
Chapter 9
Paviliun Bintang
Xiu Wang mengernyit berkali kali, "Apa yang sedang mengganggu pikiran Xiu Ya?" batinnya bingung. "Lupakan saja." Xiu Wang membuang rasa penasarannya pada Xiu Ya.
Setelah berjalan beberapa waktu, Xiu Ya dan Xiu Wang sampai di paviliun bintang.
"Jadi ini paviliun bintang....." gumam Xiu Ya. "Heh.....paviliun bintang ini di lindungi array level 3, lumayan namun masih banyak kecacatan. Sayang sekali......" Xiu Ya menggeleng.
Paviliun bintang terdiri dari 3 lantai utama. Lantai pertama menjual pil, herbal, dan barang lainnya yang mudah di temukan. Pil dan herbal yang dijual pun hanya tingkat rendah, mudah ditemukan. Lantai dua menjual pil tingkat menengah, pusaka, dan barang barang tingkat menengah lainnya. Pusaka sangat langka sehingga tingkat rendah pun memiliki harga yang fantastis atau tinggi. Untuk lantai ketiga, hanya orang orang tertentu yang dapat naik. Biasanya mereka akan menyerahkan sebuah plakat atau semacamnya, mungkin lebih mirip undangan. Di lantai ketiga menjual pil tingkat tinggi, pusaka tingkat menengah, dan barang langka lainnya.
"Ayo masuk." ucap Xiu Wang.
"Baik." jawab Xiu Ya.
Paviliun bintang lebih sering dikunjungi para bangsawan ketimbang orang biasa. Mungkin karena rata rata keluarga bangsawan adalah seorang kultivator. Para orang biasa datang ke paviliun bintang biasanya hanya membeli pil penyembuh tingkat rendah
Saat Xiu Ya dan Xiu Wang masuk kedalam paviliun bintang, beberapa orang menatap jijik dan meremehkan pada mereka. Mungkin karena Xiu Wang dan Xiu Ya memakai jubah yang kotor akibat perjalanan tadi. Namun Xiu Ya dan Xiu Wang tidak mengubris hal tersebut.
__ADS_1
"Kakak sepupu, apa yang kita lakukan disini?" tanya Xiu Ya pada Xiu Wang.
"Pemimpin sekte menitipkan surat padaku, kita hanya menyampaikannya saja." jelas Xiu Wang.
"Baiklah aku mengerti." ucap Xiu Ya acuh tak acuh.
Salah satu wanita cantik mendekati Xiu Ya dan Xiu Wang dengan wajah ramah, "Apa yang anda cari tuan?" tanya wanita itu.
"Ah, kami datang bukan untuk membeli." ucap Xiu Wang.
Beberapa bangsawan mencibir Xiu Ya dan Xiu Wang.
Seketika wajah wanita tersebut berubah namun segera ditutupi.
"Kami ada urusan dengan pengurus paviliun bintang ini, bisakah kami menemuinya?" jelas Xiu Wang.
Wanita tersebut terkejut, "Ini....." wanita tersebut sedikit ragu. "Bisakah anda memberitahu identitas anda?" tanyanya lagi.
"Ah." Xiu Wang baru sadar kalau penutup kepalanya masih terpasang.
__ADS_1
"Kakak sepupu kau sangat konyol." ucap Xiu Ya pelan sembari terkekeh.
"Apa?" tanya Xiu Wang pada Xiu Ya.
"Ah, tidak tidak ada." ucap Xiu Ya canggung.
"Tuan?" panggil wanita itu.
"Ah....maaf." Xiu Wang membuka tudung kepalanya. "Kami dari sekte 100 obat, ada pesan dari pemimpin untuk pengurus paviliun bintang." ucapnya memperkenalkan diri.
Semua orang disekitar terkejut dengan penampilan Xiu Wang. Xiu Wang memiliki wajah yang sangat tampan, dan lagi sekte 100 obat? Bukankah sekte tersebut adalah salah satu dari beberapa sekte yang dapat menghasilkan pil tingkat menengah?
Wanita tersebut terpesona dengan ketampanan Xiu Wang, namun segera tersadar. "Ah, tuan muda maafkan wanita ini yang tidak mengetahui identitas anda. Mohon tunggu sebentar, akan saya panggilkan pengurus Su secepatnya."
Wanita tersebut membungkukkan badannya.
"Baiklah kalau begitu, maaf merepotkan" ucap Xiu Wang sembari tersenyum
Lagi lagi semua orang terbius dengan senyum Xiu Wang.
__ADS_1
"Mungkin ada baiknya kakak sepupu memakai tudung kepala." ucap Xiu Ya malas.
Xiu Wang menggaruk kepalanya, "Kurasa kau benar adik sepupu." Xiu Wang memakai tudung nya kembali.