
Chapter 26
Tiba di Hutan Beast
Para tamu undangan ikut terbang disamping para burung gyrfalcon. Tentunya hal tersebut untuk menjaga keamanan para peserta. Walau burung gyrfalcon cepat, burung tersebut tak memiliki kekuatan untuk menyerang. Tekanan udara diatas burung gyrfalcon sedikit memberatkan para peserta. Namun karena mereka sudah merasakan aura Patriak Gong kemarin, tekanan tersebut tak terlalu berefek.
Xiu Lan digendong oleh Kakek Bai. Karena, jika Xiu Lan ikut menaiki burung gyrfalcon, Xiu Lan akan langsung terhempas. Pemandangan dari atas burung gyrfalcon sangat memanjakan mata. Tak sedikit para peserta yang menikmati perjalanan tersebut. Namun tidak dengan Xiu Ya, dia masih memikirkan pembunuh tersebut.
"Apakah jika aku membunuh salah satu murid sekte angin fajar aku akan menjadi buronan?" tanya Xiu Ya pada dirinya sendiri.
"Hah...Sepertinya aku terlalu ceroboh. Seharusnya aku menginterogasinya dulu." sesal Xiu Ya sembari memijat dahinya sakit.
"Xiu Ya." panggil Xiu Wang.
"Ada apa?" tanya Xiu Ya.
"Kau belum menjawab pertanyaanku tadi." ucap Xiu Wang.
"Pertanyaan? yang mana?" tanya Xiu Ya lagi.
"Pakaianmu yang sobek sobek." jawab Xiu Wang sembari menghela nafasnya.
"Itu benar Xiu Ya, kau belum mengatakannya." ucap Xiu Jie menambahkan.
Feng Shu ikut menyimak pembicaraan tersebut.
"Oh...jadi....." Xiu Ya menjelaskan segalanya.
"Apa?!" pekik mereka bertiga.
__ADS_1
Xiu Ya hanya mengangkat bahunya santai.
Suara mereka bertiga sukses mengagetkan para peserta disekitarnya. Merasa malu sekaligus bersalah, Xiu Wang, Xiu jie, dan Feng Shu meminta maaf kepada para peserta disekitarnya.
"Tapi kau baik baik saja bukan?" tanya Xiu Wang.
"Ya." jawab Xiu Ya singkat.
"Itu sudah cukup." ucap Xiu Jie mengusap kepala Xiu Ya.
"Berapa lama kira kira kita sampai di hutan beast?" tanya Feng Shu.
"Kalau aku tidak salah, kita seharusnya 2 jam lagi sampai." jawab Xiu Wang.
"Masih lama rupanya, mau berkultivasi saja?" tawar Xiu Jie.
"Ide bagus." ucap Feng Shu dan Xiu Wang serempak.
"Hutan Beast...." lirih Xiu Ya.
"Aku punya firasat baik saat ini." Xiu Ya tersenyum.
Xiu Ya segera mengambil posisi berkultivasi yang lumayan jauh dari peserta yang lain. 1 jam berlalu, Xiu Ya menerobos.
Boom
"Bagus, Alam prajurit tingkat 7." Xiu Ya tersenyum puas.
Kakek Bai yang mengawasi Xiu Ya melebarkan matanya. "Yang benar saja, Ya'er sudah menerobos lagi?" tanya kakek Baik pada dirinya sendiri. "Dasar monster kecil." gumam Kakek Bai.
__ADS_1
Xiu Lan memperhatikan Kakek Bai, "Apa Kakek baik baik saja?" tanya Xiu Lan khawatir.
Memang, Kakek Bai sebelumnya berpesan agar Xiu Lan memanggilnya kakek. Dan Xiu Lan tak masalah akan hal tersebut.
"Ah, aku baik baik saja Lan'er, tak perlu khawatir." jawab Kakek Bai hangat.
Xiu Lan mengangguk kemudian melanjutkan melihat lihat pemandangan dibawahnya dengan mata berbinar binar.
Tak ada yang memperhatikan atau mencari tau siapa yang telah menerobos. Para peserta masih fokus pada kultivasinya. Xiu Ya baru menyadari bahwa saat ini telah memasuki wilayah hutan beast saat merasakan hawa mencekam dari bawah. Para peserta yang sebelumnya masih tenang berkultivasi segera mengakhirinya dan mulai waspada.
Tiba tiba muncul binatang beast tipe udara di depan gyrfalcon. Jumlahnya sekitar 100 ekor.
"Itu Termiet!" pekik salah satu peserta.
Termiet adalah hewan beast tipe terbang. Termiet merupakan beast pemakan segalanya. Termiet sebenarnya adalah beast terlemah, namun karena hidupnya berkelompok dan sangat ganas membuat hewan beast tersebut paling dihindari para kultivator dan pendekar. Terniet dapat menghabisi satu manusia secepat kilat hingga tulang korbannya mudah hancur. Kelemahan Termiet adalah api.
Salah satu tetua yang berasal dari akademi langit mengeluarkan elemen apinya. Dalam sekejap, seluruh Terniet berubah menjadi abu. Para peserta mulai bernafas lega. Setelahnya, mereka mempercepat perjalanan, karena akan sangat berbahaya jika tak segera pergi.
Beberapa saat kemudian, gyrfalcon segera mendarat. Mereka mendarat di area taman hutan beast.
_______________
Maaf telat (lagi) ToT
An baru sadar kalau sebentar lagi jam 9, maaf ya readersss.
Oh ya satu lagi, sepertinya mulai besok An akan update 1 chapter sehari. Maaf ya, ada beberapa hal yang harus An lakukan, sehingga untuk update 2 chapter sedikit berat. Maaf sekali lagi reader.
Dan untuk jadwal up, An gk bisa mastiin. Karena memang tergantung mood An saja. Namun yang pasti, setiap hari pasti up satu.
__ADS_1
Terimakasih dan maaf :)