibunya. Saat mengisi formulir kunjungan, ia terdiam sejenak ketika hendak mengisi kolom nama. Tak lama kemudian, ia menuliskan namanya sebagai pengacara. Bukan nama aslinya.


Galvin punya alasan kenapa ia melakukan itu.


Flashback....


-2004-


Sarah meminta Galvin untuk tidak lagi menemuinya lagi.


"Jangan melihat ke belakang dan jalani saja hidupmu. Dengarkan pamanmu. Dan lupakan Ibu. Lalu jangan pernah menemui ku lagi, paham?" Ucap Sarah.


Galvin tidak mau dan menangis.


"Berjanjilah padaku. Jaga dirimu, ya?" Ucap Sarah lagi.


Sipir kemudian datang, memberitahu Sarah, bahwa kunjungan habis.


Sipir lalu membawa Sarah pergi.


Galvin berteriak,"Ibuuuuuu!!!!"


9 tahun kemudian, Galvin kembali mengunjungi ibunya. Saat itu, ia masih belum menjadi pengacara. Ia menuliskan nama 'Arvind Alden Jourell' di kolom nama.


"Tolong katakan padanya bahwa aku putranya,Arvind Alden Jourell"Ucapnya Galvin pada sipir.

__ADS_1


Tapi Sarah menolak menemuinya.


Pada tahun 2017, Galvin kembali mengunjungi ibunya, tapi sang ibu kembali menolaknya.


Kunjungannya kembali ditolak saat ia berkunjung setahun kemudian.


Flash Back End....


Kali ini, kunjungannya di terima karena ia memakai nama Galvin.


"Aku dengar pengacara dari SM Grup datang. Pengacara Galvin?"Tanya sarah saat sudah duduk dihadapan Galvin.


Galvin terdiam sejenak, sebelum akhirnya ia memanggil Sarah 'ibu'.


Mendengar itu,Sarah terhenyak, air matanya seketika menyeruak keluar.


"Arvind.... apa itu kau?" Ucap Sarah parau.


Tangis Galvin juga pecah.


"Ini kau, Arvind Putraku, Arvind" Ucap sarah lagi.


sarah pun merasa terluka karena tidak bisa mengenali putranya sendiri.


"Maafkan ibu" Ucap sarah penuh penyesalan.


"Ibu tidak perlu minta maaf. Akulah yang harus minta maaf. Aku menjadi pengacara. Tapi aku bahkan tidak datang mengunjungi Ibu" Ucap Galvin yang juga merasa bersalah pada ibunya.


"Kau pengacara?" Tanya Sarah terkejut.


"Ya. Aku... putra ibu menjadi seorang pengacara" Jawab Galvin tersenyum.


Sarah kemudian ikut tersenyum bahagia"Ibu sangat bangga padamu"


"Aku sangat merindukan ibu" Lanjut Galvin.


"Ibu benar-benar minta maaf" Ucap sarah.


Sarah lalu menggenggam tangan Galvin.


Tak lama kemudian, terdengar suara sipir yang mengatakan waktu kunjungan habis.


Galvin tersadar dan langsung menghapus tangisnya, lalu tanya, apa sang ibu mengenal Agatha.


"Orang yang terbunuh adalah istri Pimpinan di SM Grup, kan?" Tanya Galvin.


"Tidak. Tidak, aku tidak tahu" Elak sarah.


"Aku akan menyerahkan surat penunjukkan ku. Pastikan Ibu menandatanganinya. Aku akan meminta persidangan ulang.Dan membersihkan nama Ibu dari tuduhan palsu" Ucap Galvin dengan sorot mata Tekad.


"Tidak,Arvind . Kau tidak bisa melakukan itu! Kau benar-benar tidak boleh melakukan itu,akulah pembunuhnya. Tolong jangan lakukan apa pun!"Bantah Sarah tak lama sang sipir masuk.


"Tahanan 3509! Kunjunganmu telah berakhir"Ucap sang sipir.


Sipir lalu membawa Sarah pergi. Galvin hanya bisa menatap ibunya pasrah.


Sarah duduk di lantai penjara dan teringat kesepakatannya dengan Agatha saat Agatha mengunjunginya di penjara.


Flashback...


Sarah terkejut saat Agatha bilang mereka tidak akan mengajukan banding. Agatha menegaskan, tidak akan ada lagi persidangan untuk kasus Sarah.


"Pengacara Agatha, apa yang anda bicarakan? Lalu kapan aku akan dibebaskan?"Tanya sarah.


"Kau tidak akan bisa keluar sementara waktu" Jawab Agatha.

__ADS_1


"Untuk berapa lama?" Tanya sarah lagi.


"Kau harus membayar hukumanmu karena melakukan pembunuhan. Jadi, itu akan memakan waktu" Jawab Agatha.


"Kenapa anda seperti ini? Anda mengatakan mereka akan melepaskan ku  jika aku mengakui tuduhan itu Anda tahu bukan aku yang membunuhnya. Anda bilang anda akan membantuku!" Ucap Sarah dengan nada tinggi,jujur ia benar benar sangat kecewa.


"Nama putramu Arvind Alden Jourell bukan? Dia tinggi. Dan juga agak gemuk" Ucap Agatha tiba tiba membahas putra dari sarah.


"Kenapa anda membicarakan putraku?" Tanya sarah mengerutkan dahinya.


"Kau harus memastikan putramu tumbuh dengan baik tanpamu" Jawab Agatha.


Sarah mulai takut dan meminta Agatha tidak macam-macam pada putranya.


"Jangan khawatir. Kami akan merawat putramu sampai kau dibebaskan. Sebagai gantinya, kau tidak akan pernah bisa lagi mengatakan bahwa kau tidak bersalah. Kau mengerti? Kau tidak boleh menemui putramu, bahkan jika dia datang untuk mengunjungimu. Saat kau melakukannya, kau mungkin tidak akan pernah melihatnya lagi"Ucap Agatha mengancam.


"Baik, aku tidak akan melakukannya. Tolong lindungi Arvind,putraku" Ucap Sarah yang akhirnya hanya bisa pasrah.


****


Galvin masih ada di depan tahanan. Ia terdiam di mobilnya, memikirkan kata kata ibunya tadi.


"Arvind kau benar-benar tidak boleh melakukannya. Akulah pembunuhnya. Tolong jangan lakukan apa pun!"


Galvin tak habis fikir, kenapa ibunya melarangnya mengajukan banding.


Lalu tak lama, ponselnya berdering. Telepon dari Kaylee. Galvin yg sedang tak mau diganggu, me-reject panggilan Kaylee.


Ia lalu berteriak meluapkam kemarahanya.


****


Sedangkan di sisi lain.


Kaylee heran kenapa Galvin mengabaikan panggilannya.


"Apa kau marah padaku?" Gumam Kaylee.


Kaylee lalu meninggalkan pesan suara.


"Kau sudah cari tahu dia di penjara mana? Jadwalkan wawancara dengan Newspatch dan hubungi aku segera setelah kau menerima pesan ini"


****


Clara menemui salah satu direktur dan menghasutnya agar tidak memilih Kaylee sebagai CEO.


"Jika Nona Kaylee Smith menjadi CEO selanjutnya, semua bisnis yang pimpinan sedang kerjakan akan terhenti. Itu berarti investasi mu sebelumnya akan kembali ke titik awal dan bisnis baru akan berisiko gagal  karena tidak berpengalaman. Jadi ada kemungkinan besar harga saham akan jatuh. Apa anda bisa menerima itu?"Ucap Clara memprovokasi.


"Tetapi menurut aturan, CEO harus menjadi pemegang saham utama, yaitu Kaylee smith. Sepertinya itu cukup baik. Kami sudah lama mendukung Pimpinan Senior. Kupikir kami telah memutuskan untuk menunjuk Kaylee sebagai CEO."Jawab Direktur itu menolak ucapan Clara.


Gagal membujuk pria itu, Clara lalu menggunakan cara lain. Ia memberikan pria itu sebuah amplop.


"Apa ini?" tanya pria itu, lalu membuka amplopnya dan terkejut melihat isinya foto fotonya bersama wanita lain.


"Sepertinya, Istri anda menyewa seorang detektif swasta. Kami lebih dulu mendapatkannya dan memberikannya kepada anda. GOLD akan membantu anda agar tidak ada yang terjadi. Jika anda tidak ingin menghadiri rapat umum pemegang saham, anda bisa menulis surat kuasa"Ucap Clara.


***


Pak Liam mendekati staf MC yang berdiri di dekat mobil SM Electronic.


"Kau siap?"lantas Staf SM itu pun mengangguk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Happy Reading All🥰🥰🥰...

__ADS_1


__ADS_2