
Selamat membaca!!
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
•
•
•
•
Pagi yang cerah untuk memulai aktivitas. Hari ini, hari pertama masuk kuliah setelah melewati ospek selama seminggu.
Hari yang sudah ditunggu para maba yang ada di universitas itu, termasuk ica. Ica sudah bersiap dan sangat bersemangat, terpancar dalam raut wajahnya.
Ica berangkat bersama iyaz dengan mobilnya. Semenjak kuliah galih menjual motor iyaz dan menggantinya dengan mobil sesuai dengan permintaan iyaz.
Sebelum berangkat kuliah iyaz menjemput kekasihnya Oliv untuk berangkat bersama dirinya dan ica. Selama diperjalanan hanya keheningan yang ada antara mereka bertiga.
Sesampainya mereka di kampus, iyaz langsung memisahkan diri dari Oliv dan ica karena kelas pertama nya akan dimulai. Sedangkan ica dan Oliv menuju perpustakaan terlebih dahulu, karena kelas pertamanya dimulai satu jam setelahnya.
Perpustakaan
“Perpustakaannya bagus, jadi nanti kalo ada tugas kita kerjakan disini saja” ujar Oliv
“Tentu... gak sabar mengikuti kelas hari ini.”
“Begitupun aku”
Setelah melihat-lihat buku yang berhubungan dengan akuntansi, saatnya mereka keluar dari perpustakaan untuk mengikuti kelas pertamanya.
Kelas
Oliv memperhatikan ruangan yang penuh dengan para senior, ia heran kenapa para senior ada di kelas itu setahunya mata kuliah itu hanya untuk semester awal.
Semua keheranan Oliv terbayar begitu melihat tatapan memuja para senior ketika melihat ica masuk tanpa mempedulikan tatapan mereka dan sibuk mencari tempat yang kosong. Setelah menemukan tempat yang kosong untuk dirinya dan Oliv, ia menarik Oliv untuk duduk.
“Waah.. bidadariku yang cantik dan mempesona”
__ADS_1
“Humm.. wanginya semerbak”
“Makhluk indah dan sexy”
Itu semua ucapan kekagumanan para senior pada ica dan di dengar oleh Oliv.
“Jadi seleb kampus yaa ca” bisik Oliv
“Sudahlah liv, aku mau kuliah bukan jadi seleb”
“Baik tuan putri”
Dosen masuk kedalam kelas, membuat seisi kelas mulai diam. Dosen yang melihat keseluruhan isi kelas hari ini yang mengikuti mata kuliahnya kebanyakan para senior, mulai bertanya pada mereka : kenapa kalian mengambil mata kuliah ini lagi?
“Kami hanya mencari nilai yang sempurna pak” jawab salah seorang senior yang berada dikelas.
Mendengar jawaban itu membuat dosen senang, ia pikir itu benar adanya tapi kebenarannnya hanya para senior yang tau. Kelaspun dimulai.
Satu jam kemudian kelaspun dibubarkan, ica buru-buru menarik tangan Oliv untuk keluar kelas karena ia tidak mau terjebak dalam kerumunan para buaya, eh maksudnya para senior.
“Aduh... kalo mau narik bilang dulu.. hampir aja tersungkur”
“Iya, sabar”
Oliv mengeluarkan hp nya dan mulai menghubungi iyaz. Sedangkan yang dihubungi lagi sibuk dengan teman-temannya..
📞Tut... tut...📞
“Sayang dimana? Sibuk??”
...........….........
“Ya sudah kita kesana”
Oliv mematikan telfonnya.
“Gimana kata kak iyaz?”
“Dia ada di sekitar sini lagi nongkrong sama teman-temannya. Kita kesana aja”
__ADS_1
“Ya sudah yuk”
Mereka menelusuri taman yang ada disekita falkutas ekonomi, dan melihat segerombolan laki-laki yang sedang duduk ditangga dekat teman. Didalam segerombolan itu terlihatlah iyaz yang ketawa-tawa. Oliv dan ica menghampiri gerombolan tersebut.
“Hai... salam senior” ucap Oliv dan ica serentak
“Halo cantik.. ada apa?” Tanya salah seorang disana.
“Mau perlu dengan kak iyaz, bisa kami pinjam” ujar ica sopan.
“Oh.. iya boleh. Tapi kalo boleh tau siapa nya ya?”
“Adik gue bro. Duluan ya” jawab iyaz meninggalkan teman-temannya, tetapi ada seseorang yang mengikutinya lebih tepatnya mengikuti ica.
“Tunggu yaz” kata Rangga
“Apa nga”
“Boleh ngomong sama adikmu sebentar saja”
“Tanya langsung aja” kata iyaz melihat ica. Dan hanya dibalas anggukan oleh ica. Melihat jawaban itu iyaz dan Oliv memilih meninggalkan mereka.
“Antar kepikiran nanti kalo udah siap, gue tunggu disana” teriak iyaz yang terus berjalan bersama Oliv.
“Ada apa kak?”
“Jangan panggil kakak, panggil mas aja” ucap Rangga. “Oh ya Nafisa, bisa minta nomor hpmu?”lanjutnya
“Panggil ica aja mas”sahut ica. “Boleh mas, mana hpnya?”
Rangga menyerah hpnya pada ica, dan ica pun menekan angka pada hp Rangga. Setelah selesai dikembalikannya kembali, dan meminta pamit, tentu saja ditemani oleh Rangga karena sudah berjanji pada iyaz serta keinginannya sendiri.
Setelah mengembalikan ica pada iyaz, Rangga pamit undur diri. Sedangkan iyaz, ica dan Oliv memilih meninggalkan kampus guna mencari makan siang mereka. Selesai makan siang mereka pulang kerumah, terlebih dulu mengantar Oliv baru pulang kerumah papanya galih.
*****
Jangan lupa like dan vote ya☺️
Terimakasih
__ADS_1