Kekuatan Hati Wanita

Kekuatan Hati Wanita
malaikat kecilku


__ADS_3

selesai acara keluarga dari mas Reza pamit pulang tak lupa pesan mertua ku di suruh ya hati hati jaga cucunya ,ku mengangguk sambil ku cium tangan beliau,lalu Bu Riska dan keluarga pamit beliau menciumku tanpa kata namun aku mengerti ungkapan itu .


tinggal kami dan sanak saudara dekat yang bergadang ku merasa mengantuk lalu ku masuk kamar istirahat dari balik tembok samar samar ku mendengar percakapan mereka .


ku tertawa mengingat kejadian tadi 🀭🀭🀭 kok bisa ya...


mas Reza masuk kamar dan seperti biasa memanjakan ku ,ku bersyukur punya suami yang baik dan punya mertua dan keluarga yang sayang sama aku beruntung sekali aku .


kehamilanku mulai membesar menginjak 7 bulan ku mulai persiapkan semuanya mulai dari rencana lahiran sampai baju buat si kecil mulai ku persiapkan .


kami semua antusias menyambut buah hati kami ,mas Reza selalu kerja keras apa lagi ini untuk anaknya dia lebih semangat lagi .


setiap hari berangkat pagi pulang malam jam 20 .00 wib rasa capek selalu itu keluhannya ku jadi tak tega melihatnya ,terkadang ku nasehati agar tidak terlalu memaksakan diri .


namun jawaban selalu sama ingin membahagiakan ku dan calon anaknya .


detik detik kelahiran anak kami ke dunia hari ini ku rasakan mules di perut ditandai ada bercak darah di celanaku ku tanyakan ibu ,beliau menyarankan segera pergi ke rumah sakit .

__ADS_1


dan benar saja mas Reza segera melajukan mobilnya sampai di rumah sakit rasa mules di perutku semakin kencang dan sering ku tak kuat sakit sekali rasanya .


tak bisa di katakan dan mungkin ini adalah seribu sakit jadi satu .


"auch sakit auch sakit aku tak kuat auch tolong ini sakit sekali "


ku meronta kesakitan peganganku pada mas Reza semakin kuat saat sakit melanda.


cakaran ku di tangan mas Reza semakin mendalam ku sadar sudah mencakar dan mencubitnya tapi mau apa lagi ini sebagai hukuman karena dia sudah menitipkan benihnya ke aku .


kurang lebih 6 jam ku mengalami penderitaan itu sampai saatnya bayiku lahir ku tak kuat dan tak tahan rasanya namun bayangan senyum kecil bayi membuatku bersemangat mengeluarkan anakku .


ku sempat tertidur sejenak setelah masa itu namun dokter membangunkan ku .


"jangan tidur ibu ,ibu harus melihat anaknya dulu "mas Reza lalu mengumandangkan adzan dan Iqamah di telinga si kecil lalu air susu pertamaku mendarat di bibir kecilnya .


rasanya aneh geli campur gimana ya..

__ADS_1


ku bahagia akhirnya ku berhasil menjadi seorang ibu dan di karuniai seorang putra ,wajahnya banyak yang mirip aku wajah mas Reza hanya di bibirnya saja tipis tapi merekah .


setelah di rasa sehat kami di izinkan pulang saran dokter imunisasi dan jaga kebersihan asi ekslusif harus di berikan .


semua menyambut bayiku dari sanak keluarga besar semua datang ingin melihat bayi kecilku .


saat malam pun tiba ku menyusui anakku di kamar setelah seharian ku di kerumuni keluarga .


mas Reza membantuku dan candaannya selalu tak lupa "wao punyamu sekarang makin besar sayang makin yahud dan mantap tentunya boleh kah ku coba sedikit saja kelihatanya enak tuh anak kita saja lahap ".


dia tertawa sambil mencubit ku ku canda in saja sekalian


"ah ia mas rasanya nikmat sekali saat anak ini menyedot milikku ini ACH nikmat ,ku lirik mas Reza dia penasaran lalu ku teruskan saja ACH nikmat lagi kalau itu mulutmu yang mengisap nya "


hhhhh sama sama gila kita


******

__ADS_1


Ayo kakak dukung aku tinggalkan like yaaa agar makin semangat .πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2