
setelah melalui hari ini dengan lancar aku senang semua tugasku telah selesai dan mendapat hasil yang memuaskan dan lagi tentang Radit anak ini sangat menggemaskan dan membuatku tertawa sendiri kala mengingat kejadian tadi pagi .
ku duduk di ruang tamu sambil menikmati semilir angin dari luar kriiiiing kri......Ng Kri .....Ng hp ku bunyi ku bergegas mengambilnya ku angkat telfon itu ternyata dari ibu dan bapak .
"assalamu'alaikum nak "
"walaikum salam bapak apa kabar ,ada apa kok tumben telfon ,semua baik baik kan ? sehat kan "tanyaku .
"Alhamdulillah semua baik maaf kalau ibu bapak mengganggu ini mau minta kamu pulang dulu besok ,bisakan ?.
"ya bapak besok aku langsung ke rumah saat pulang dari kuliah "
"ya sudah jaga diri baik baik jangan lupa sampaikan salam kami pada Bu Riska dan pak Andi".
"enggeh bapak ".
__ADS_1
ku tutup pembicaraan ku tanpa ku sadar ada Bu Riska duduk di kursi sebelah ku .
beliau bertanya ada apa kok mereka telfon .
ku jawab kalau aku di suruh pulang dulu lalu Bu Riska menduga ,mungkin mereka ingin membicarakan persiapan pernikahan ku nanti .
saat Bu Riska berdua bersamaku lalu pak Andi datang bergabung dan beliau juga sempat mendengar pembicaraan kami .
lalu pak Andi bilang kalau masalah biaya mulai dekor aksesoris,dan semuanya itu pak Andi yang menanggung sebagai tanggung jawab beliau sebagai ayah angkat ku .
sungguh aku tak bisa berkata apa-apa selain mengucapkan syukur dan berdoa semoga mereka selalu di beri Rohmat dari tuhan air mataku tak bisa di tahan saat Bu Riska tiba -tiba mengusap rambutku dan memelukku .
"Bu aku juga mau berterima kasih atas segala yang ayah dan ibu lakukan pada ku selama ini sungguh sampai kapan pun ku tak bisa membalas semua ini ",pelukku semakin erat .
lalu pak Andi mengusap punggung kami berdua untuk menenangkan kami .
__ADS_1
dan Bu Riska juga bilang saat memeluk ku beliau tak ingin aku sampai menganggap rumah ini bukan miliknya beliau ingin aku tetap menganggap rumah ini adalah rumahku juga .
dalam artian aku tak boleh melupakan semua yang ada di sini di kala aku sudah punya keluarga sendiri .
"ma... pa.... kak Zain ..ada apa ini kok kalian semua menangis "tanya Radit yang baru turun dari kamar .
"oh gak apa apa sayang ini kak Zain mau menjenguk orang tuanya "Bu Riska .
"oh ku kira ada apa .ma..... pa...... andai saja kak Zain menikah dengan kak Kharis mungkin ini tak kan terjadi ya ma ... pa....." Radit.
"sayang jodoh ,rezeki ,dan umur manusia tak kan bisa tahu hanya tuhan yang tahu dan maha berkehendak "Bu Riska.
Kharis berdiri memperhatikan dari atas balkon dia dengar semuanya dua hanya diam dan termenung .ku tengok kan kepala ku ke atas ternyata ada Kharis di situ .
sudah sudah semua ayo kita makan aku sudah lapar kebetulan aku tadi pesan grab food dan itu sepertinya sudah tiba .
__ADS_1
Kharis segera turun untuk membuka pintunya karena dia tak ingin mengganggu momen momen seperti ini ,jadi dia yang menerima pesanan itu .
dan seperti biasa bayar lewat aplikasi .