
senin telah tiba,upacara sudah dimulai namun sampai detik ini keyla belum menampakkan batang hidungnya
"lo liat keyla ga?"tanya leo kepada nana
"enggak,ini aneh banget deh biasanya tuh si keyla ga pernah telat"ucap nana
"sebenernya ada apa sih antara elo sama keyla?"tanya thomas kepada rasya
"ga ada"ucap rasya dingin
"anak anak,hari ini lagi lagi kita kedatangan tamu istimewa,mereka adalah tuan robby xlin,tuan minnes obarac,nyonya silpa xlin dan nyonya santi obarac"ucap pak budi yang hari ini menjadi pembina upacara
Tap...tap...tap....tap....
suara langkah kaki robby,minnes,silpa dan santi mulai terdengar
"mari pak silahkan anda mengisi amanat untuk hari ini"ucap pak budi sembari menyodorkan mic ke arah robby lalu robbypun menerima mic itu sembari memberikan kode kepada minnes lalu minnes mengangguk lalu minnes meninggalkan lapangan dan kembali kemobil
"ada apa nih?si teona mau kesini?"tanya leo keheranan,pasalnya minnes,robby,silpa dan santi hanya akan berada ditempat dimana ratu mereka berada
"mungkin"ucap thomas lalu rasya menghela nafas
"ga mungkin,dia sendiri yang bilang ke gue kalo dia ga bakal balik kesini lagi"ucap rasya
"kalo menurut gue teona ada disini"ucap nana
"selamat pagi anak anak"sapa robby
"pagi pak"jawab semua siswa SMA itu
"hari ini saya akan memperkenalkan tamu spesial kepada kalian,beliau adalah orang yang sangat terkenal dan saya yakin kalau kalian pasti sudah mengenalnya"ucap robby
sontak perkataan robby membuat smeua orang berbisik bisik dan mulai menebak nebak orang yang ciri cirinya tadi disebutkan oleh robby
lalu minnes kembali dengan mempersilahkan keyla untuk berjalan tepat didepannya,dan setibanya ditengah lapangan,robby,silpa dan santi membungkukkan badan mereka seolah tengah memberi hormat
"hah?keyla?maksudnya apaan nih?"bisik leo
'jadi tamu spesialnya dia?'batin thomas
"kok tamu spesialnya keyla?"tanya nana kebingungan
"wajarlah kakak adek"ucap rasya
"maksud lo?"tanya leo bingung
"maksud lo,keyla punya hubungan sama mereka?"tanya thomas
"maksud lo keyla itu adeknya teona?"tanya nana
lalu rasya mengangguk sembari terus memfokuskan tatapan matanya kearah keyla namun keyla hanya diam dan tidak berniat untuk membalas tatapan rasya
"ini adalah tamu yang tadi saya bicarakan"ucap robby
"tuan robby,apa maksud anda?bukankah keyla hanyalah siswa kami?laku kenapa anda menyebut dia orang istimewa?"tanya pak budi kebingungan lalu keyla mengambil mic yang telah disodorkan oleh robby lalu ia membuka penyamarannya didepan semua siswa sekolah itu
"tuu...tunggu jadi sii keyla itu teona?"tanya rasya kaget
"jadi temen gue ternyata ratu mafia yang udah hampir naklukin dunia?"tanya nana kagum sekaligus kaget
__ADS_1
"si culun ternyata bener bener punya sejuta rahasia ya"ucap leo sembari melongo dan terus menatap teona
"liat nya biasa aja!"ucap nana lalu leo kembali mengubah ekspresi wajahnya menjadi wajah datar
'aduh malunya guee!'ucap eliza
'astaga!ternyata teona itu keyla'batin amara dan novita
lalu teona maju beberapa langkah dan mulai membuka suara
"gue yakin kalian semua udah kenal sama gue,tapi mungkin ada beberapa orang yang masih belum tau jelas identitas gue"ucap teona
"kenalin!gue hannelore,orang orang gue sering manggil gue ratu hannelore,tapi kalian bisa manggil gue teona,ada pertanyaan?"ucap teona dingin bagaikan gunung es
lalu nana mengangkat tangannya dan dibalas anggukan dingin oleh teona
nana menelah ludah takut,bagaimana tidka takut?ia sedang berhadapan dengan orang yang pernah ia maki beberapa kali,bahkan ia sering menghinanya dan kini orang itu sudah seperti gunung es dan matanya seperti mata elang yang menakutkan
"kenapa elo nyamar?"ucap nana,ntah dari mana gadi blasteran indo-amerika itu mendapat keberanian untung mengatakan hal konyol itu tapi yang jelas pertanyaan nana membuat orang orang yang mendengarnya mulai bergosip
"lain kali gunakan kata kata yang sopan!"bentak minnes dengan nada tinggi sembari mengeluarkan tatapan tajamnya
"karna gue suka dan karna gue ga punya aturan"ucap teona santuy
"ada pertanyaan lagi?"tanya teona namun semua siswa hanya diam
"oke kaya nya udah ga ada pertanyaan lagi"ucap teona
"secara resmi gue ngumumin kalo gue adalah pemilik sah sekolah ini dan mulai hari ini dan seterusnya tanggal 14 maret ini bakal jadi hari bersejarah di SMA ini,setiap tahunnya bakal ada pesta perayaan,kenapa?karna hari ini bertepatan dengan kembalinya ratu hannelore"ucap teona tegas sontak ucapan teona yang penuh wibawa itu membuat semua siswa dan guru bertepuk tangan
"nanti malem kumpul di hotel C,jalan D,kita pesta sampai pagi!"ucap teona lalu semua siswa bersorak gembira seraya bertepuk tangan
"silahkan pak dilanjutkan upacaranya"ucap teona tegas dan dibalas anggukan oleh pak budi
setelah upacara selesai semua siswapun berhamburan pergi kekelas masing masing kecuali rasya,rsya mulai melangkahakn kakinya mendekati teona yang hendak beranjak pergi dari sekolah
"gue mau ngomong sama lo"ucap rasya
"sorry!ratu hannelore punya banyak kerjaan"ucap minnes ketus lalu teona mengangkat tangannya sebagai kode agar minnes tidak mulai berceramah
"aku menyusul"ucap teona
"nona,haruskah saya menemani anda disini?"tanya robby khawatir
"tidak perlu"ucap teona formal
lalu minnes,robby,silpa dan santipun mulai melangkahkan kakinya meninggalkan teona dan rasya yang sedang berdiri ditengah lapangan
"ngapain?"tanya teona dingin
"dingin amat neng"ucap raysa
"unfaedah"ucap teona lalu teona membalikkan badannya dan hendak meninggalkan rasya namun tiba tiba rasya menarik tangannya
"jangan pegang pegang!"bentak teona dengan cepat rasyapun melepaskan tangan teona
"maafin gue"ucap rasya namun perkataannya tak digubris oleh teona,teona kembali membalikkan badannya dan mulai melangkahkan kakinya meninggalkan rasya
"gue sayang sama lo!gue ngelakuin itu semua karna takut kehilangan elo!"teriak rasya
__ADS_1
lalu teona mendekati rasya,rasya tersenyum melihat teona yang mulai mendekatinya
teona mendekatkan bibinya ketelinga rasya
"gue udah pernah bilang kalo gue ga bakal balik lagi dengan alesan apapun sekalipun alesan itu elo,tadinya gue emang mau ngasih elo kesempatan kedua tapi elonya malah ngejatohin harga diri gue!lo pikir gue cewe apaan?"bisik teona lalu ia menjauhi rasya
"oh iya!satu lagi!gue benci sama lo"ucap teona tanpa membalikkan badannya
teona kini sudah bersama dengan keempat orang kepercayaannya
"nona,apa dia mengatakan sesuatu yang emmbuat anda marah atau tersinggung?"tanya robby
"nonaapa dia kembali membuat anda sedih?"tanya silpa
"apa dia mengancam anda?"tanya santi
"apa dia membuat drama konyol agar anda kembali kesisinya?"tanya minnes
teona terkekeh mendengar pertanyaan yang sedari tadi terus dilontarkan oleh keempat orang itu
"enggak"ucap teona singkat
"pulang kapan?"tanya teona
"saya sudah lelah bagaimana jika pulang sekarang?"tanya minnes dan diberi anggukan oleh empat orang itu
lalu teona dan keempat orang itu berjalan menyusuri lorong,ditengah perjalanan mereka bertemu dengan eliza,amara,novita,nana,rasya,thomas,mike dan adity
delapan orang itu sengaja menghalangi jalan teona dan keempat orang orang kepercayaan teona
karena mereka semakin mendekat,robby dan minnespun langsung maju guna melindungi teona sedangkan silpa dan santi bersiaga dibelakang sembari mengeluarkan pistol
teona tersenyum tipis saat melihat kesigapan orang orang yang pernah ia latih itu
"ngapain kalian di sini?"tanya silpa tegas
"ki...kita ga ngapa ngapain kok,kita cuma mau ngomong sama teona"ucap nana gemetaran,yaa memang saat itu tubuh amara,eliza,nana dan novita kegemetar karena melihat kesigapan ke5 orang yang tengah berdiri dihadapannya itu
sedangkan mike,leo dan adity gemetar karena tatapan teona,rasya dan thomas hanya sedikit takut saat teona menatap mereka dnegan mata tajamnya
"iya kita cuma mau ngomong bentar"ucap eliza
"ga ada waktu"ucao teona lalu teona memberikan kode kepada minnes dan robby
dengan cekatan robby dan minnes membelah jalan agar ratu mereka bisa lewat tanpa ada gangguan
setelah berjalan meninggalkan delapan siswa itu kini robby dan minnes kembali berdiri dibelakang teona
"sigap sekali"puji teona
"itu...kami....hanya....hanya belajar dari anda"ucap minnes malu
teona terkekeh
"lusa aku akan pergi ke prancis"ucap teona
"prancis?anda ingin pergi lagi?kenapa anda tidak menetap untuk beberapa waktu lagi?"tanya minnes
"tidak tertarik"ucap teona singkat lalu teona masuk kedalam mobil sport hijau miliknya dan melajukan mobilnya menuju rumahnya,disusul oleh robby dan silpa yang menggunakan mobil sport merah,lalu minnes dan santi yang menggunakan mobil sport serupa dengan robby dan silpa
__ADS_1