Kekuatan Hati Wanita

Kekuatan Hati Wanita
gelisah


__ADS_3

sejak perkenalan hari itu ku tak lagi mendengar kabarnya hingga suatu hari ada SMS masuk dari nomer yang tak aku kenal ternyata itu dari pria itu dia tahu nomerku dari sahabatku .


namanya Reza dia lulusan Universitas Negeri Semarang orangnya mudah bergaul buktinya sejak dia tahu nomer telfon ku selalu setiap hari tak ada yang sunyi dari SMS dan candaan dia.


karena terbiasa lambat laun mulai tumbuh rasa dalam dirinya hingga suatu hari saat ku berkunjung kembali ke desa tanpa tunggu lama dia datang untuk menyapaku dan biasa basa basi a i u e o seterusnya sering candaannya itu buat aku gemes banget .


ah sudahlah setidaknya ada dia yang bisa ku jadikan pelarian atas kekecewaan hatiku dan kesepian ku karena tak ada Kharis maupun Arya di setiap hariku kini .


saat ku kembali ku rumah Bu Riska sengaja aku tak memberi tahu Reza takut nya dia malah main kesini dan mengajak aku bergadang lagi ,karena jujur walaupun bibirku tersenyum saat bercanda dengan Reza tapi kesunyian ku tak bisa terobati .


taksi sudah datang saatnya aku pamit pada ibu dan bapak saat ku bersalaman dengan beliau bapak menitipkan salam untuk semua di sana sedang ibu menitipkan hati anaknya agar selalu ku jaga dan semakin kuat ,di saat itu air mata ku berlinang karena batin seorang ibu itu tajam walau pun aku tak pernah bercerita tapi beliau paham betul dalam hati kita πŸ’—πŸ’—πŸ’—ibu bapak .


taksi mulai menggerakkan rodanya dan dan saatnya ku kembali lagi kuat aku harus kuat itu tekad ku di simpang jalan ku melihat Reza melambaikan tangan padaku sambil mengepalkan tangannya lalu menggerakkan ibu jari dan telunjuk yang membentuk πŸ’— you ,aduh anak ini sambil di iringi tawa khas dia .


ok ku menuju kamar k u ku hentikan langkahku saat ku mendengar letusan balon 🎈 seketika ku berteriak sambil lari turun tangga ku tengok suara apa tadi hingga ku dengar suara tertawa kecil Radit yang sembunyi di balik kursi dekat tangga ,ku pura pura tidak tahu supaya Radit tersenyum bahagia .


Radit ingin mengejutkanku dari belakang ku pura pura tak tahu padahal ku bisa melihat dari cermin yg ada di tembok di sana ku juga melihat Kharis jongkok di belakang Radit .


baik lah ku ikuti permainan mereka sampai Radit merasa puas setelah selesai main main ku menuju kamar ganti pakaian ku rebahkan tubuhku di atas kasur ku periksa hp ku di sini ada panggilan masuk dan biasa itu dari Reza .

__ADS_1


ku telfon balik dia kami bercanda hampir 15 menit lalu ku turun ke bawah ku cari Bu Riska untuk menyampaikan salam orang tuaku .


saat turun tangga ku berpapasan dengan Kharis sekilas ku tatap wajahnya diapun menatapku lalu kami berlalu tanpa ada kata kata yang istimewa kami jadi kaku setiap bertemu ku ingin hilangkan perasaan ini tapi canggung nya aku harus aku buang perasaan ini itu tekad ku.


Bu Riska ada di belakang rumah sedang merapikan taman hias beliau ,ku hampiri dan ku sampaikan salam orang tuaku dan beliau juga bertanya tentang keadaanku ku katakan baik saja lalu di pegang pundak ku dengan kedua tangan nya .


"kuat nak harus kuat kalau memang jodoh pasti bersatu,kalaupun bukan jodohmu semoga kan kau dapatkan ganti yang lebih baik lagi ".nasehat Bu Riska


ku tundukkan kepalaku genangan air mataku mulai jatuh di ujung jempol kakiku lalu Bu Riska memelukku dan menguatkan ku .


ku masuk ke dalam rumah ku hapus genangan air di mataku agar tak terlihat merah ku pakai tetes mata untuk menyembunyikan merahnya .


"nak kenapa matamu jadi merah seperti habis menangis kamu baik baik kan nak ".


lalu Bu Riska menjawab


"oh ini tadi saat membantuku Zainab tak sengaja kejatuhan dahan dan mungkin kemasukan debu saat di belakang ".


untung ada Bu Riska sedang Kharis hanya diam saat melihat nya lalu pak Andi bertanya pada Kharis tentang keputusannya menikah dengan gadis pilihan mamanya itu.

__ADS_1


"saya saya bingung yah gimana ini aku sendiri belum mengenal betul sifat dan kebiasaan gadis itu kalau menurut ayah bagaimana ".jawab Kharis dengan memasang wajah memelas .


"kalau menurut ayah sih jangan terburu buru menikah jalani saja dulu sebagai pacar nanti dengan berjalannya waktu kamu akan tahu pantas tidak dia singgah di hatimu".jawab pak Andi memberi saran .


saat mendengar mereka membahas hal itu dada ini rasanya penuh dan ingin rasanya lari dari situ .


tiba- tiba Radit menjerit ketakutan entah apa yang telah terjadi ku berlari menghampiri bocah kecil itu ku gendong dan ku tanya


"ada apa Radit sayang kenapa ".


Radit pun menjawab


"itu kak Zain ada kecoa masuk di mobil mainan ku Radit takut kak ".sambil menangis dia menggenggam erat tanganku .


"oh cuma kecoa gak apa -apa sayang ini gampang kok Radit harus berani laki -laki harus kuat coba kak Zain ajari cara membuangnya ".ku ajari bocah tampan ini cara mengusir kecoa .


ku ambil sapu lalu mobil yang di masuki kecoa itu aku balik agar kecoa mau keluar setelah kecoa terlihat merayap keluar langsung aku pukul sapu dan ku buang ke luar .


melihat itu Radit jadi tahu dan mengerti kalau nanti ada sesuatu jangan langsung nangis cari cara yang mudah saja .

__ADS_1


__ADS_2