Kehancuran

Kehancuran
Rangga


__ADS_3

Selamat membaca!!!


❤️❤️❤️❤️❤️


Setahun kemudian


Hari-hari sudah dilewati ica, saat ini ia lagi sibuk mempersiapkan berkas kuliahnya ditemani oleh sahabat baiknya sekaligus kekasih kakaknya siapa lagi kalo bukan Oliv.


Pasti heran kenapa tidak Dodi atau iyaz yang menemani. Jawabannya karena Dodi bukan pacar ica lagi dan sudah pindah ke kota C, sedangkan kakaknya sedang kuliah dan berjanji akan menjemput mereka ketika mereka telah selesai dengan urusan mereka.


Ketika sedang asyik melihat gedung, taman dan lapangan di kampus kakaknya sekaligus kampus yang dipilihnya secara tidak sengaja ica menabrak seorang pria tampan.


“Maaf..” ucap ica membungkuk


“Iya ga papa, maba ya?” Tanya pria itu


“Iya baru saja selesai menyerahkan berkas. Sekali lagi maaf”


“Iya ga papa. Kenalkan Rangga Rasyid Ariyan, panggil saja Rangga” kata Rangga


“Ah iya, namaku Nafisa Aliah Putri, panggil aja Nafisa”ujar ica. “Senior?”


“Iya, baru setahun lalu masuk. Santai aja ga perlu formal denganku. Jurusan apa?”


“Ehem” kata Oliv menyela antara Rangga dan ica. “Kak Rangga, perkenalkan aku temannya Nafisa namaku Olivia, panggil Oliv aja” lanjut Oliv

__ADS_1


“Oh iya, maaf melupakanmu liv” ujar ica malu


“Iya tak apa, sudah biasa. Jadi ke kelas kak iyaz ca? Apa mau disini ngobrol dengan kak Rangga”


“Aku ikut, maaf ya ga sengaja. Aku ngambil jurusan akuntansi. Salam kenal dan maaf” ujar ica berlari mengejar Oliv. Mereka sudah berjanji akan ke kelas kakaknya untuk pulang bersama.


Disisi lain, Rangga tersenyum memperhatikan ica yang terus berjalan meninggalkannya dan hampir lupa jika dia telat masuk ke kelasnya.


“Yaz, kamu punya adik ya?” Bisik Rangga pada iyaz yang duduk disampingnya.


“Tau dari mana?” Balas iyaz


“Tadi ketemu sebelum masuk kelas disekitaran sini, katanya nunggu kamu mau pulang bareng. Adikmu cantik, boleh buatku?” Bisik Rangga lagi.


***


Kelas berakhir, iyaz buru-buru meninggalkan kelas dan menghampiri adik serta kekasihnya. Iyaz takut temannya akan menggoda adik dan kekasihnya.


“Woi tunggu, belum selesai nanya aku yaz” teriak Rangga yang sama sekali tak dihiraukan iyaz.


Dari jauh iyaz melihat adiknya dikepung pria yang sudah dipastikan senior difakultasnya, sedangkan kekasihnya Oliv malah terasing kan dan berusaha merebut ica meninggalkan kerumunan.


“Maaf kak, itu adik saya. Kami buru-buru, bisa minggir dulu kak” teriak iyaz.


“Maaf senior, itu kakak saya. Maaf boleh permisi” ucap ica menunduk.

__ADS_1


“Ya sudah ga papa adik manis, sampai ketemu di ospek ya” ucap salah satu senior yang mengepungnya. Ica segera menghampiri kakaknya dan Oliv. Mereka segera menuju pakiran mengambil mobil.


“Enak ya kalo cantik dan montok kayak kamu” kata Oliv setelah mereka didalam mobil


“Kenapa sayang? Kamu iri sama ica? Kan udah ada aku” kata iyaz menggenggam tangan Oliv.


“Aku ga iri sayang, aku muji loh. Dan lagian aku ga mau dikepung kayak gitu, risih banget” ucap Oliv manja.


“Udah mesra mesra nya, buruan jalan katanya mau ke bioskop. Dan nanti ga boleh duduk dekatan, aku bakal duduk diantara kalian.” Ketus ica, jengah menonton kemesraan kakak dan temannya itu.


“Ya adik ipar, yang penting kamu happy” ejek Oliv.


Mereka meninggalkan kampus menuju mall. Sesampainya di mall mereka memutuskan makan dan berjalan-jalan sebelum pergi tonton berhubung tiket sudah dibeli online oleh ica.


.


.


.


***Maaf part kali ini sedikit..***🙏🏻🙏🏻


Jangan lupa like dan vote


❤️❤️😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2