Kembalinya Sang Ratu

Kembalinya Sang Ratu
keributan


__ADS_3

setelah tiba dikamar teona langsung mengunci pintu kamarnya dan mengganti baju,seusai mengganti baju teonapun merebahkan tubuhnya kekasur


"aku lelah sekali!"gumam teona sembari melihat jam yang saat ini menunjukkan pukul 2 lewat 13 menit


saat teona hendak memejamkan matanya tiba tiba ada notif dari hpnya


Chat Whatsapp:


Adityyy:p


Teona:kenapa?


Adityyy:ngetes aja,siapa tau ga bisa tidur😂


Teona:tadinya bisa,tapi sekarang enggak


Adityyy:karna notif dari gue ya?


Teona:kalo udah tau jangan nanya


Adityyy:jahatnya;(


Adityyy:gue kayanya ga bisa ikut ke pramcis deh😭


Teona:kenapa?


Adityyy:oma sakit,makanya gue mau keinggris buat nemenin


Teona:oke


Adityyy:oke bye!see you next time☺🤗


Teona:iya


setelah menjawab pesan dari adit teonapun memejamkan matanya dan mulai memasuki alam mimpi


Skip!10.30


teona menuruni tangga degan kondisi rambut yang masih acak acakan,lalu teona duduk dimeja makan


"nona,apa anda baik baik saja?"tanya minnes keheranan pasalnya ini pertama kalinya ia dan yang lainnya melihat teona turun dengan rambut yang masih berantakan


"aku lelahhh!aku laparrr!!"keluh teona sembari memukul mukul meja pelan dan menempelkan dagunya diatas meja


mereka terkekeh mendengar keluhan teona,lalu santi menyodorkan sepiring makanan ke teona


"silahkan nona"ucap santi


lalu teona mulai memakan makanan yang disuguhkan oleh santi


"nona bolehkah saya menyisir rambut anda?"tanya santi dan dibalas anggukan oleh teona


"dia bahkan tidak pernah menyisir rambutku"cibir minnes kesal


"diamlah!"ucap santi

__ADS_1


lalu robby,silpa dan teonapun terkekeh melihat sifat manja minnes


"hohohoo!ternyata orang kepercayaanku ini adalah tipe pria pencemburu"ledek teona


"nonaaa!!anda jahat sekaliii!!"keluhh minnes


teona terkekeh mendengar reaksi minnes


lalu santi mengambil sisir dan mulai menyisir rambut lembut teona setalah selesai teona meminjam sisir itu dan mendekati minnes


teona duduk diantara robby dan minnes


"kalian berdua!duduk dibawah!"ucap teona


"nona sungguh kejam!"keluh minnes sembari kembali melihat film layar lebar kesukaannya


lalu teona menggeser posisi duduknya dan mulai menyisir rambut minnes


"eh nona....apa yang anda lakukan?"tanya minnes kaget


"seseorang cemburu padaku,jadi aku akan menebusnya"ucap teona


minnes luluh mendengar perkataan lembut teona


"minnes,bagaimana kondisi kakek ku sekarang?"tanya teona


"kondisi tuan sangat baik nona"ucap minnes lalu teona mengangguk anggukkan kepalanya sebagai tanda mengerti


setelah menyisir rambut minnes kini teona beralih menyisir rambut robby


"robby"panggil teona


"apakah menurutmu aku seharusnya kembali?"tanya teona


"kini usiaku sudah 15 tahun,aku merasa jika aku terus pergi maka aku tidak akan bisa membahagiakan kakek,lagi pula aku juga merindukan navra"ucap teona


"nona,anda bisa kembali saat anda sudah menemukan kandidat yang cocok untuk menjadi pasangan hidup anda,saya tidak mau jika pada akhirnya anda harus tunduk pada perjodohan keluarga"ucap robby


tiba tiba ada orang yang mengetuk pintu lalu santi membukakan pintunya


"mau apa lo kesini?"tanya santi dengan nada tinggi


"gue mau ketemu sama teona"ucap rasya


"ga bisa!pergi dari sini sekarang!"perintah santi,rasya yang tengah tersulut emosipun akhirnya mendorong santi dan menerobos masuk ke rumah teona,alhasil kepala santipun terbentur lantai hingga berdarah


"mana teona!"teriak rasya


"mau apa lo kesini?"tanya teona dingin


"santii!"teriak minnes lalu minnes berlari mendekati santi


"minnes,bawa dia kekamar"ucap teona


lalu minnespun membawanya kekamar

__ADS_1


"maksud lo ngedorong bi santi apa!"teriak teona dengan nada tinggi


"gue cuma mau ngomong sama lo,tapi dia ngehalangin gue!dia pikir dia itu siapa!dia pikir dia sebanding sama gue!"ucap rasya dengan nada tinggi,sontak perkataan rasya membuat teona naik pitam lalu teona menampar rasya dnegan sangat keras hingga ada bekas tangan teona dipipi rasya


"apa lo bilang?ga sebanding?orang orang gue posisinya lebih tinggi dari pada elo!lo itu manusia sampah sedangkan mereka engga!dan apa lo bilang?dia ngehalaingin elo?terus kalo dia ngehalangin jalan elo!elo mau apa!kalo gue yang nyuruh dia buat ngehalangin jalan elo,lo mau apa?mau bunuh gue gitu?"bentak teona dengan nada tinggi


"teona dengerin gue dulu"ucap rasya lirih sembari hendak meraih tangan teona namun teona membalikkan badannya dan maju beberapa langkah


"robby!usir samaph ini dari rumah!gue ga mau rumah gue kotor cuma karena sampah!"ucap teona lalu robby mengangguk


dengan cekatan robby memukuli rasya didepan pintu rumah dan menyeretnya hingga keluar gerbang,kemudian robby mengambil palu yang ada disana untuk mengancurkan mobil rasya,robby memukul mukul mobil rasya hingga mobilnya benar benar hancur


setelah menghancurkan mobil rasya,robbypun mulai melangkahkan kakinya memasuki rumah teona


"nona saya sudah melaksanakan perintah anda,bahkan saya juga telah menambahkan sedikit bumbu"ucap robby sembari menunjuk mobil rasya yang telah ia pukuli habis habisan itu


"robby"panggil teona dengan tangan mengepal dan matanya kini telah berubah menjadi mata elang


"iya nona?"ucap robby


"dia telah melukai orangku tepat didalam rumahku dan dihadapanku"ucap teona dingin


"siapkan alat berat!aku akan segera datang kemarkas nya dan mulai menghancurkan markas miliknya itu"ucap teona dengan tangan yang semakin terkepal dan emosi yang semakin memuncak


sungguh ia tidak suka jika ada orang yang berani mengusik orang orang terdekatnya atau pun bawahannya


"nona...tolong anda pertimbangkan kembali...ini sepertinya kurang baik"ucap silpa sembari memegang tangan teona dan berusaha membujuk teona agar tidak menghancurkan markas mereka,karena ia takut jika terjadi sesuatu pada ratunya saat ratunya berada disana


"diamlah!"bentak robby


"tapi..."ucapan silpa dipotong oleh teona


"aku akan baik baik saja,lagi pula,orang bodoh mana yang berani mengusik diriku,mereka bukanlah tandinganku"ucap teona


"robby laksanakan perintahku"ucap teona


"baik nona"ucap robby


lalu teonapun mulai melangkahkan kakinya menuju kamarnya dan berganti baju,sedangkan robby,ia menelfon beberapa orang dan menyuruh mereka untuk menyiapkan alat berat,seperti yang tadi diperintahkan oleh teona


"tidakkah menurutmu ini terlalu berlebihan?"tanya silpa kepada robby


"tidak"ucap robby


"apa maksudmu!"tanya silpa dnegan nada tinggi


"dia telah membuat ratuku sedih!dia telah berani mendorong rekan kerjaku!dia telah berani menjatuhkan harga diri ratuku dan jika apa yang terjadi pada santi itu terjadi padamu maka nona pasti akan langsung berangkat ke sana tanpa bantuan alat berat atau apapun,dia akan kesana seorang diri menghancurkan orang orang itu,menghancurkan markas GTD,membakar apartemen rasya dan bahkan ia pasti akan menemui keluarga nanta"ucap robby


"karna apa?karna kau istriku!kau orang kepercayaan nya,dan dia tidak mau orang kepercayaannya sampai terluka"jelas robby


lalu silpa mengangguk anggukkan kepalanya sebagai tanda kalau ia mengerti ucapan sang suami


Halooo guyss!!


makasih baget buat yang udah ngelike cerita aku,dan masih setia nunggu update eps terbaru akuu😙❤

__ADS_1


jangan lupa ninggalin jejak ya guys,cukup di like sama komen aja kok🤗tenang,itu gratis kok ga bayar,wkwk😅


see you next eps guys!😍❤


__ADS_2