Kembalinya Sang Ratu

Kembalinya Sang Ratu
7. Berangkat [Revisi]


__ADS_3

Chapter 7


Berangkat


Xiu Ya segera melesat pergi menuju sektenya.


.


.


Xiu Ya sampai di sekte 100 obat.


"Xiu Ya! Akhirnya kau kembali." panggil Xiu Jie.


"Ada apa kakak sepupu?" tanya Xiu Ya.


"Kita akan berangkat malam ini, siapkan barang barangmu." jelasnya.


"Dimengerti." kemudian Xiu Ya melesat kembali ke kediaman tetua kedua.


"Tunggu, bagaimana Xiu Ya dapat berlari secepat itu?" Xiu Jie menaikkan alisnya. "Mungkin hanya perasaanku saja."


Sesampainya dikediaman tetua kedua, Xiu Ya segera bergerak masuk menuju kamarnya. Di depan pintu kamar Xiu Ya, terlihat Xiu Lan dengan tampang khawatir.


"Lan'er? Ada apa?" tanya Xiu Ya bingung.


"Ah! Kakak perempuan akhirnya kau kembali." Xiu Lan menghela nafasnya lega.


Xiu Ya mengernyit, "Apakah aku begitu lama berada di hutan?" ucapnya dalam benak.


"Tidak ada, Lan'er hanya khawatir dengan keadaan kakak." ucap Xiu Lan.


Xiu Ya tersenyum hangat, "Baiklah....sekarang kembalilah ke kamarmu, nanti malam kita akan berangkat." ucapnya.

__ADS_1


"Ah? Benarkah? Baiklah kakak perempuan." Xiu Lan berjalan menuju kamarnya dengan wajah berseri seri.


Xiu Ya hanya menggeleng kepalanya pelan.


Malam Hari


"Apa semuanya sudah hadir?" tanya Xiu Wang kepada rombongannya.


"Sudah semuanya saudara Wang." jawab Feng Shu.


"Baiklah, terimakasih Shu." ucap Xiu Wang.


Feng Shu mengangguk pelan.


"Xiu Ya, Lan'er....kalian jangan jauh jauh dari kami." ucap Xiu Jie mengingatkan.


Xiu Ya mengabaikannya dan memilih untuk melihat keadaan sekitar.


Xiu Jie mengangguk, "Bagus."


"Ayo berangkat, oh benar." Xiu Wang melirik Xiu Ya dan Xiu Lan.


"Kalian akan di gendong oleh kami, kemari lah." ucap Xiu Wang pada Xiu Ya dan Xiu Lan.


"Apa dia pikir kami anak umur 5 tahun yang masih perlu digendong?" gumamnya kesal.


"Kakak perempuan?" panggil Xiu Lan.


Xiu Ya menoleh, "Aku tidak perlu digendong, gendong saja Xiu Lan." ucapnya pada Xiu Wang.


"Tapi-" belum selesai Xiu Wang berbicara, Xiu Ya memotong.


"Aku tidak bisa berkultivasi, bukan berarti aku tidak bisa berlatih fisik." ucapnya tajam.

__ADS_1


Xiu Wang berpikir sebentar kemudian mengangguk, "Baiklah, jika adik sepupu lelah katakan saja." ucapnya.


Xiu Ya mengangguk sedikit.


"Kalau kakak perempuan tidak digendong maka-" belum selesai Xiu Lan berbicara, lagi lagi Xiu Ya memotong.


"Tidak. Lan'er akan digendong. Tak ada bantahan." ucap Xiu Ya tegas.


Xiu Lan menunduk sedih, "Baiklah.....sesuai keinginan kakak." lirihnya.


Xiu Lan pun digendong Xiu Jie karena Xiu Wang harus memimpin jalan.


Dengan santai Xiu Ya mengikuti Xiu Wang dan lainnya. Kecepatan yang mereka gunakan termasuk lambat, apabila terus seperti ini diperkirakan 3 hari kemudian baru sampai.


"Bisakah kalian menambah kecepatan? Jika seperti ini terus 3 hari kemudian baru sampai." ucap Xiu Ya mulai kesal.


Xiu Wang yang mendengar ucapan Xiu Ya berpikir sejenak, "Baiklah ayo tambah kecepatannya." ucapnya.


Mereka terus berlari tanpa henti selama 12 jam. Beberapa orang sudah mulai lelah. Sedangkan Xiu Ya bahkan sempat sempatnya menguap. Untungnya tidak ada yang memperhatikan sikap Xiu Ya.


Xiu Wang melirik sebentar kearah Xiu Ya, betapa terkejutnya Xiu Wang yang melihat Xiu Ya tampak santai tanpa satu pun keringat keluar. "Latihan fisik seperti apa yang dijalaninya? Bahkan berlari selama 12 jam tanpa henti tampak tidak terasa." ucapnya dalam hati.


"Sudah terlihat kota Emas, kita tambah kecepatannya." ucap Feng Si tiba tiba


Semua orang mulai menambah kecepatannya agar dapat sampai di kota Emas sebelum siang. Sesampainya di kota Emas, Xiu Lan diturunkan dari gendongan Xiu Jie.


"Terimakasih kakak sepupu, maaf merepotkan" uca Xiu Lan merasa bersalah.


"Tak apa Lan'er." balasnya sembari tersenyum hangat.


_________________________


Hanya sedikit yang An revisi di chapter ini ;p

__ADS_1


__ADS_2