
-_--_--_--_--_--_
Pasar malam..
_-__-__-__-__-_
...Aku telah sampai di tempat yang telah di sepakati namun Reno belum juga ada tanda-tanda akan segera datang .Aku duduk menanti di kursi panjang bawah pohon rindang sambil menatap wahana dan orang orang yang berlalu lalang dengan keluarganya ,teman atau pasangan....
...Telah ku susun kata kata yang siap menghujani Reno.Ku bulatkan keberanian agar nanti saat dia datang aku bisa bertanya dan bersikap dengan cuek dan garang....
"Yang" panggil Reno yang membuyarkan lamunanku.
"Reno" ucapku dengan girang dan tanpa pikir panjang aku langsung memeluknya erat.
" Kamu dari mana aja sih " ucapku dengan super lembut dan terkesan manja.
" Iya nanti aku bakal jelasin semua sekarang kita senang senang dulu nikmatin suasana" ucap Reno.
...Rencana awalku pun berantakan AMBYAR tak terlaksana. Entah kenapa aku tak bisa marah saat melihat nya padahal telah ku susun sederet gerbong pertanyaan serta kemarahan yang kini hanya tinggal wacana....
Ya beginilah awalnya mau garang eh pas ketemu malah girang .Dalam sekejap aku melupakan amarahku saat wajah teduhnya datang menyejukkan jiwaku.Terlebih rasa rindu ku ini lebih hebat daripada rasa kesalku.
" Yang... beli eskrim yuk "ucap ku setelah hampir separuh pasar malam telah di kelilingi dan 1 wahana tlh dimainkan alias hanya lihat-lihat saja.
"Ayo" ucap Reno sambil menggandeng tangan ku.
...Kita pun duduk bersandar pohon aku tak menyangka disini juga ada danau buatan kecil.Aku asyik menikmati es krim sambil menyaksikan indahnya senja berwarna oranye kemerahan yang sempurna .Meski terhalang beberapa gedung tinggi tapi menurutku ini senja terbaikku di tambah lampu lampu pasar malam yang mulai menyala dengan indahnya dan orang tercinta ada di sebelah ku....
" Yang " panggil Reno pada ku yang masih anteng terpaku menatap senja sambil menjilati es krimku.
"Ya " ucapku tetap terpaku.
" Hadap sini dong " ucap Reno .
" Kenapa sih ?"ucapku sambil menoleh kearah nya .
Nyess seketika hidungku terasa dingin karna telah di terbalut dinginnya es krim coklat.
"Ihh Reno " ucap ku sambil mencubit lengannya .
"Aw aw ampun ..." teriak Reno aku pun menghentikan cubitanku .
"Syafi kalau makan jangan sampai hidung gini.Kayak anak kecil sini aku bersihin" ucap nya membersihkan es krim di hidung ku dengan lembut aku serasa mau meleleh seperti es yang sedang ku pegang.
__ADS_1
Sekitar beberapa menit kita hanya saling diam menatap langit, tengelam dan berkutat dengan pikiran masing masing.
" Yang" panggil nya.
"Hmm apa lagi" jawabku dengan menoleh ke arahnya.
"Aku mau ngomong sesuatu " ucapnya dengan serius.
" Ngomong aja sekarang bukan ujian kok boleh ngomong sepuas nya " ucapku dengan santai nya dan dia hanya tersenyum manis menanggapi ucapan ku.
"Sebenarnya selama seminggu ini aku udah bohong sama kamu.."
deg!.
" Bohong? jadi kamu bohong ?!" ucapku terkejut ternyata kecurigaan ku benar
" Ya aku berbohong, aku nggak ke malang atau ke manapun itu aku tetap di Jakarta bahkan cuma diam dirumah "ucapnya dengan penuh penyesalan.
" Terus kenapa kamu bohong ren,kenapa? kamu gak mau ketemu aku ?kamu ada masalah apa? atau aku ada salah sama kamu?"tanyaku yang hampir menangis.
" Maafin aku bukan nya aku gak mau ketemu kamu tapi ada urusan mendadak yang harus aku tangani selain itu aku juga lagi banyak tugas kuliah .Asal kamu tau aku rindu kamu " ucap Reno menatapku lekat.
"Aku juga rindu banget sama kamu" ucapku sambil menyandarkan kepalaku di pundak nya dengan air mataku yang terlanjur keluar( makin akut deh bucinku.)
...Pengakuan Reno sangat membuatku heran dan terkejut sebegitukah dia sampai lebih dari seminggu tak menemui atau mengabari ku terlebih alasannya seperti ini. walaupun dia tlh berbohong aku merasa sulit mencari pernyataan yang membuatku harus marah padanya karna dengan diaq jujur saja tentang semua maka menurut ku dia berani mengaku atas kesalahannya dan juga telah menghargai ku....
" Benarkah kau rindu aku? apa kau tidak marah pada pacarmu ini" ucap Reno sambil mengacak acak lembut rambut ku.
" Gimana coba lapornya? "ucap Reno.
" Pak polisi saya mau buat laporan pacar saya ngilang nggak ngabarin udah 1 minggu saya cari dirumah nya gak ada nanya temen nggak tau semua ,tolong di carikan segera pak" ucapku dengan di akhiri cengiran kuda.
" Ha ha terus menurutmu polisinya bakal gimana?"tanya Reno .
" Hehe yang pasti aku diusir secara halus .Maaf mbak kami tidak bisa menangani kasus pacar hilang seperti kasus mbak ini silahkan mbak segera pergi dari sini dan cari sendiri pacar mbak itu" ucap ku dengan memperagakan seolah olah menjadi polisi nya.
" Ha ha ha terus kenapa kamu lapor kalau tau endingnya di usir" hanya tawa Reno yang menanggapi ocehanku.
"Itu ekspetasi ku yang pertama" ucapku.
"Ada yang kedua segala?Gimana coba?" tanya Reno.
" Ya langsung ditangani dibuat poster pacar hilang..muka mu ditempel di mana mana.Siapa tau aku jadi pelopor pencarian pacar ilang ya kan atau mungkin nanti malah ada lembaga khusus gitu.Biarin kamu malu sekalian" ucapku.
" Haha ada² aja ya kamu"ucap Reno dengan mencubit kedua pipiku .
"Ren aku mau tanya lagi boleh? tapi agak nggak penting juga sih eh tapi bisa penting juga sih " ucapku setelah susah payah mengumpulkan nyali.
" Nggak "ucapnya tegas dan nyali ku pun amblass mendengar itu .
__ADS_1
" Nggak papa,he he" sambung Reno sambil tertawa.
" Duh nggak jadi deh udah lupa ...kamu sih bikin aku takut" ucapku karna penyakit pikun ku telah kumat.
" Dasar pelupa " ucap nya sembari mencoel hidungku .
" Yang penting kan gak bakal lupa sama kamu."
"Awas aja ya kalau sampai kamu lupa sama aku .Aku laporin polisi juga ,ha ha !"ucap Reno yang membalik ucapanku tadi.
" Nggakk akan!!" ucap ku dengan tegas.
...Karna terlalu hanyut dalam pembicaraan kita sampai nggak menyadari bahwa matahari telah sempurna bersembunyi jadi kita memutuskan untuk lanjut menelusuri pasar malam yang ternyata lebih luas dari yang kubayangkan....
" Eh aku inget sekarang tapi jangan marah!" ucapku.. secara tiba tiba menarik tangannya saat sedang melihat lihat deretan barang dagangan yang ada hingga Reno pun sampai kaget .
" Apa?"⁰ tanya nya sambil mengelus dada.
" Tadi malem waktu aku di rumah sakit katanya Lia lihat kamu, itu beneran kamu bukan sih? " tanyaku
...Aku agak takut sih nanya hal seperti ini karna Reno gak suka kalau ditanya soal beginian.Pernah waktu itu temenku bilang liat Reno di mall dan aku tanya sama Reno eh dia malah marah .Karena dia berpikir jika aku mulai jadi posesif dan dia gak suka itu....
" Ooo tadi malem aku nganter ibuku " jawab Reno setelah beberapa saat tampak berpikir.
" Ibu mu sakit apa ? " tanyaku dengan lega karena Reno gk marah .
" Cuma demam biasa kok" jawab nya .
" Lalu kenapa kamu ada di rumah sakit ,kamu sakit?" tanya nya yang tampak khawatir.
" Nggak, aku cuma nganter Lia doang dia alergi" jawab ku.
" Kirain sayangku ini yang sakit aku udah cemas " ucap nya sambil mencubit pelan pipiku .
" Aku juga khawatir takut kamu yang sakit" ucapku pelan .
" Aku lebih khawatir sangat khawatir" ucap nya lembut dengan menatapku lekat wajahku.Aku pun hanya bisa tersenyum tersipu malu.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Makasih sudah membaca smoga kalian suka😉👍.Mungkin ceritaku emang gak seru tapi di seruin aja dah tarik siss,semongko😂😂.