
keesokkan paginya mereka langsung ke bandara dan pergi ke prancis
dan sesampainya diprancis teona membuka hpnya
Chat Whatsapp:
Adityyy:hallo?gimana udah nyampe?
Teona:udah
Adityyy:yaudah gih,lo istirahat aja,pasti cape kan?
Teona:oke,thx u
Adityyy:iyaa
setelah selesai membalas pesan dari adity teonapun langsung mematikan hpnya
"pesan dari siapa tuhh?"goda leo sembari sesekali melirik hp teona
"adity"ucap teona
"lah elo sekarang deket sama adity?"tanya leo kaget sembari melongoo
"lahh telat update"ucap mita sembari terkekeh
"nona,saya sudah membeli rumah kemarin,jadi kita hanya perlu kesana,jika anda kurang cocok kita bisa mencari yang lain"ucap robby
"sejak kapan selera kita tidak sama?"tanya teona sembari terkekeh
"oh iya,mulai sekarang jangan pakai nona,ratu atau semacamnya pake aja lo-gue"jelas teona sembari menatap teman temannya dan orang kepercayaannya
"oke!"ucap mereka semua kompak
"nungguin apa lagi?ayo pulang!cape gue"ucap teona,lalu merekapun langsung mengangkat koper masing masing dan berjalan meninggalkan bandara
dan setibanya disana teman teman teona terkagum kagum melihat rumah yang telah dipilih oleh robby xlin,sungguh seleranya luar biasa!
"perpaduan warna yang elegan"ucap eliza
"ga pernah punya rumah semewah ini?"tanya teona
"kita emang kaya,tapi kita ga pernah bisa buat nikmatin semua itu karna keluarga kita sama sama kelilit hutang sama keluarga howlard"ucap leo
"howlard?"tanya teona dengan wajah datarnya
'apa hubungan antara keluarga mereka dan howlard?kenapa keluarga mereka bisa sampai terlilit hutang?ada apa sebenarnya?'batin teona
__ADS_1
melihat semua orang yang kini berada diruang tamu itu diam teonapun menghela nafas dan kembali membuka suara
"gue ga bakal maksa kalian buat nyeritain ke gue,tapi yang jelas kalo kalian butuh gue,gue selalu ada tepat dibelakang kalian"ucap teona lalu semua orangpun menatap teona dan merekapun mulai mengembangkan senyuman dibibir mereka
"makasih bangett!"ucap mita sembari memeluk teona
"udah udah,ayo milih kamar"ucap teona sembari melepaskan pelukan mita
teona melirik robby,minnes,silpa dan santi lalu mereka berempatpun mengangguk
"ayo ikut kita"ucap robby lalu mereka semuapun mengikuti robby dan mulai memilih kamar
setelah beberapa saat robbypun kembali dan mendekati teona yang tengah meminum es chocolate diruang keluarga
"sisa satu kamar..."ucapan robby dipotong oleh teona
"jangan pake saya anda,nona ratu,harus pake lo gue,biar keren gitu jan kuno kuno amat"ucap teona sembari menyandarkan tubuhnya disofa
"jangan berfikir kalau ini tidak sopan,ini sopan sopan saja bagiku,asalkan kalian orangku"ucap teona meyakinkan lalu robbypun mengangguk
"kamar lo dilantai atas,disebelah kiri"ucap robby lalu teonapun tersenyum,sungguh ia mulai suka melihat wajah gugup robby yang mengatakn lo-gue kepadanya
"luas amat"ucap teona
"itu kamar untuk,ehh....maksudnya itu kamar buat elo,khusus"ucap robby
sesampainya dikamar teona langsung mengunci pintu dan mandi
"aduh...segernya kalo abis mandi"gumam teona,lalu teona merebahkan tubuhnya dikasur empuknya itu dan membuka hpnya
Tok...tok...tok
"siapa sih!ga tau kalo gue lagi pengen rebahan apa?"gumam teona kesal
lalu teonapun bangkit dari tidurnya dan mulai melangkahkan kakinya lalu membuka pintu kamarnya
"mita?kenapa?"tanya teona dengan wajah datar
"gue,mau ngomong sama lo"ucap mita
"mau ngomong apaan?"tanya teona
"ini...."mita tak melanjutkan ucapannya dan terus menatap lekat teona
"yaudah sini masuk dulu"ucap teona lalu mitapun memasuki kamarnya dan duduk disofa
"mau ngomong apaan?"tanya teona
__ADS_1
"gue...gue pengen jadi adek lo"ucap mita serius
'otaknya geser apa gimana sih?'batin teona
"gue ga mau ngebahayain nyawa lo,musuh gue banyak,dan mereka selalu ngincer kelemahan gue,so gue ga bisa jadiin elo adek gue,jadi tolong jangan ngelonjak"ucap teona tegas namun tetap dengan wajah datar
"gue tau,tapi gue pengen ngerasain punya kakak yang perhatian,baik,penyayang dan pinter kaya lo"ucap mita
"mita,plis!gue ga mau ngebahayain elo"ucap teona
"teona,gue ini udah nganggep elo kakak gue,dan yang gue butuhin cuma pengakuan elo,elo ga perlu nulis nama gue dikartu keluarga lo,gue ga butuh itu,yang gue butuhin cuma sosok kakak yang bakal selalu setia disisi gue"ucap mita sembari terus menatap teona
"lo ga mau status?lo cuma mau pengakuan dari gue?"tanya teona memastikan
"iya,gue ga butuh status,yang gue butuhin cuma pengakuan"ucap mita
lalu teonapun menghela nafas
"kalo lo pengen jadi adek gue,lo harus terus ngikutin perkataan gue,ga boleh ngebantah sekalipun,dan gue yakin nanti bakal ada orang yang berusaha nyakitin elo terus pasti ada orang yang berusaha ngehasut salah satu diantara kita supaya kita saling ngancurin"jelas teona
"gue siap!gue siap berjuang bareng sama lo,karna gue yakin,lo pasti bisa ngelindungin gue,dan elo bakal terus berjuang buat ngelindungin gue,supaya gue bisa hidup dengan aman nantinya"ucap mita lalu teonapun tersenyum dan ia duduk disamping mita
"dengerin gue ya,apapun yang gue perintahin ke elo itu cuma buat masa depan elo yang cerah,jadi tolong jangan sekali kali kepancing emosi,terus kehasut sama orang dan mulai ngebantah perintah gue,karna sekali lo ngejauh,ga bakal gue kejar"ucap teona sembari menepuk bahu mita
"gue ngerti,gue janji bakal selalu ngikutin arahan lo"ucap mita lalu mitapun mengembangkan senyuman dibibirnya
"yakin nih ga mau meluk gue?biasanya langsung pelak peluk"ledek teona
"bodo amat!mood gue lagi baik"ucap mita lalu mita memeluk teona yang berada tepat disampingnya itu
"udah gih,sana istirahat,gue juga mau istirahat"ucap teona
"oh iya ya,lupa gue,yaudah gue balik ke kamar dulu ya,see you kak"pamit mita sembari mencium pipi kanan teona lalu mita melambaikan tangannya dan mulai melangkahkan kakinya menuju kamarnya
sesampainya dikamar mita langsung membuka hpnya
"asikkk!!akhirnya gue punya kakak!!"gumam mita sembari terus mengembangkan senyumnya
mita mencari kontak dengan nama teona dan menggantinya menjadi KakEonaSyantikšā¤
mita juga mulai memfollow ig teona
sedangkan teona yang telah mengunci pintu kamarnya pun membuka hpnya kembali dan melihat pesan pesan yang masuk
"unfaedah amat sii!punya whatsapp tapi yang ngirim pesan cuma orang orang yang mau ngajak negosiasi,ga ada yang mau ngajak gue cinta cintaan gitu?"gumam teona kesal
"lah?kok gue jadi bucin?wahh...efek kelamaan ngobrol sama leo curut nih"gumam teona
__ADS_1
"bodo amatlah!cape gue!"ucap teona lalu teonapun memejamkan matanya dan mulai memasuki alam mimpi