
ku teruskan langkahku mengambil air minum di situ ada ibu yang menghampiriku .
"nduk mau makan di mana di sini apa di kamar bersama suamimu ?kamu harus belajar jadi istri yang Sholehah agar pernikahan ini menjadi berkah buat kamu nduk ".
ku hanya mengangguk karena rasanya canggung berdekatan dengan Reza di kamar .
siang pun berganti sore dan berganti malam .akhirnya detik detik yang aku takutkan datang .
malam hari sudah larut saat nya tidur sedang Reza yang dari tadi masih menemani teman temannya yang datang sembari mengucapkan selamat .
ku yang tak tahan sudah mengantuk dan capek izin tidur dulu ada teman Reza yang bercanda.
"za ay ooo itu istrimu sudah mengajakmu ke kamar ,oh za kamu sudah minum ginseng belum hhhhh".
hah ginseng memang buat apa juga .
"hah biar kuat kamu jan mau bertempur jangan sampai gak bisa gol hhhh".
__ADS_1
aduh kata kata temen nya itu bikin aku merinding .
ku berlalu menuju kamar dan ku usahakan agar tertidur biar nanti aku selamat .
jam menunjukkan pukul 23 .30 wib tapi aku belum juga mengantuk aduh gimana ini lalu terdengar langkah seseorang dari luar dia mulai membuka pintu dan masuk .
Reza siapa lagi dia berganti pakaian lalu duduk di kursi dekat ranjang ,ku pura pura menutup mataku agar aku selamat .
namun karena hanya pura pura jadi dia tahu saat ku usaha membuka mataku sedikit ternyata dia tahu dan tersenyum melihat tingkahku sambil mencubit pipiku .
"auch ... sakit tahu ".
ku mengangguk tapi aku belum siap za..
"Zain aku janji tak akan menyakitimu ayo kita menikmati surga bersama ".
ku gelengkan kepala rasa takut masih sama ku rasakan .
__ADS_1
lalu Reza izin mencium pipi ku ku izinkan sekali cium dua kali tiga kali kok ciumnya semakin dalam aduh ku menoleh dan ternyata saat ku menoleh dia malah mencium bibirku .
oh rasanya kok aneh za aku seperti mangsa buat Reza malam ini dia memainkan bibirnya di semua sudut wajahku .
di bibir adalah tempat favoritnya ku hanya mematung diam saat dia menggigit bibirku tanpa ada perlawanan debaran dadaku terasa makin kenceng aduh gimana ini .
sedang Reza dia asyik menyusuri setiap ruang wajahku keningku ,pipiku ,bibirku,daguku hidungku semua habis tak tersisa .
kedua tangan nya yang menggenggam kepala ku mulai turun memegang pundakku lalu semua berjalan begitu saja kami melalui malam ini dengan belajar bagaimana jadi dewasa .
namun di saat Pucak setelah semua yang kami lakukan serasa kami berdua melayang dan rasanya sudah tak terkendali lagi .Reza mulai melepas bajunya dan giliran dia melepas bajuku .
husss tunggu aku mau ke kamar mandi dulu dan di saat di dalam kamar mandi ku atur nafasku dan ku ingin buang air kecil ku buka pakaian ku yang bawah .
oh tidak oh tidak ku berkata sedikit keras ternyata Reza dengar dan tanya kenapa lalu ku keluar dengan wajah ingin tertawa dan.....
kenapa " lalu ku bisikkan di telinganya
__ADS_1
"sabar za aku ada tamu yang tak di undang "
mendengar itu haah