Kaylee Si Gadis Konglomerat

Kaylee Si Gadis Konglomerat
BAB 30


__ADS_3

Kaylee Si Gadis Konglomerat


Bab 30


Di kamarnya, Kaylee sedang membaca artikel tentang Menteri Pertanahan yang mengundurkan diri.


Kaylee lalu mendengar suara mobil. Ia bergegas ke jendela dan melihat Agatha yang berjalan masuk ke pekarangan rumahnya.


***


Di ruangannya, Halbert sedang minum dan membicarakan sesuatu dengan Alex.


Tak lama Agatha kemudian datang dan bergabung dengan mereka. Halbert memberikan Agatha minuman, lalu mereka cheers.


Halbert memuji kerja Agatha.


Halbert lalu memperingatkan Alex agar tidak membuat Agatha marah. Halbert bilang, Alex akan dalam masalah besar jika Agatha sudah marah.


"Ya, aku akan mengingatnya" Jawab Alex.


"Kau terlalu banyak bercanda" Ucap Agatha.


"Jadi kapan menteri itu mengundurkan diri?" Tanya Halbert.


"Blue House sudah mencari penggantinya" Jawab Agatha.


"Siapa kemungkinan calonnya?" Tanya Halbert.


"Kemungkinan itu adalah seniorku di universitas" Jawab Agatha.


"Itu bagus. Aturlah pertemuan" perintah Halbert pada Agatha.


"Dia sudah menghubungiku, jadi, aku akan bertemu dengannya" Ucap Agatha.


Halbert lantas menatap Alex.


"Jika kau memiliki Direktur Agatha di pihakmu, kau tidak perlu takut pada dunia!" Ucap nya pada Alex.


Alex tersenyum,"aku mengerti"


"Seniormu sangat cekatan" Ucap Alex pada Agatha.


"Ada beberapa hal yang mungkin menghalangi persidangan. Tapi kami akan membersihkannya"Ucap Agatha.


***


Di restoran, Gladis menemani Galvin minum.


Melihat ekspresi Galvin, Gladis bertanya,"apa terjadi sesuatu?"


"Menurutmu siapa yang paling berkuasa di Indonesia?" Tanya Galvin tanpa menjawab pertanyaan Gladis baru saja.


"siapa? Presiden?" Ucap Gladis Dengan wajah heran nya.


"Bukan,tapi Kapitalis dan Intelijen Yang memiliki modal paling besar lah yang memiliki informasi paling banyak dan itulah ukuran kekuatan. Membuat menteri mengundurkan diri,Mengirim orang ke penjara,Membuat orang tidak bersalah menjadi bersalah.Mereka bisa melakukan apa pun yang mereka mau"Jawan Galvin.


"Apa kau ada masalah di tempat kerja mu?" Tanya Gladis.


"Jika kau mengikuti hukum, kau tidak bisa mengalahkan mereka. Untuk mengalahkan orang-orang itu. aku mungkin harus menjadi lebih kotor" Ucap Galvin lagi tanpa menghiraukan pertanyaan Gladis.


Gladis terkejut mendengarnya. Galvin lalu kembali menenggak sojunya.


"Aku tidak tahu. Apakah ini jalan yang benar untukku?"Tanya Galvin pada gladis yang belum maksud ucapan Nya.


Gladis lantas memasukkan lalapan ke mulut Galvin.


"Makanlah sesuatu selagi kau minum"


***


Halbert dan Agatha bicara empat mata.


Agatha melaporkan bahwa tidak ada pergerakan dari Amlampura.


"Amlampura tahu, begitu menteri baru di tunjuk tanahnya hampir pasti akan ditunjuk sebagai Ruang Terbuka Hijau. Jadi, dia tidak akan mendanai Kaylee, Kita menghalangi semua arus dana yang bisa di dapatkannya. Dan kita meyakinkan  empat investor skala besar kita. Jadi, besok kau akan menjadi pemegang saham mayoritas SM Distribution. Menurut ku, pada peringatan 30 tahun kematian Nyonya Anggraeny , kau harus mengumumkan siapa CEO-nya  ketika semua anggota keluarga berkumpul"Ucap Agatha menjelaskan rencana yang sudah disusun nya.


Halbert senang mendengarnya.Ia bahkan memberi tepuk tangan untuk Agatha.


***

__ADS_1


Pengacara Zaan kembali menemui si Milk Witch. Ia meyakinkan Milk Witch kalau Richard pasti akan sadar. Milk Witch lantas menyuruh Pengacara Zaan untuk mengambil uangnya.mendengar itu Pengacara Zaan sontak kaget.


"Dia memiliki hati yang baik. Sebuah perusahaan bukan hanya dikelola dengan angka. Aku baru melihatnya sekarang, di usia tuaku. Menjadi berani ketika muda adalah suatu kebaikan" Ucap Si Milk With itu.


"Terima kasih telah menganggapnya seperti itu" Ucap Pengacara Zaan dengan senang.


"Tapi tandatangani ini" ucap Milk Witch menyodorkan surat perjanjian. Pengacara Zaan kaget.


"Kau menginginkan hak untuk menjual setengah saham SM Distribution milik Pimpinan Senior kapanpun kau mau?" Tanya pengacara Zaan.


"Jika SM Distribution memburuk, aku tidak bisa menerima kerugian" Jawab Si Milk Witch itu.


***


Pengacara Zaan lantas menuju RS.


Bu Maya sedang menyeduh teh saat itu.


Pengacara Zaan bicara pada Richard yang masih belum siuman"Pimpinan, semuanya sudah siap, jadi Anda bisa meneruskan saham Anda ke Nona kaylee. Anda harus bangun"ucapnya.


Bu maya yang tidak sengaja mendengar itu Sontak kaget mendengarnya. Ia pun langsung mengunci pintu (?????) Pengacara Zaan kaget melihat Bu Maya mengunci pintu.


****


Peringatan kematian Nyonya Anggraeny dimulai.


Acara dimulai dengan kumpul keluarga dan minum teh bersama.


"Hari ini adalah peringatan 30 tahun kematian ibuku, Nyonya Anggraeny. Kaylee, ini kali pertama kau hadir sebagai orang dewasa, jadi, bersikaplah menghormati" Ucap Halbert memperingati Kaylee.


Kaylee yang mendengar ucapan ayah nya itu merasa kesal.


"Sangat di sayangkan, ayahku tidak bisa bergabung dengan kita hari ini. Ibuku adalah wanita cerdas yang lulus dari SMA di jakarta, Ibuku melayani ayahku sepanjang hidupnya  dan ibuku meninggal sebagai ibu rumah tangga. Jadi, keluarga Smith untuk mewarisi semangatnya"Lanjut Halbert.


Halbert lalu meminta mereka mengheningkan cipta sejenak.


Setelah itu, acara di lanjutkan dengan minum teh bersama.


"Hari ini, seluruh anggota keluarga Smith dari SM Grup hadir. Kaylee, pastikan untuk bersikap dengan sopan" Ucap Halbert.


Mereka lantas mulai minum teh, sedikit-sedikit, tapi Kaylee menghabiskannya dalam sekali teguk, lalu melambaikan tangannya ke atas ketika cangkirnya sudah kosong.


Nathan terpana melihatnya. Kaylee kemudian menatap Nathan, lalu mengerlingkan mata kepadanya.di balas senyuman oleh Nathan.


****


Petugas terpaksa memberitahu kedatangan Freya pada orang di dalam.


Agatha datang dan membisikkan sesuatu pada Halbert.Halbert marah dan langsung pergi meninggalkan ruangan peringatan itu.


Setelah Halbert pergi, Albern langsung bicara kalau neneknya tidak pernah sekolah SMA di jakarta.


"Apa maksudmu?" Tanya Elizabeth.


"Kudengar Nenek buta huruf dan tidak pernah lulus SD" Jawab Albern lagi.


"kakak,apa itu buta huruf?"Tanya Nathan dengan wajah penasarannya.


"Seseorang yang tidak tahu cara membaca atau menulis. Istilahnya Tuna Aksara" Jawab Albern.


"Kenapa Nenek tidak bersekolah? Apa Nenek anggota gangster?" Tanya Nathan lagi menatap Albern.


"Di masa lalu, Nenek tidak punya uang untuk bersekolah. Ditambah lagi, Kakek sangat sering berselingkuh darinya, hingga Nenek depresi seumur hidupnya lalu akhirnya bunuh diri" Jawab Albern.


" Tidak mungkin. Siapa yang mengatakan omong kosong seperti itu?"Ucap Elizabeth menatap tajam Albern.


"Aku mendengarnya dari pengasuh yang membesarkanku.Kaylee, kau juga mendengarnya, kan? Kau tidak ingat?" Tanya Albern mengalihkan pandangannya dan menatap Kaylee.


Kaylee kemudian menatap tajam Elizabeth.


"Ini tradisi keluarga untuk mengingat orang mati dengan cara apa pun yang mereka suka" Ucap Kaylee.


Elizabeth kesal dan langsung pergi tak lama Alex berdiri. Ia juga menatap kesal Kaylee kemudian pergi.


***


Agatha melarang Freya masuk ke ruang peringatan.


"Aku menantu perempuan yang melanjutkan garis Keluarga Smith. Tidak ada alasan aku tidak bisa hadir" Ucap Freya.

__ADS_1


"Hanya ada satu nyonya di Keluarga Smith. Kau menandatangani sendiri kontraknya" Ucap Agatha dengan tegas.


"Sayang sekali, aku akan menandatangani kontrak yang baru dengan Pimpinan hari ini" Ucap Freya.


"Kau bisa ditahan karena mengganggu acara peringatan kematian"Agatha mengancam.


"Berhenti berbohong padaku. Tidak ada kejahatan seperti itu!" Bantah freya.


"Pasal 158 UU Pidana. Mereka yang mengganggu layanan pemakaman  dapat di kenai hukuman hingga 3 tahun penjara. Atau denda hingga 30 juta.


Mendengar itu Freya takut. Agatha lalu menyuruh Freya ke ruang kerja Halbert.


***


Freya masuk ke ruang kerja dan langsung di sambut kemarahan Halbert.


"Apa kau lupa kau tidak boleh menginjakkan kaki ke rumah ini tanpa izin dariku?!" Ucap Halbert menatap tajam Freya.


Tapi Freya malah menggoda Halbert.


"Sayang, apa kau marah? Kau terlihat lebih seksi ketika kau marah seperti ini. Berapa lama aku harus hidup dalam bayangan?"Ucap Freya dengan wajah menggoda.


"Kau sendiri yang bilang  tidak bisa melepaskan karir aktingmu" Ketus Halbert.


"Kau salah,Aku berubah pikiran. Aku tidak peduli jika aku bukan seorang aktris lagi. Aku hanya mau memberi tahu dunia bahwa aku wanitamu" Ucap Freya.


"Aku tidak akan mengubah siapa  yang akan mewarisi kekayaanku. Jadi, tutup mulutmu" Ucap Halbert dengan tegas.


Freya terkejut tapi kemudian ia tertawa dan pura pura tidak peduli pada harta Halbert.


"Apa kau mau tidak bisa menemui Nathan lagi? Apakah itu yang kau inginkan? Beraninya kau kemari?" Ucap Halbert lalu memutar tubuh Freya hingga menghadap pintu. Kesal, Freya beranjak keluar.


Diluar, dia bertemu Agatha.


"Anjing atau Rubah. Pilih satu saja"Tanya Freya pada Agatha


"Aku akan menerima apa yang diberikan" Jawab Agatha.


"Kau hanya anjing kotor yang menghabiskan seluruh hidupmu menjilati Pimpinan Smith. Kau harus ingat bahwa kau terlalu tua untuk bersikap malu-malu" Ucap Freya dengan wajah merendah kan Agatha.


Agatha tersinggung dan langsung menatap tajam Freya.


****


Acara peringatan kematian dimulai.


Acara di mulai dengan berdoa.


Lalu dilanjutkan dengan makan dan minum wine bersama.


"Terima kasih telah datang untuk merayakan  peringatan 30 tahun kematian ibuku. Mari bersulang untuk pemulihan Pendiri SM Grup, Pimpinan Senior Richard Smith!" Ucap Halbert.


Tapi kemudian terdengar pengumuman kedatangan Richard.


Sontak semua kaget.


Bu maya lantas mendorong kursi roda Richard masuk kedalam ruangan itu.


Halbert kaget dan menatap kesal ayahnya. Sang ayah juga membalas tatapannya.


Agatha menatap Richard.


Richard kemudian mengerlingkan matanya pada Kaylee.


"Karena banyak dari direktur SM Distribution yang hadir, Pimpinan Senior Richard Smith ingin membuat pengumuman secara langsung" Ucap Pengacara Zaan.


"Aku,Richard Smith dengan ini memberikan SM Distribution dan seluruh tanahku kepada cucu perempuanku, Kaylee Smith, sebelum aku meninggal. Dan jika terjadi sesuatu kepada Kaylee Smith, maka semua asetku akan disumbangkan ke yayasan amal" Ucap Richard.


Semua kaget dan langsung menatap ke arah Kaylee.


Elizabeth menatap kesal Richard.


Tim GOLD yang juga ada di sana, juga kaget.


Galvin menatap Kaylee.


Kaylee sendiri masih terkejut menatap Richard.


Richard tersenyum kepada Kaylee.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Happy Reading All🥰🥰🥰...


__ADS_2