
Jantungku berdetak kencang setelah melihat kejadian waktu itu rasanya ingin ku utarakan semuanya kepada orang tuaku tapi sepertinya mereka tidak akan percaya atas apa yang ku katakan kalau tidak ada bukti nyata ,mengingat ayah Saipul adalah seorang yang Arif di daerahku .
"Baiklah biar kupendam dulu semuanya sampai nanti ku dapat buktinya "
Dua Minggu telah berlalu tanpa ada yang bisa ku lakukan tiba-tiba ku ingat Kharis diakan bisa membantuku untuk mencari bukti terhadap Saipul pria brengsek itu.
"kring kri,,,Ng kri,,,,,Ng"
Ku telpon Kharis yang pada saat itu masih mengikuti latihan olah raga sepak bola ,otomatis telponku tak di respon ,setelah hampir satu jam hpku berdering tanda ada telpon masuk kuangkat hp itu ternyata itu dari Kharis yang menelpon ku ulang
"hallo maaf tadi tidak menjawab telponnya habis aku masih latihan"
"oh Ndak papa "jawabku
"ada apa kok tumben telpon apa ada masalah "tanya Kharis
"Ndak cuma itu aku mau minta tolong boleh Ndak "
__ADS_1
"apa tolong apa kalau tidak sulit boleh " jawabnya sambil menggodaku seperti biasa.
ku jelaskan apa yang ingin aku lakukan terhadap Saipul pada Kharis dan dia pun menyetujuinya ,katanya ok besok kita kerumah mu nanti aku antar.
Pagi pun datang ku mulai bersiap untuk pulang tak lupa pamitan dulu pada Bu Riska .dan sesegera mungkin ku berangkat .
"tit tit" suara klakson mobil Kharis. diapun turun bersalaman dengan Bu Riska lalu kami langsung berangkat .
Dalam perjalanan kami mengatur strategi untuk mengintai Saipul dan kamipun akhirnya mendapatkan ide ,semoga ini akan membuahkan hasil .
Mereka mempersilahkan masuk dan duduk ,aku pun berlanjut untuk membuat minuman dan makanan kecil
karena sejak tadi kami tak berhenti untuk mengisi perut.
setelah kami selesai makan langsung ku minta izin untuk pergi jalan -jalan sambil lihat pemandangan di sekitar rumahku yang masih asri .
kaki kami melangkah keluar menuju sawah -sawah siapa tahu Saipul ada di situ ,dan benar juga dia ada di sini sedang memancing ikan .
__ADS_1
"Hai pul "sapa Kharis
Saipul pun menjawab sapaan Kharis ,kami mengobrol lumayan lama sampai akhirnya ku merasa letih ku izin duduk di pos sawah ,dan mereka pun tetep ngobrol entah tentang apa .
setelah lama mengobrol mereka mendatangi ku dan mengajak aku pulang di tengah perjalanan ku ingin ke toilet dan bener saja toilet nya masih jauh .ada sih tapi jorok tak ada penutupnya setelah ku temukan toilet ku langsung berlari .
Saipul yang mengetahui itu langsung menyusulku dia pura pura juga ingin ke toilet melihat gelagat Saipul Kharis pun mengikutinya .
Darah Kharis serasa mendidih melihat yang di lakukan Saipul diam -diam dia mengintip ku dari lobang pintu toilet itu yang kebetulan memang agak rusak di rekamnya setiap gerakan Saipul yang berusaha mengintipku .
setelah dapat gambar Saipul Kharis pun batuk -batuk kecil saipul pun langsung terperanjat mendengar Kharis memanggil namaku dari balik semak .
Saipul yang pada saat itu ketahuan pura -pura ingin membuang binatang yang ada di pintu toilet itu ,aku pun senyum kecut kepadanya.
Kharis bercerita tentang kejadian tadi dan di tunjuk kan rekaman perlakuan Saipul tadi ,hati langsung panas seketika melihat rekaman dari hp itu .kok ada orang seperti ini heran aku kapan matinya za ,ku menggerutu sambil melihat hp Kharis .
Tapi ini belum cukup bukti Lo buat menuduh Saipul kata Kharis sambil mengingatkan agar aku hati-hati dengan Saipul .
__ADS_1