Keberuntungan Cinta

Keberuntungan Cinta
Kita bertemu kembali


__ADS_3

~kririiring kririiring~ Suara alarm terdengar nyaring mengganggu mimpi indahku. dengan mata sayup-sayup aku berusaha bangun dari singgasana ternyamanku.


waktu menunjukan pukul 05.00 pagi, niat ku dari semalam adalah bangun lebih awal untuk mempersiapkan kenyataan hidup ini. kutarik nafas panjang dan ku hela berat, sudah terbayang di benakku bahwa kejadian ini akan merubah seluruhnya hidupku.


semalam sudah ku tulis semua hal yang harus aku urus satu persatu, sangat amat banyak ternyata. kepala ku tersa berat menyaksikan hidupku yang tak ada manisnya ini.


langkah kaki ku berjalan perlahan menuju salah satu mall yang ada di kota besar ini. ya, tempat aku bekerja -kemaren ini- terlihat begitu sepi karna jam buka restaurant masih ada sekitar 2 jam lagi.


ku perhatikan dengan perlahan beberapa karyawan yang sedang merapikan dan menata setiap condiment wajib di atas meja. satu orang nampak familiar, dia menoleh padaku dari bayang kaca tembus pandang. dengan raut wajah terkejut ia berlari keluar ke arahku.


"ya tuhaan ayaaa, selama ini kamu kemana aja? tiba tiba kamu ngilang gitu aja dan ga ada yang bisa nyari kamu satu orang pun" wanita ini memelukku dan menitikkan air mata bicara padaku.


dadaku terasa sesak, ternyata aku juga rindu pada mereka, teman teman kerja ku, tempat kerja ku.


"panjang cerita nya mbak" sambil ku tepuk-tepuk pundaknya.


ia lepaskan rangkulan erat itu dan menggandeng tangan ku masuk ke dalam restaurant.


ia sajikan teh hangat untukku, ia alihkan semua pekerjaan pada yang lain dan ia memulai obrolan denganku.


sekitar 5 menit lebih ku ceritakan semua yang terjadi padaku, dengan raut wajah yang tak bisa di jelaskan ia terlihat sangat khawatir padaku.


namun ada hal yang lebih penting yang harus ku selesaikan segera. bertemu dengan manager untuk kepastian dan kelangsungan hidup pekerjaanku.

__ADS_1


kantor berada tepat di lantai bawah, kantor mulai beraktifitas jam 8 Pagi, temtu saja saat ini semua staff sudah hadir karna sudah lewat 1 jam.


ku lihat dari kejauhan seorang laki laki berkepala plontos sedang sibuk merapikan beberapa dokumen. ku ketuk pintu ruangannya dan terdengar suara sayup dari dalam mempersilahkan masuk. dengan ekspresi bingung, tanpa sepatah kata pun melihat ke arahku, bapak itu memperbolehkan ku duduk.


"saya kira kamu sudah tidak mau bekerja lagi disini? kamu tiba tiba tidak ada kabar." pria itu memulai pembicaraan.


ku tarik nafas panjang, perlahan kata demi kata ku rangkai menjelaskan kejadian yang menimpaku.


dengan sangat terkejut dan merasa bersalah, bapak itu meminta maaf padaku.


"maafkan saya dan semua management ya aya, kami kira kamu kabur dari pekerjaan dan tidak mau lagi bekerja disini. secara tidak langsung kamu anggao kamu mengundurkan diri."


"tak apa pak, saya paham kondisi nya. saya kesini hanya menjelaskan semua yang terjadi." ucapku perlahan.


semakin berat terasa hidup ini, otak ku terasa sangat panas memikirkan semua hal yang harus kuhadapi. aku berjalan ke arah loker karyawan dan mengemasi semua barang2 ku yang masih tertinggal. tak lupa ku ucapkan terima kasih dan selamat tinggal pada teman-teman kerja ku.


tepat di depan ku berhenti mobil mewah bermerek ferrari, keluar seorang gadis manis yang wajah nya sangat tak asing bagiku.


"hai" sapa nya padaku. ia berjalan ke arahku dan menarik tanganku agar aku masuk ke mobilnya.


"tunggu dulu" ucapku seraya ku tahan tarikan tangannya.


"sudah. ikut saja denganku, aku ingin makan denganmu, kakak!" ttegasnya padaku.

__ADS_1


baru tersadar aku, gadis ini adalah Dia. Oramg yang mengacaukan hidupku. tak ayal, aku masuk ke mobilnya dan kami menuju salah satu restaurant jepang di pusat kota.


Gadis ini menatapku dengan saksama, dindepan kami sudah terhidamg beberapa makanan jepang yang ia pesan sendiri. aku bingung dengan situasi ini, ku buka obrolan dengan sebuah pertanyaan.


"ada yang ingin kamu bicarakan dengan ku atau ada apa?" tanya ku.


"kita belum berkenalan bukan?" tanya nya padaku.


"namaku hana, kakak tidak usah sungkan padaku. aku tau mungkin kamu marah padaku. karna kecerobohan aku merusak hidupmu. bolehkan aku ingin dekat dengan mu?" mata nya berbinar binar bicara padaku. membuat ku tak bisa menolak permintaan gadis itu.


"baiklah hana jika itunyang kamu mau" aku menunduk tak enak hati.


"aku minta nomor telfon mu boleh?" pinta nya


"aku tak punya handphone, semua barang barangku hilang saat kecelakaan itu bukan." jawabku dengan tampang kecewa.


"lalu apa yang kau lakukan saat di halte? tanya nya sambil menyeruput ocha hangat di tangan nya.


"yaa begitu lah, mencoba menata kembali kehidupan ku. namun aku sudah tak bisa bekerja lagi, aku di anggap mengundurkan diri." ku hela nafasku dengan berat seberat kehidupan ku.


"baiklah, biar aku menebus kesalahanku. beri aku alamat mu." ia menyodorkan secarik kertas padaku.


sembari aku menulis alamatku, ia bangun dari duduknya merapikan tas dan berkata padaku.

__ADS_1


"ada hal yang harus ku urus, kau habiskan semua makanan ini ya kakak!" ia tersenyum lebar padaku dan menarik kertas alamat yang sudah ku tulis.


Hana berjalan pergi berlalu dan meninggalkan ku dengan meja penuh hidangan yang harus ku habiskan. Apa apaan ini ujarku dalam hati.


__ADS_2