Kembalinya Sang Ratu

Kembalinya Sang Ratu
1. Awal Segalanya [Revisi]


__ADS_3

Chapter 1


Awal segalanya


Wanita itu menghembuskan nafasnya pelan


Tok Tok Tok


"Masuk." ucap wanita tersebut.


"Xiu Ya!" panggil dua orang tersebut.


"Oh...Su Yan, Zhong Hu, Ada apa?" tanya wanita bernama Xiu Ya tersebut kepada dua orang dihadapannya yang tak lain adalah sahabatnya.


"Yah...kami hanya ingin melihatmu sebelum kau melakukan ujian kelayakan." ucap wanita bernama Su Yan sembari tersenyum hangat.


Pria bernama Zhong Hu mengangguk.


Xiu Ya tersenyum hangat, 'betapa bahagianya diriku memiliki mereka sebagai sahabatku.' batinnya senang


"Baiklah Xiu Ya, kau sudah siap?" tanya Zhong Hu dengan wajah khawatirnya.


"Ya, tolong jaga tubuhku. Sudah waktunya." ucap Xiu Ya sembari melihat ke atas langit.


Xiu Ya membaringkan tubuhnya di kasur, kemudian menutup matanya.


"Semoga beruntung Xiu Ya." ucap Su Yan dan Zhong Hu serempak.


Xiu Ya tersenyum kecil, setelahnya Xiu Ya memulai ujian kelayakan untuk menembus kultivasinya di Alam Kaisar tingkat 5 ke Alam Penguasa.


Setelah beberapa saat, Xiu Ya menjadi mati suri. Hal tersebut dikarenakan jiwa Xiu Ya sedang melakukan ujian kelayakan. Karena hal tersebutlah yang mengakibatkan tubuh si kultivator yang melakukan ujian kelayakan harus dijaga dengan hati hati. Jika terganggu sedikit, maka akan mempengaruhi ujian kelayakan yang dilakukan jiwa sang kultivator.


Di lain sisi, Su Yan mengeluarkan 360 jarum dari cincin ruangnya.


"Dengan ini, kultivasinya akan terkunci." ucap wanita yang tidak lain adalah Su Yan.


"Ayo cepat kita lakukan." ucap Zhong Hu tersenyum licik.


Dalam sekejap, 360 jarum menusuk setiap titik terpenting bagi seorang kultivator. (Namanya apa ya? An lupa. Tolong An readerrrsss)


"Selesai." ucap Su Yan tersenyum licik.


Tubuh mati suri Xiu Ya bergetar hebat selama beberapa saat sebelum kemudian Xiu Ya muntah darah.


Uhuk


"Ap-apa yang-" Xiu Ya sadar kemudian melihat ke arah Zhong Hu dan Su Yan. Betapa terkejutnya ia melihat seringai kemenangan kedua sahabatnya.

__ADS_1


"Oh? kau sudah bangun Xiu Ya?" tanya Su Yan sembari terkikik geli.


"Ap-apa kalian yang-" belum selesai Xiu Ya berbicara, Zhong Hu memotongnya.


"Langsung saja, berikan kepada kami kitab "itu" Xiu Ya." ucap Zhong Hu.


"Kitab apa yang kalian maksud?" tanya Xiu Ya masih shock akan apa yang dilihatnya.


"Jangan pura pura tidak tau. Apa kau sekarang menjadi pelupa?" cibir Zhong Hu.


Xiu Ya mengepal tangannya keras hingga berdarah, "Jadi kalian melakukan semua ini demi kitab itu?!" ucap Xiu Ya tajam.


"Anggap saja begitu." ucap Su Yan dengan nada mencibir.


"Aku tak akan memberikan kita itu pada kalian!" teriak Xiu Ya marah.


"Kau..." Zhong Hu menunjuk Xiu Ya kesal.


"Cepat berikan pada kami!" Su Yan menerbangkan Xiu Ya hingga luar.


Tiba tiba langit mulai menggelap. Sedetik kemudian petir petir mulai turun ke daratan.


Ctarrr Ctarrr


"Tidak! tidak akan kuberikan pada kalian!' teriak Xiu Ya marah.


Setelah mendengar ucapan Su Yan Xiu Ya terdiam sejenak, beberapa detik kemudian dia tertawa keras seakan merendahkan dua orang dihadapannya.


Kedua orang dihadapannya menjadi jengkel dan kehilangan kendali atas emosinya.


Bugh


Zhong Hu menendang perut Xiu Ya.


Uhuk


Seteguk darah keluar dari mulut Xiu Ya.


"Tidak perlu mengotori kaki mu Zhong Hu." ucap Su Yan yang sudah mengembalikan kontrol emosinya bergelayut manja di lengan laki laki itu.


"Kau benar Yan'er....aku terlalu berlebihan." ucap pria tersebut yang tak lain adalah Zhong Hu jijik.


"Kau masih belum menyerah Xiu Ya?"


Xiu Ya terdiam kemudian menutup matanya, 'Ah....tak pernah kubayangkan bahwa kedua sahabatku akan berkhianat....' batinnya kecewa.


"Xiu Ya!" teriak Su Yan marah karena merasa diabaikan.

__ADS_1


Xiu Ya membuka matanya, "Kau! tidak pantas menyebutkan nama ratu ini." ucapnya sembari menyeringai.


"Kamu!" wajah Su Yan sudah berwarna merah karena marah.


"Posisi mu sudah diambang kematian! Serahkan kitab itu!" teriak Zhong Hu.


Walau wajah Xiu Ya terlihat tenang, namun hati Xiu Ya dipenuhi kemarahan yang dalam hingga ketulang tulangnya.


Ini semua berawal dari ke tidak sengajaannya menemukan kitab ini. Kitab yang membantunya mencapai puncak dunia. Sungguh lucu, sahabatnya sendiri, sahabat sematinya sendiri, menkhianatinya, hanya demi satu kitab. Xiu Ya menggertakan giginya.


Seiring kemarahan memuncak Xiu Ya, langit terus menerus menurunkan petir nya. Seakan akan langit tau kemarahan Xiu Ya.


Xiu Ya menghela nafasnya kemudian menatap tajam Su Yan dan Zhong Hu, "SU YAN, ZHONG HU! JIKA KEHIDUPAN SELANJUTNYA ITU NYATA,


AKU BERSUMPAH, RATU INI BERSUMPAH, XIU YA BERSUMPAH ATAS NAMA LANGIT DAN BUMI AKAN MEMBERIKAN RASA SAKIT ABADI KEPADA KALIAN!" teriak Xiu Ya lantang.


Suara petir terus menggema mendampingi setiap kata yang terucap dari Xiu Ya.


Ctarrr Ctarrr Ctarrr


Su Yan dan Zhong Hu merasa dingin di hatinya


"KURANG AJAR!" teriak Su Yan yang sudah dibutakan api kecemburuan dan kemarahan.


Zhong Hu segera mengeluarkan teknik terkuat miliknya, bersiap membunuh Xiu Ya.


Xiu Ya tersenyum jijik kemudian menjatuhkan tubuhnya ke jurang.


"Zhong Hu! Jangan biarkan dia jatuh!" teriak Su Yan.


Namun apa daya, hal tersebut sudah terlambat.


Xiu Ya menutup matanya mengulang setiap peristiwa bersama Su Yan dan Zhong Hu.


Tanpa disadari, air mata Xiu Ya menetes.


Xiu Ya memiliki julukan di dunia pendekar yaitu, "Sang Ratu Yang Mendominasi". Bakat Xiu Ya sangat menentang langit. Pada umurnya yang kurang dari 20 tahun sudah mencapai Tingkat Raja dan menjadi pendekar pedang, umur 25 tahun mencapai Tingkat Kaisar dan menjadi tokoh paling disegani, pada umur 30 mencapai hati pedang, umur 35 tahun mencapai puncak dunia, umur 40 tahun penguasaan penuh terhadap pedang, umur 50 tahun menyempurnakan 10 teknik, jurus beladiri, dll. Umur 100 tahun mencapai puncak alkemis dan rune. Kemudian hidup dengan tenang selama 20 tahun. Tentu saja, hal tersebut dikarenakan kitab ini. Kitab Penguasa Semesta.


"Ah....aku bahkan belum menemukan seseorang yang istimewa, aku rindu guruku.....Hahh...lupakan saja." Xiu Ya menutup matanya


Tiba tiba tubuh Xiu Ya diselimuti bola bola cahaya.


______________________


Chapter kali ini benar benar panjang.


Semoga kalian suka dengan chapter yang sudah direvisi ini. Dan mohon beritahu An apabila kalian menemukan typo.

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca chapter ini.


__ADS_2