Kenangan Cinta

Kenangan Cinta
SANTET DAN TABRAKAN


__ADS_3

-_--_--_--_--_--_--_--_--_--_--_--_


Beberapa bulan kemudian..


_-_ _-__-__-__-__-__-__-__-__-__-


...Hari ini adalah hari pertama aku masuk kuliah, masih masa ospek jadi aku harus berangkat sangat tepat waktu untuk mencari gebetan baru ....


" Aku berangkat dulu ya ma , Assalamualaikum" pamitku saat selesai sarapan .


"Wassalamualaikum, hati hati ya fi " ucap mama .


"Iya ma "ucap ku.


 


...Aku pun ke garasi untuk mengambil motorku tersayang tapi saat aku menaiki motor ku serasa ada yang aneh .Aku pun turun dari motor dan segera mengeceknya kondisi motor....


 


"Astaga" ucapaku saat melihat ban belakang motor yang tak berisi lagi.


...Segera ku standarkan tengah motor ku untuk mengecek apakah ban nya cuma kempes atau bocor.Ku pencet ban itu yang ternyata memang tak menyisakan sedikit pun udara lalu ku mengamati permukaan kulit ban sambil memutar nya ,Udah kayak montir pro aja aku....


...Ku melihat sebuah paku yang menancap tak pikir panjang segera ku ambil tang untuk mencabut paku berdosa itu....


" Kenapa motornya fi? " tanya mama yang tiba tiba ada di sampingku.


" Kena santet ma " ucap ku dengan masih sibuk berusaha mencabut paku itu.


" Santet apaan? " ucap mama dengan binggung.


...Mamaku berdiri tegap di sampingku sambil memakan odading mang oleh yang rasanya hmmm ..... mamaku seperti menjadi iron man, nggak deh mamaku cuma makan cookies doang nggak bakal lah jadi iron man apalagi jadi cookies women....


" Paku ( aku masih berusaha nyabut pakunya).Huh nih ma kalau nggak percaya " ucapku sambil menunjukkan paku yang kita kira panjangnya 5 cm pada mamaku.


" Kamu nih ada ada aja bocor di bilang kena santet" ucap mama sambil tertawa.


"Kemarin sore aja gak papa kok berarti tadi malem ada yang ngirim santet paku ke motor ku ma pasti dia ngiri karna aku cantik" ucapku yang makin membuat mama tertawa terbahak-bahak .


" Orang mana yang kurang kerjaan nyantet motor fi,mana ada?jangan asal nuduh dia ngiri siapa tau dia nganan" ucap mamaku yang masih terus tertawa tapi tak lupa tetap di selingi menguyah.


" Udah udah mending sekarang kamu cari ojol


nanti mama panggilin tukang tambal ban " ucap mama .


" Uang " ucapku sambil mengadahkan kedua tangan.


...Tanpa kata mamaku pergi masuk kedalam rumah yang kupikir mau mengambilkan anaknya ini segepok uang....


"Gimana jadinya?" tanya mama yang malah membawa sekantong plastik cemilan.


" Uang ma uang ,anakmu ini minta uang" ucapku.


...Mamaku ku pun masuk kembali dan aku menghela napas pasrah menunggu di depan pintu garasi berharap mamaku benar² mengambilkan ku uang....


" Fi ,nih uangnya" ucap mama.


" Ma seribu buat apaan ,beli permen aja nggak cukup" ucapku saat mama memberikan uang seribuan yang terlipat rapi.


" Di buka dulu lipatan nya fi" ucap mamaku.


...Setelah ku buka lipatannya ternyata ada pahlawan I Gusti Ngurah Rai di balik pahlawan Pattimura,kena prank ternyata....


" Ya udah buruan sana berangkat " ucap mama dan aku serasa diusir seperti beban keluarga.


 



Aku pun lalu menunggu datangnya orang berjaket hijau itu tiba di depan gerbang rumah ku.


__________


kampus..


__________


...Brukk... buk ( bukunya berserak )Aku yang berada tak jauh darinya segera membantu cewek itu karna dia terlihat kesulitan memungut buku² nya terlebih yang menabraknya pergi begitu saja....


" Terimakasih" ucapnya dengan senyum ramah.


" Sama2 ,kamu juga mahasiswa baru ya?" tanyaku saat memberikan buku² itu padanya.


" Iya " jawabnya.


...Kita pun akhirnya jalan bareng menuju tempat ospek lumayan lah udah bisa dapet temen baru di hari pertama kuliah....


" Kenalin aku Sasina Karolina putri" dia mengulurkan tangannya.

__ADS_1


"Aku Syafi Anindya Septiana( bersalaman)kau bisa memanggilku Syafi. Jadi aku harus memanggil mu apa? Sasina ,Karolina, putri atau siapa? " tanyaku dengan bahasa yang agak formal.


"Emm Sina ( nampak berpikir)soalnya teman SMA ku memanggilku Lina jadi sekarang Sina aja" ucap Sina.


...Apa dia slalu berganti nama panggilan setelah lulus sekolah ? jika itu benar aku akan sangat melongo mendengar kenyataan itu ....


"Oh ya aku slalu ganti nama panggilan lho( aku melotot kaget).Saat TK panggilanku putri ,Saat SD Ana,SMP panggilanku kalin , waktu SMA panggilanku Lina terus Sina deh waktu kuliah" jelas Sina dan aku hanya bisa syok mendengar itu.


...Sina ternyata orangnya sangat cerewet aku saja tertandingi bahkan dia sedari tadi tak berhenti bicara hingga aku hanya bisa mengangguk menanggapi nya padahal baru saja berapa waktu kenal udah ngomong sepanjang rel kereta....


" Tapi kenapa sih harus ganti nama panggilan segala?" tanyaku .


" Yah biar kalau lagi di jalan atau di mana gitu trs ada yang manggil aku kan bisa tau itu temen TK ,SD ,SMP ,SMA atau kuliah".


"Apa aku harus balik TK biar bisa kayak gitu" gurauku.


"Ngaco kamu."


 


___________________


...Baru saja ospek dimulai kami langsung diberi tugas dari kakak pembimbing meminta 10 foto pada para senior yang sudah diberi tanda pada tangannya. Walaupun tugas berdua ini sangat susah karena mereka berpencar jadi kami harus mencarinya keliling kampus belum lagi ada banyak dari mereka yang sengaja berlari saat hendak di mintai foto untuk lebih menyusahkan kami....


" Fi itu ada senior tuh" tunjuk Sina.


...Senior itu malah berlari saat menyadari kedatangan kita dan mau tidak mau dan karna nanggung juga kita pun mengejarnya....


...Namun saat kita mengejar melewati koridor ada seorang cowok tiba ² muncul entah dari mana .Dia malah berdiri mematung membelakangi kita di tengah koridor yang menjadikan ku panik .Terlebih lagi telinganya yang tersumbat earphone dan jarak yang sudah terlalu dekat dan mendadak membuatku tak bisa mengerem ataupun menghindar....


" Haaaaa" teriakku kencang dan dia pun berbalik badan ke arah ku.


...Brukk ....terjadilah tabrakan antar orang tapi karna aku yang menabrak nya dengan kencang ia hilang keseimbangan namun dengan cepat dia menarik tanganku saat hendak jatuh....


...Gubrak...kami pun jatuh bersama tapi sialnya dia jatuh di antara jejeran tong sampah ....


"Aww" rintih cowok itu memegangi punggung nya yang terkena penyangga tong sampah.


" Aduh maaf kak gak sengaja " ucapku sambil membantunya bangkit dari timbunan 3 tong sampah itu untung gak ada isinya tapi tetep bau sih.


" Loe memang harus minta maaf karna loe yang salah" ucapnya dengan dingin.


"Bukan salah saya sepenuhnya dong kakak juga yang seenaknya berdiri disini tidak liat sekitar " aku mencoba menahan emosi dengan sikap nya .


" loe yang salah nggak ati ati" ucapnya dingin.


" Maaf tapi kakak yang tiba tiba muncul di depan saya."


"Ih kamu nih ya ,kamu itu juga salah pokoknya.Persentase kesalahannya itu aku 40% kamu 60% " ucapku dgn kesal.


" Gue nggak salah!" ucapannya tegas.


" Nggak salah darimana ? jelas jelas juga salah."


...Kita pun terus berdebat panjang hanya Karena masalah yang sebenarnya sepele tadi tapi aku sangat kesal karena sebagai cowok dia tak mengakui kalau dia juga salah....


" Kakak pembimbing ya...boleh minta foto nggak kak?"ucap Sina tanpa dosa.


...Mendengar perkataan nya perdebatan kita terhenti... aku pun menoleh heran ke arah Sina , bisa bisanya dia bertanya seperti itu di situasi seperti ini....


"Hmm" jawab cowok itu datar dengan sedikit mengangguk ...dia juga sama saja aneh.


" Ayo fi " Sina menarikku.


" Loe ngapain gue nggak mau foto sama loe"dia menunjuk ku yang berdiri mematung.


...Setelah Sina memohon dengan alasan tugas berdua akhirnya cowok itu mau berfoto dan aku juga sangat dengan terpaksa harus ikut....


...Saat berfoto cowok itu pun tanpa tersungging senyum sedikit pun begitupun denganku hanya Sina yang tersenyum lebar diantara muka datar kami berdua....


" Makasih ya kak " ucap sina setelah berfoto.


...Cowok itu hanya mengangguk tanpa mengubah ekspresi ....


" Dah lanjut deh debatnya" ucap Sina yang tak ada akhlak emang.


...Tapi aku ataupun cowok itu hanya diam tak ada yang memulai ronde debat kedua.Kita hanya berhadapan melihat satu sama lain tanpa berkata apa-apa....


" Inget urusan gue sama loe belum selesai" hanya itu ucapnya lalu pergi.


...Dan akhirnya nggak jadi terjadi acara debat ronde 2 tapi masalahnya malah jadi ngambang kek t41....


******


" Kamu kok tau dia pembimbing sin ?" tanyaku.


"Dia itu ketuanya lho, emang kamu gak tau? " ucap Sina dengan excited.


" Nggak" jawabku cuek.

__ADS_1


" Yah liatin apa aja km tadi?" tanya Sina .


" Pohon ama langit" jawabku.


" Pantesan."


...Aku menatap ke sekeliling kampus yang bagus dan indah ini namun kenapa baru di hari pertama aku sudah berpikir bahwa aku salah masuk kampus hanya karena bertemu cowok tadi....


____________________


Sepulang ngampus..


____________________


"Fi kakak senior tadi ganteng juga ya" ucap Sina sambil tersenyum.


" Eh, kamu kalau mau pulang duluan gak papa kok" ucap ku mengalihkan obrolan.


...Karena tak enak hati pada Sina udah nemenin aku kelaman dan kampus juga udah lumayan sepi aku menyuruhnya untuk pulang duluan saja....


" Yaelah pengalihan isu" ucap Sina .


" Nggak salah kata tuh ?pengalihan isu darimana dodol .Yang ada pengalihan pembicaraan bukan isu kayak apaan aja."


" Kamu emang di jemput siapa? " tanyanya.


" Cowok " ucap ku dengan berusaha menahan senyum.


" Pacar ya" goda nya.


"Aku ini jomblo tau" batinku.


" Bukan " ucapku.


" Gebetan? " tanya Sina .


" Bukan."


" Terus siapa dong fi ?.Bapak mu,supir ,tetangga ,kakak ,temen ,om,saudara atau siapa sih?" tanya Sina dengan lucu.


" Ojol ha ha " ucapku dengan tawa .


" Yah cuma ojol ternyata " ucapnya dengan kecewa .


" kenapa ? ojolnya itu cowok kan mau lihat profilnya" ucapku sambil memperlihatkan hpku.


" Gak usah repot-repot " ucap nya dengan cemberut lalu hpnya tiba tiba berbunyi dia pun minta ijin untuk mengangkat telfon itu.


...Namun tiba-tiba hpku memberikan berita buruk yaitu pesanan ojolku di cancel gitu aja bahkan nggak ada konfirmasi yang jelas....


" Kenapa fi cemberut gitu?" tanya Sina saat selesai telfonan.


"Orderanku di cancel " ucapku .


" Aduh gimana ya aku gak bisa nemenin tadi pacarku telfon ngajak ketemu sekarang " ucapnya.


...Melihat belagak nya yang udah kayak pengen banget mau ketemu pacarnya dengan senang hati aku mempersilakan nya pergi....


" Oh gak papa kok kamu duluan aja " ucapku.


...Setelah 20 menit akhirnya pak ojol pesanan ku tiba menyelamatkan diriku yang kelaparan menunggu dan yang sudah hampir lumutan seperti warna jaketnya ....


 


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa


like 👍


comment( silahkan jika ada kritik dan saran)


favoritin ♥️


vote⭐


Terima kasih sudah mampir 😘 di novelku yang biasa aja ini.

__ADS_1


KENANGAN CINTA 🎡


__ADS_2