
Selamat membaca!!
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Pagi ini, ica buru-buru berangkat sekolah. Ica pergi ketika Galih dan Iyaz masih ada didalam kamar masing-masing, karena ia malas berdebat dengan mereka. Sebelumnya ica sudah menelefon Dodi untuk menjemput dirumahnya, untung saja Dodi mau menjemputnya.
Setelah mendapat kabar dari Dodi kalo dia sudah ada didepan gerbang rumah, ica langsung keluar rumah dan pergi tanpa pamit pada mereka.
“Maaf ya, pasti kamu buru-buru datang kesini karena aku”kata ica pada Dodi sebelum naik motornya
“Ga papa naf, kan gue pacar lo. Gue senang kok lo mau berangkat bareng, yang gue heranin kenapa harus sepagi ini?”
“Aku lagi malas sama orang rumah, yuk berangkat nanti disekolah aku kasih tau”
Ica dan dodi meninggalkan rumah dan menuju sekolah. Kegiatan ica yang diam-diam berangkat tanpa pamit diperhatikan oleh iyaz, hanya saja iyaz tidak memarahi sikap adiknya. Ia mengerti kekesalan yang ada pada adiknya.
****
Sekolah masih sepi, karena masih jam 07.00 WIB. Ica dan Dodi langsung menuju kelas yang masih sepi.
“Udah sarapan belum di?”tanya ica
“Belum, kamu juga belum kan? Yuk sarapan dulu di kantin” jawab Dodi dan mengajak ica ke kantin.
“Yuk”
Mereka menuju kantin dan memesan makanan. Ica memesan lontong dan Dodi memesan nasgor. Kami makan dalam diam.
Sekolah mulai didatangi para siswa, ica dan Dodi selesai sarapan langsung menuju kelas. Teman-teman sekelas heran melihat ica dan Dodi sangat akrab. Hanya saja ica tak mengacuhkan tatapan penasaran dari teman-teman sekelasnya itu.
Tiba-tiba salah satu senior datang ke kelas ica, meliat kedatangan senior ke kelasnya ica sudah menebak siapa dalangnya yaitu kakaknya iyaz.
“Siapa disini yang nama nya Nafisa?”tanya nya didepan pintu kelas
__ADS_1
“Saya kak”jawab ica “ada apa ya kak?”lanjutnya.
“Sini ikut keruangan osis”
Ica langsung keluar dan mengikuti seniornya itu keruangan osis.
“Bro, nih adik lo. Jangan lama-lama ya, bentar lagi masuk” kata senior yang tadi menjemput ica dikelas
“Yoi bro” jawab kak iyaz
“Ada apa?” Tanya ica ketus.
“Kenapa tadi ga pamit? Gak sarapan dirumah? Kamu sehari jadi pacar dia udah ga menghargai Aku dan Ayah ya?” Kata iyaz
“Kalo cuman mau ngomong itu ga perlu disini, dirumah kan bisa. Udah lah aku mau balik” kata ica sambil pergi meninggalkan ruangan osis dan berjalan menuju kelas. Didepan pintu kelas Oliv dan Mira sudah menungguku.
“Kenapa naf? Ada masalah?” Tanya Oliv penasaran.
“Ga ada, kakak aku cuman mau kasih uang. Tapi malas kesini” jawab ica bohong
“Iya mer, udah ah masuk yuk.”
Ica, Oliv dan Meri masuk kedalam kelas. Dodi memperhatikan ica yang baru masuk ke kelas dari gerak matanya dia nanya tentang panggilan senior tadi. Ica hanya menjawab dengan gelengan kepala tanda tak ada masalah yang perlu di kwatir kan.
Guru pun datang ke kelas tanda pelajaran siap untuk dimulai, mereka menyambut dan mengikuti pelajaran dengan fokus.
****
Setelah kelas usai, ica dan Dodi masih berada di dalam kelas karena ada hal yang mau bicarakan mereka.
“Mau pulang bareng aku atau bareng kakak lo naf?” Tanya Dodi pada ica yang duduk dihadapnnya.
“Nanti aja itu, aku mau cerita yang tadi pagi dulu. Kan udah janji”
__ADS_1
“Hmmm okay”
“Semalam pas nelfon mama aku cerita tentang hubungan kita kayaknya mamaku ga suka aku pacaran jadi beliau kasih tau kak iyaz. Dan aku berantem sama kak iyaz gara-gara bela in kamu”
“Ya udah sih, ga usah dipikirin” jawab Dodi santai sambil mengelus tangan ica. “Emangnya lo ga nanya kenapa kakak lo ga suka gue?” Lanjutnya
“Udah dia bilang kamu bukan cowok yang baik untuk di dekatin apalagi sampai harus dipacari” ujar ica. “oh ya, bisa gak sih kalo ngomong sama aku ga usah pake gue lo gitu ga suka”
“Okay sayangku”kata Dodi sambil mengusap kepala ica.
“Ih ga usah dipegang. Udah ah pulang yuk”
Ica dan Dodi jalan sambil bercanda, pas nyampe di gerbang ica meliat iyaz yang sudah duduk di motornya menunggu ica. Dengan terpaksa ica pulang bareng iyaz dan meninggalkan Dodi sendirian.
“Ini anak bodoh apa udah kena pelet ya sama si brengs*k ini” batin iyaz melihat ica sangat keras kepala.
****
Sampai rumah, ica langsung masuk kamar dan ganti bajunya. Iyaz yang melihat tinggal adiknya itu buru-buru mengikuti dan menunggu ica didepan kamarnya.
Tak berapa lama ica keluar kamar dengan baju santai nya, ica melihat iyaz dengan tatapan sinis. Iyaz yang tidak tahan dengan tatapan sinis dari ica, membuatnya menarik tangan ica agar ica duduk diruang makan dan menjelaskan pemikirannya yang bermaksud baik.
“Ca, udahan ya berantemnya. Masak cuman karena cowok kamu marahan sama kakak” bujuk iyaz
“Hmmm yaa”
“Dia itu ga baik ca, suka mainin anak orang. Kakak ga mau kamu disakiti”kata iyaz menjelaskan dari sudut pandangnya.
“Ga usah nuduh deh kak. Lagian aku yang jalani”
“Iya ya. Kalo itu mau kamu ya udah Kakak ga bisa maksa kamu yang penting kakak udah ingatin yaa”
“Nah gini kan enak” kata ica tersenyum.
__ADS_1
Iyaz bahagia melihat ica tersenyum dan tak marah lagi padanya. Iyaz hampiri ica dan memeluknya. Syukurnya ica membalas pelukannya.
Vote jangan lupa yaa guys😘😘