Kaylee Si Gadis Konglomerat

Kaylee Si Gadis Konglomerat
BAB 41


__ADS_3

Kaylee Si Gadis Konglomerat


Bab 41


Sesuai rencana Agatha,Richard dan Kaylee mengadakan pertemuan dewan direksi di rumahnya.


Richard pun menunjukkan catatan medis sindrom auto brewery Kaylee.


"Putraku yang brengsek, mencoba menggunakan kondisi Kaylee ku sebagai alasan untuk mendiskualifikasi dirinya. Sangat memalukan. Aku sangat malu" Ucap Richard menatap tak enak pada para direktur.


"Seperti yang di tunjukkan dalam komentar dokter, selama aku mengontrol diet ku, itu tidak akan memengaruhi keseharian ku"timpal Kaylee.


Richard lalu menatap Kaylee. Kaylee mengerti dan langsung menyuruh Galvin membagikan proposal proyeknya.


Galvin pun langsung membagikan proposal Kaylee.


"Menurutku seperti inilah SM Grup harus melanjutkan ke depannya" Ucap Kaylee tegas.


Richard menatap bangga Kaylee.


Galvin kemudian membagikan dokumen lain.


"Dan dokumen tambahan di belakang adalah sebagai bukti ijazah Nona Kaylee dari Sekolah Bisnis Stern Universitas London. Bahkan ada artikel yang diterbitkan hari ini bahwa dia lulus dengan pujian" Ucap Galvin menjelaskan pada para direktur.


"Baiklah. Sekarang, mari kita bersantai dan menikmati makan malam sambil mendengarkan Kaylee membagikan ide-idenya. Kaylee tidak boleh membuat kesalahan lagi"Ucap Richard lantas menatap piringnya.


"Jadi menunya adalah daging. Harap maklum" Ucap Richard.


***


DI ruangannya, Agatha merilekskan badannya dengan bersandar di kursi dan memejamkan mata


Makan malam Richard, kaylee dan dewan direksi dimulai.


Agatha masih memejamkan matanya dan mengingat penjelasan Dokter Dirga soal kondisi Richard.


Flash Back..


"Kondisi Pimpinan Senior sangat serius" Ucap Dokter itu.

__ADS_1


"Bisakah kau jelaskan lebih spesifik?" Tanya Agatha.


"Beliau sangat tua dan tulang punggungnya juga sangat lemah. Jika sistem saraf simpatiknya distimulasi, maka hal itu dapat menyebabkan syok" Jawab dokter Dirga.


Flash Back End...


****


Salah satu direktur berkata, saus yg menyirami dagingnya sangat lezat.


Kaylee juga memuji rasanya dan tanya ke pelayan, saus apa itu?


"Ini saus almond mentah." jawab Kepala Pelayan.


Kaylee lantas menatap kakeknya.


"Kakek, bersantai lah dan makan yang banyak" Ucap Kaylee tersenyum.


Kepala Pelayan menuangkan saus ke piring Richard.


"Tuang sedikit lagi" Pinta Richard,pelayan pun menuangkan sausnya lagi.


"Enak" Puji Richard.


Sementara itu, si Kepala Pelayan diam-diam mengirimkan pesan ke Agatha.


"Mereka hampir selesai makan."


Setelah membaca pesan dari si Kepala Pelayan, Agatha langsung menghubungi ponsel Kaylee.


Ponsel Kaylee berdering dan dijawab salah satu pelayan. Pelayan itu lantas memberikan ponselnya ke Kaylee.


"📞Halo?" sapa Kaylee.


"📞Izinkan aku bicara dengan Pimpinan Senior" Jawab Agatha dingin.


Kaylee pun memberikan ponselnya pada kakeknya.


Dan setelah bicara dengan Agatha, jantung Richard kumat. Sontak yang ada di ruangan itu, terutama Kaylee panik.

__ADS_1


***


Di ruangannya, Agatha mengingat perkataan dokter dirga.


"Beliau memiliki ginjal yang lemah. Dan baru-baru ini, jantungnya menjadi lemah. Jadi beliau perlu ekstra hati-hati dengan apa yang beliau makan. Makanan yang aman bagi kebanyakan orang, akan menjadi racun bagi Pimpinan Senior. Misalnya, kacang-kacangan dengan sedikit mentega almond bisa membuat jantungnya tegang. Jadi yang terbaik adalah jika beliau menghindarinya. Karena beliau menerima kejutan besar selama rapat pemegang saham ini, jika beliau terkejut sekali lagi, maka beliau mungkin tidak akan selamat"ucap dokter dirga.


Agatha lantas meninggalkan kursinya dan beranjak ke jendela.


***


Dokter Dirga langsung dipanggil setelah Richard collaps. Dokter Dirga segera memeriksa Richard.


"Beliau telah meninggal dunia" Ucap Dokter dirga menatap mereka dengan sedih.


Mendengar itu Tangis Bu maya pecah seketika.


Begitu juga Kaylee,ia sangat syok.


Galvin menatap Kaylee dengan cemas.


****


Sekarang, seluruh staf SM berkumpul di ruang Kerja bersama Halbert dan Elizabeth dengan pakaian hitam-hitam.


Elizabeth tersenyum.


Halbert ingin pemakaman Richard dibuat semewah mungkin.


"Tidak. Jika tersiar kabar bahwa Pimpinan Senior wafat begitu Anda ditunjuk sebagai CEO, itu dapat menyebabkan masalah. Di tambah lagi, setelah rapat pemegang saham, saham turun 7,8%. Jadi para pemegang saham sedang kesal. Kenapa Anda tidak membuat pemakaman keluarga saja?"Tolak Agatha tak setuju dengan perkataan Halbert.


"Itu masuk akal" Jawab Halbert.


"Saya akan menyiapkan pemakaman yang tenang" Ucap Agatha lalu menatap staf nya. Staf nya mengerti.


Galvin sadar ada yang tidak beres dengan kematian Richard.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Happy Reading All🥰🥰🥰...

__ADS_1


__ADS_2