
Kaylee Si Gadis Konglomerat
Bab 31
Flashback
Beberapa tahun yang lalu di mana ketika Agatha masih menjadi hakim yang bijak dan adil, juga tegas.
Agatha menjatuhkan vonis 7 tahun penjara pada Janu, karyawan SM Chemicals dengan dakwaan penyalahgunaan air limbah. Hukuman itu lebih besar dari yang di ajukan jaksa penuntut.
Richard menyaksikan bagaimana Agatha menjatuhkan vonis pada karyawannya.
Pak Janu kemudian menatap Richard usai vonis itu dijatuhkan padanya.
*Hakim Agatha yang memberikan hukuman berat kepada karyawan perusahaan, dikenal sebagai hakim yang tidak bisa disuap.
Agatha menerobos ke ruangan seniornya dan tanya kenapa atasnya membatalkan vonisnya untuk Pak janu.
"Bagaimana dia bisa dinyatakan tidak bersalah?" Tanya Agatha.
"Aku berpegang pada prinsip-prinsip hukum."Jawab Seorang pria yang merupakan senior agatha.
"Prinsip-prinsip hukum? Pak, apakah anda tidak malu pada diri anda sendiri? Apakah anda mendapat suap dari SM Grup atau apa?" Tanya Agatha lagi.
"Hakim Agatha! Ada batas yang tidak boleh kau lewati!"Bentak senior agatha dan menatap tajam agatha.
"Bukankah anda yang melewati batas itu? Anda yang seharusnya malu dengan diri anda sendiri!" Bentak Agatha balik.
Agatha yang kesal,, lalu beranjak pergi.
Tapi kemudian dia mendengar perkataan teman seniornya.
"Sayang sekali, aku menantikan mu menjadi Hakim Agung wanita pertama."
Besok paginya, Agatha yang baru saja tiba di kantornya, membaca pengumuman bahwa ia dipindahkan ke distrik Jogja. Agatha sontak terkejut dan marah.
*Alih-alih memecahkan atap kaca, dia dipindahkan ke distrik lain. Dia bukan hanya marah, tapi dia kecewa dengan pengadilan.
Agatha lantas menerima panggilan dari Richard yang mengajaknya bertemu.
Agatha dan Richard bertemu secara pribadi.
"Jarang menemukan hakim yang ambisius sepertimu dan kau juga seorang wanita" Ucap Richard.
"Anda pasti memiliki banyak kesalahpahaman terhadap wanita" Ucap Agatha dengan wajah datarnya.
"Aku hanyalah seorang pria kuno" Ucap Richard tertawa.
"Kenapa anda ingin menemuiku? Karyawan itu sudah dinyatakan tidak bersalah" Tanya Agatha.
"Bergabunglah dengan SM Grup. Mereka bilang jika seseorang berubah, dia pasti mendekati kematian. Tapi aku masih hidup dan sehat. Bergabunglah dengan SM Grup dan jangan lagi menerima diskriminasi sebagai wanita. Cobalah bekerja pada tingkat yang lebih besar. Aku akan mendukungmu"Ucap Richard mengatakan tujuan nya.
Agatha pun setuju bergabung dengan SM. Ia mulai berjalan memasuki gedung SM dan dihormati semua orang.
*Pimpinan Senior ingin menjadikan cucunya,Kaylee, pemimpin SM Grup. Karena itu, dia pikir, Hakim Agatha akan menjadi bantuan besar. Tetapi hasilnya adalah kebalikannya. Hidup bisa begitu ironis.
Flashback End...
****
Richard muncul di tengah-tengah perayaan kematian istrinya. Sontak semuanya kaget melihat kemunculan Richard.
__ADS_1
Pengacara Zaan lantas memberitahu, bahwa Richard ingin mengumumkan sesuatu.
Sambil menatap Kaylee, Richard pun mengumumkan, bahwa ia memberikan SM Group dan semua asetnya diberikan kepada Kaylee.
"Jika cucu perempuanku, Kaylee Smith terlibat kecelakaan atau meninggal, semua aset yang aku berikan kepadanya akan disumbangkan untuk amal" Lanjutnya.
Semua mata pun langsung menatap Kaylee dengan tatapan terkejut.
****
Setelah itu, Halbert, Elizabeth dan Agatha bicara di ruang kerja Halbert.
Elizabeth tanya, apa Je Kook sudah tahu masalah itu.
"Sudah" Jawab Agatha.
"Lalu kenapa kau tidak memberi tahu kami?!!" Tanya Elizabeth dengan marah
"Karena aku harus mengonfirmasinya" Jawab Agatha.
Flashback...
Aleda menemui Agatha secara pribadi, melaporkan soal ponsel sekali pakai yang mengirimkan pesan ke Kaylee.
"Stasiun pangkalannya adalah Amlampura, jadi, aku memeriksa para anggota keluarga. Itu adalah ponsel kedua Bu maya" Ucap Aleda.
"Bu Maya?"Tanya Agatha memastikan.
"Ya. Dia menggunakannya selama 5 tahun" Jelas Aleda.
Agatha lantas melepas kacamatanya.
"Jadi dia memainkan peran sebagai agen ganda" Gumam Agatha yang masih bisa di dengar Aleda.
Flashback end...
"Aku harus tahu persis isi wasiat Pimpinan Senior. Jika kita melakukan sesuatu kepada Nona Kaylee, SM Grup akan berada di bawah kekuasaan kelompok sipil"Ucap Agatha.
"Jadi, apa yang akan GOLD lakukan?" Tanya Halbert
"Tidak ada"Jawab Agatha singkat.
"Direktur Agatha!" Geram Elizabeth.
"Nona Kaylee telah menjadi pemegang saham utama Grup SM dengan proses yang sah"Ucap Agatha.
"Jadi, apa yang akan kita lakukan jika Kaylee mengatakan dia akan menjalankan perusahaan?"Tanya Elizabeth.
"Direktur akan menunjuknya sebagai CEO karena dia adalah pemegang saham utama. Tidak ada cara untuk menghentikannya jika dia ingin menjalankan perusahaan" Jawab Agatha.
"Apa kau bercanda!" Bentak Elizabeth.
Halbert langsung menyuruh Elizabeth diam.
Agatha lantas menenangkan mereka dengan bilang bahwa Kaylee belum menjadi CEO secara resmi dan meminta mereka menunggu sebentar.
Agatha lantas pamit dan pergi.
"Tidakkah kau pikir kau terlalu memercayainya?"Tanya Elizabeth menatap punggung Agatha yang semakin menjauh.
"Serahkan padanya. Dia lebih benci kekalahan daripada aku" Jawab Halbert.
__ADS_1
***
Diluar, Agatha berpapasan dengan bu maya yang sedang berjalan.
Agatha menatap tajam Bu Maya.
"Pasti sulit harus menjalani kehidupan ganda di usia tua"Ucap nya setelah berdiri di depan bu maya
"Saya harus pergi,sampai jumpa"Ucap bu maya,tanpa menghiraukan pertanyaan Agatha,ia membungkukkan badanya dan berjalan pergi.
****
Kaylee sedang bersama Kakeknya di paviliun sang kakek. Ada Pengacara Zaan juga di sana, dan juga Galvin.
"Kaylee, kau sudah tumbuh besar. Kakek hampir tidak mengenalimu"Ucap Richard dengan tersenyum.
Richard lantas menggenggam tangan Kaylee.
"Kau benar-benar Kaylee nya kakek, kan?" Tanya Richard.
"Ya, Kakek. Ini benar-benar aku, Kaylee." Jawab Kaylee tersenyum.
"Aku bisa mati dengan tenang sekarang. Masa-masa sulit sudah berakhir sekarang. Waktumu akan datang" Ucap Richard dengan wajah sendu nya.
"Kakek harus berada di sisiku untuk waktu yang lama"ucap kaylee dengan wajah sedih mendengar ucapan sang kakek.
"Tentu saja. Tentu saja aku akan melakukannya" Ucap Richard.
Bu maya kemudian datang dan membungkukkan badanya, sedikit tersenyum pada Kaylee.
***
Tinggal lah kaylee, Bu maya, Pengacara Zaan dan Galvin yang selalu setia di belakang Kaylee. Richard sedang istirahat.
"Aku tidak tahu"Ucap Kaylee setelah mendengarkan cerita bu maya.
"Maaf aku tidak bisa memberi tahumu sebelumnya. Aku tidak punya pilihan lain demi keselamatanmu"Ucap bu maya.
"Tapi kau setidaknya harus memberi tahuku" Ucap pengacara Zaan.
"Maafkan aku. Aku harus ekstra hati-hati" Jawab bu maya.
"Jadi kau lah yang mengirimiku sms?" Tanya Kaylee memastikan lagi.
"Ya. Aku punya telepon lain yang GOLD tidak tahu" Jawab bu maya.
"Kupikir kau berada di pihak ibu tiriku. Aku benar-benar minta maaf dan terima kasih telah merawat kakekku" Ucap Kaylee tersenyum.
bu maya menganggukkan kepalanya"Ketika ibumu terbunuh..."Bu maya berhenti bicara karena ada Galvin di sana.
"Sebelum itu terjadi padanya, kakekmu sudah tidak sadarkan diri di rumah sakit karena kecelakaan. Itu sebabnya beliau tidak bisa melakukan apa pun ketika kau dipaksa untuk pergi ke London. Kakekmu selalu memikirkanmu. Beliau bahkan tidak bisa menghubungimu karena GOLD dan hanya bersiap untuk hari ini"Lanjut bu maya.
Mendengar itu,Kaylee sedih, sekaligus marah.
"Sekarang, aku akan mengembalikan semuanya ke tempatnya" Gumam Kaylee dengan sorot mata dingin.
~~
*Berarti Kaylee gk tau ya kakeknya kecelakaan... Pantes pas dia London dia dapat SMS yg isinya, ngasih tahu dia kalau kakeknya sakit keras.... Pasti bagian eps ini kalian bingung,, apa Kaylee gk tau ? Dan Kaylee memang tidak tahu kakeknya kecelakaan... Berarti Kaylee sempat salah paham dong sama kakeknya karena gk berbuat apa-apa pas dia diusir ke London, karena dia gk tau kakeknya kecelakaan...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...Happy Reading All🥰🥰🥰...