Kekuatan Hati Wanita

Kekuatan Hati Wanita
reza


__ADS_3

setelah pak Andi bertanya padaku aku berfikir sejenak


"oh ini pak sepertinya saya kenal dengan pemuda ini dari motor yang di kendarai seperti pemuda dari kampung saya pak ,makanya saya ingin memastikan kebenarannya".jawabku dengan jujur.


lalu pak Andi mengajakku duduk di luar kamar ICU nanti kalau sudah boleh membesuk saya di suruh memastikan agar segera bisa di hubungi keluarganya .


setelah beberapa jam akhirnya sudah selesai operasinya dan setelah dokter mengizinkan aku masuk untuk memastikan ku segera melihat benar tidaknya .


dadaku berdebar kencang ku kuatkan diriku ku buka pintunya dan dari kejauhan sudah terlihat kondisinya ku mendekat semakin mendekat dengan perasaan tak karuan ku melihat pemuda yang berbaring itu .


dan benar saja kakiku langsung lemas ku duduk di lantai ku kuatkan tubuhku untuk bangkit karena yang aku lihat benar itu Reza ,lalu dengan segera ku hubungi bapak dan ibu agar mereka memberi tahu keluarga Reza .


setelah cukup lama ku menunggu capek juga lalu ku pergi ke kantin ku beli makanan dan minuman sedang pak Andi yang juga sudah lelah beliau pamitan pulang dulu .


ku di tinggal di sini sendirian


"jangan cemas nak dia baik -baik saja aku mau pulang dulu nanti kesini lagi ya gak apa - apa kan ".tanya pak Andi

__ADS_1


saat ku berdiri di dekat jendela ku lihat ada ibu dan BPK yang sedang mencari anaknya ku lihat cemas dan kwartir sikap mereka lalu ku tanya .


"ibu bapak mohon maaf sebelumnya apa kalian keluarga Reza pemuda yang berbaring di dalam ".tanyaku


"oh ia nak kami keluarganya ,bagaimana keadaannya nak ?dia baik -baik kan ".ibu itu memastikan .


"oh ya Bu syukurlah dia sudah baik -baik baru saja dokter selesai operasi karena ada luka kecil di wajahnya tapi kata dokter sudah aman ".kataku menenangkan beliau .


lalu ku ajak mereka melihat dari balik jendela kamar betapa khawatirnya mereka , lalu mereka bertanya siapa namaku kok bisa tahu nama anaknya .


saat ada dokter yang mau memeriksa Reza ibu itu minta izin untuk masuk melihat keadaan anaknya ,setelah dokter mengizinkan mereka berdua masuk .


dan sebelumnya ku pamit pulang dulu karena baju juga sudah lusuh dan capek rasanya .


sesampainya di rumah ku baringkan tubuhku sambil melihat hp ternyata saat hp ku non aktifkan banyak panggilan masuk dari Arya .


mau ku telfon tapi ku capek biar nanti sajalah selesai istirahat .

__ADS_1


betapa lelahnya hari ini semoga lelahku akan menjadi berkah buatku ,mataku terpejam namun anganku melayang entah kemana.


ku Titi lagi hariku seperti air mengalir tanpa arah di mana ada genangan di situlah aku berlabuh entah sampai kapan kehidupan seperti ini akan berubah .


kadang ku ingin menjerit namun apa arti ,ingin aku lari namun kakiku terikat ingin aku pergi namun tanpa tujuan perasaan bosan menghinggapi hatiku saat ini.


kapan cahaya terang datang padaku hingga bisa membuat ku melihat betapa indahnya dunia dengan macam -macam warna .


saat ku melamun tiba -tiba ku dengar suara benturan kaca di depan ,ku berlari untuk memeriksa dan ternyata itu suara orang yang terjatuh karena kepeleset dan orang itu Kharis .


sungguh rasa ingin tertawa namun takut dosa


"hhhh Kenapa kamu kok tiduran di situ kayak anak kecil saja ".ejekku karena tak tahan ingin tertawa.


dia tidak menjawab hanya cemberut dan mengerutkan dahinya sepertinya dia ngedumel tapi ku tak jelas bicara apa dia .


lalu ,,,,

__ADS_1


__ADS_2