Kenangan Cinta

Kenangan Cinta
AKU BENAR AKU SAKIT


__ADS_3

 ______________________________________


Beberapa Minggu kemudian ....


_______________________________________


 


...Karena ujian semakin dekat jadi hari ini kita memutuskan untuk belajar di rumah Ani ,yah gitu Intinya belajar bareng aja gitu....


 


"Aduh udah gak bisa masuk otak ilmunya nih,laperr" ucap Lia yang lalu merebahkan tubuh nya di lantai setelah 2 jam belajar (lesehan) .


" Iya aku juga " ucap Ani yang ikutan merebahkan tubuhnya aku menggelengkan kepala melihat tingkah mereka.


" Cari makan sambil jalan jalan aja yuk ke mall gitu" ucapku sambil menutup buku buku yang berserakan.


...Melihat kedua sahabatku yang udah tepar kekenyangan makan ilmu mendadak juga membuatku jadi semangat untuk menutup buku ....


" Ayooo" ucap Ani dan Lia dengan lantang dan langsung bangun dari rebahan.


 


...30 menit kemudian kami telah sampai di sebuah mall dan segera mencari tempat makan yang pas .Akhirnya kami memilih restoran mie ramen kayakknya enak nih makan yang pedes pedes berkuah terus minumnya es....


"Emm jusnya enak banget" ucap Ani.


"Mana aku mau cobain" ucap Lia .


...Kebiasaan Lia yang gak bisa mendengar orang ngomong kata enak dan enak banget tentang makanan pasti jadi pengen nyobain juga....


"Gimana enak nggak" tanya Ani .


" Iya, tau gini aku pesen yang ini aja" ucap Lia dengan muka cemberut .


"Mau coba nggak fi " tawar Ani padaku.


"Nggak usah masih enakan punyaku" ucapku yang lalu lanjut menyeruput kuah ramen.


" Renoooo"Teriak nya lantang .

__ADS_1


...Kami bertiga pun secara serentak menoleh ke sumber suara dan yang terlihat hanya ada seorang cewek dengan rambut terurai panjang yang berdiri membelakangi kami ....


...Mana sosok yang dipanggil nya Reno itu?,aku pun berusaha mengacuhkan seakan sibuk dengan makanan ku tapi tetap saja mataku terus mencari kesempatan untuk melirik....


" Siapa ?" ucap Ani setengah berbisik padaku sambil mengaduk aduk jus nya.Aku pun hanya mengangkat bahu ku tanda tak tau.


" Renooo!" ucapnya. Dari sudut mataku terlihat dia berjalan menghampiri seseorang .


...Aku berusaha curi pandang melihat ke arah wanita itu tapi dengan secepat kilat membuang pandangan saat Lia atau Ani melirik ke arah ku....


" Renoo, kamu lama banget sih ayo cepetan jalannya " ucap wanita itu.


...Aku terbelalak saat ekor mataku kian jelas menangkap sosok yang terasa tak asing bagiku maka dengan ragu aku menoleh untuk memastikan....


" Fi" panggil Ani padaku yang masih terdiam terpaku dengan pemandangan di depanku ternyata aku yang benar!


...Yang berdiri tegak disana itu adalah dirinya dan yang didepannya adalah yang dia perjuangkan maka dengan ini sudah jelas bahwa pemikiran ku memang benar.Aku tak menyangka secepat ini takdir memberi tahu ku kebenarannya....


...Ani dan Lia pun menatap penuh tanya ke arahku seperti berkata bagaimana dengan perasaan ku. Aku pun mengangguk sebagai tanda bahwa aku tak apa bahkan sekarang aku telah kembali sibuk dengan ramenku....


...Tanpa ku sadari ternyata mereka telah duduk dimeja samping kami ,tak sengaja pandangan aku dan Reno bertemu pandang dan terkunci beberapa detik hingga akhirnya dia memalingkan wajahnya membuang pandangan sedangkan aku kini malah beralih menatap lekat perempuan didepannya, ternyata dia orangnya....


" Gimana aku yang bener kan,dia memperjuangkan wanita lain" aku mengulum senyum menatap kedua manusia di depanku.


" Kamu...?" tanya Ani penuh arti.


" Udah jangan banyak nanya aku nggak papa.." potong ku .


...Dua orang ini hanya mengangguk tanpa sepatah katapun mungkin memang sudah terlalu mengerti....


...Sudah menjadi pilihan ku untuk segera berdamai dengan perasaan walaupun memang masih terlalu cepat bila saat ini aku mengatakan bahwa aku sudah berdamai karena nyatanya memang belum ....


...Aku pun kini terkadang khawatir jika nanti ternyata tak bisa berdamai dengan kenyataan, terlebih dengan adanya pemikiran baru yang membuatku meragu....


...Aku menghela nafas berat meletakkan kasar sumpitku ....


" Menurut kalian itu tadi memang pacarnya?" tanyaku .


"Mungkin saja tapi entah bagaimana dengan perasaan didalamnya" ucap Ani sedikit meragu, aku mencoba memahami maksudnya.


"Kalau aku nih ya kelihatan nya si Reno nggak ada perasaan terlihat dari sikapnya dia kayak canggung sama ceweknya "ucap Lia dengan tatapan manipulatif.

__ADS_1


" Mungkin karena ada kita jadi dia nggak nyaman " ucapku.


...Pikiranku kembali mengingat kejadian tadi dia memang begitu kaku namun aku berpikir mungkin karna ada aku dia menjadi tak nyaman atau mungkin tak suka melihatku.Apalagi tak berapa lama dia memilih pergi mencari restoran lain....


" Fi katamu dia mutusin kamu demi memperjuangkan cewe lain yang berarti cewe yang tadi( aku mengangguk), terus masak dia canggung kaku gitu harusnya dia perhatian, romantis bahkan tadi keliatan ragu banget pas gandengan tangan.Udah sih itu pasti pacar sewaan" tambah Lia dengan penuh keyakinan.


" Lia ada benernya sih terus yang jadi pertanyaan kenapa dia mutusin kamu dengan cara gitu malah kalau menurutku terbilang kayak nggak rela buat mutusin kamu padahal dia mau sama cewe lain. Jadi menurut pendapat ku cewe itu bukan alasannya untuk pergi tapi ada alasan lain " ucap Ani.


...Saat ini aku hanya terdiam aku tau mereka pasti tetap mengarah pada pernyataan mereka jika alasan Reno adalah sakit atau mungkin ada alasan lain .Aku sekarang menjadi berpikir kira² mana alasan yang lebih baik ,pergi Karna orang lain atau karena penyakit?.Ini sulit karena keduanya sama² menyakitkan bagiku....


...lalu wanita yang bersamaan nya itu siapa?...


...<><><<><<>><><<>><><><><><><><>...


...Aku terduduk sendirian menatap langit kemerahan yang membuatku larut dalam dunia dimana tak ada satupun yang bisa mengganggu .Ya lamunan kini adalah duniaku dimana aku sedang mencoba untuk berperang dengan pemikiran diri sendiri ....


...Kaki telanjang ku terbelai air lautan ,deburan ombak yang sedari tadi berderu terasa seperti musik pengiring menuju larutnya lamunan ku.Aku tersenyum kecut kala terpikir tentang siapa yang ada dalam lamunanku.Dia dan dia lagi yang kupikirkan seakan tak ada hentinya dia tetap menjadi sosok kuat dalam hidupku....


" Apa semuanya memang harus seperti ini?" gumamku seakan bicara pada luasnya lautan serta langit yang kini juga akan ditinggal mentari.


...Aku berdiri lalu berjalan ditepian pantai setelah berapa lama berjalan menyusuri pantai aku berhenti lalu menjatuhkan kedua sepatu ku yang sedari tadi ku tenteng ,aku berbalik menatap jauh lautan....


" Jika benar begitu , semesta !!bisakah kau membantuku melupakan nya dengan menghadirkan sosok baru!!" teriakku lalu tersenyum lepas.


...Aku akan mencobanya !...


 


.


.


.


..


.


Makasih yang sudah mau mampir baca kelanjutannya ya!


tapi alangkah lebih baik nya jika memberi jempolnya dong😭.

__ADS_1


__ADS_2