
Iyaz menyerahkan kunci mobilnya pada ica. Sedikit berlari ica meninggalkan keluarganya dan berjalan ke arah dalam vila mengambil tasnya. Setelah mengambil tasnya ica bergegas meninggalkan vila tanpa diketahui oleh siapapun.
****
Saat makan siang semua sudah berkumpul kecuali ica.
“Ada yang liat ica?” Tanya Lita
“Oh ya aku baru sadar ica tak ada” kata Ratna
“Tadi katanya mau keluar sebentar”jawab iyaz
“Sama siapa?”
“Sendiri pa, dia pinjam mobil aku tadi. Aku udah menawarkan diri menemani dia tapi dia mau sendiri ya sudah”
“Coba cari dulu”
Mereka berkeliling mencari ica disekeliling vila tapi tak ada jejak ica diseluruh vila tersebut. Galih mencoba menelefon ica tapi nomor ica tidak aktif. Bagus mencoba menelefon nomor ica yang satu lagi, jangan heran ia tau nomor itu dari mana karena nomor itu dia dapati semalam ketika ia meniduri ica. Mendengar ada nada sambung hatinya senang, namun kemudian ia kecewa karena tidak diangkat ica.
Sedangkan disisi lain. Ica yang mengendarai mobil menuju kediaman Alex mendengar ada panggilan masuk dari nomor bapak tirinya tidak berniat mengangkat telfon tersebut, ica hanya fokus pada jalannya.
****
Tok tok tok
“Alex” teriak ica sambil terus mengetuk pintu rumah Alex.
Cukup lama ica mengetuk pintu rumah Alex, barulah muncul Alex dengan muka bantalnya sambil menatap heran sang kekasih.
“Kenapa sayang?” Tanya Alex penasaran
__ADS_1
“Boleh aku masuk dulu?” Kata ica
“Ya baiklah”
Alex mempersilahkan ica masuk kedalam rumahnya. Ia berjalan terlebih dahulu menuju dapur untuk membawakan segelas air, sedangkan ica langsung duduk diruang tamu Alex.
“Minum dulu sayang” ucap alex menyerahkan segelas air dihadapkan sang kekasih.
Ica langsung meminum habis air itu, lalu mulai bercerita tentang yang ia alami. Mendengar cerita sang kekasih Alex marah dan kesal terhadap bapak tiri ica.
“Mau lapor polisi?” Saran Alex menenangkan ica dalam dekapannya.
“Jangan... aku ga mau runyam masalahnya dan bikin hubungan aku sama mama rusak”
“Terus mau kamu gimana? Di diamin aja? Yang ada makin ngelunjak. Lagian kamu kenapa ga kunci pintu kamarnya?”
“Aku udah kunci lex. Sekarang yang aku mau cuman kamu, please jangan marahin aku lagi. Dan tolong temanin aku pulang ambil barang-barang sekalian antar mobil kak iyaz ya?”
Mereka membawa mobil masing-mading ke tempat tujuannya. Sesampainya dirumah, ica memasukkan mobil iyaz ke garasi lalu mempersilahkan Alex ikut masuk kedalam rumahnya.
Ica menarok kunci mobil didalam kamar iyaz dan tak lupa ia mengabari kakaknya.
✉️ica
Kak, aku udah sampai dirumah. Tolong sampaikan maafku untuk semua. Dan juga izinkan aku menginap dirumah teman selama beberapa hari, okay? Aku sayang kalian, titip salamku untuk semuanya🥰
Ica berjalan kearah kamar diikuti oleh Alex dari belakang. Ia memasuki baju serta perlengkapan yang lain kedalam koper kecilnya. Setelah semua selesai ia keluar dari rumahnya, menuju mobil Alex yang sudah terlebih dulu masuk ketika ica mengunci pintu rumahnya.
****
\~Di villa\~
__ADS_1
Setelah frustrasi mencari ica,mereka berencana akan melaporkan ica ke polisi takut terjadi hal yang tak diinginkan kepada ica. Sesaat galih dan bagus akan memasuki mobil, iyaz mendapatkan pesan masuk dari ica dan membagikan kabar tersebut kepada yang lain.
“Pa ica sudah dirumah, tapi dia akan menginap dirumah temannya”
“Syukurlah” ucap mereka serempak.
“Coba telfon yaz, tanyakan temannya yang mana agar papa semakin yakin dia aman”
Iyaz menganggukkan kepalanya dan segera menekan nomor adiknya tapi nomor tersebut tidak aktif.
“Gak aktif pa. Sudahlah yang terpenting ica sudah aman, mungkin ada masalah sama temannya makanya buru-buru balik.”
“Mungkin.”ucap galih. “Oh iya yaz, coba hubungi Alex dan suruh dia menjaga ica sementara kita menghabiskan waktu sampai lusa” lanjutnya.
“Sialan banget tu cowok, aku yang incar dari dulu tapi dia yang dapatin”umpat bagus ketika mendengar nama Alex dari mulut galih.
“Alex pengusaha muda sekaligus pacarnya ica ya lih?” Tanya Ratna.
“Iya”
Iyaz menghubungi Alex dan menyampaikan pesan papanya. Syukurnya Alex menyanggupi permintaan galih.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.