Kenangan Cinta

Kenangan Cinta
NENEK LAMPIR


__ADS_3

 


...Kringggg ......bel berbunyi nyaring menandakan waktu istirahat telah tiba....


 


...Akhirnya pelajaran MTK usai seperti biasa sekarang saatnya memburu kantin serta cuci mata mencari adek kelas cogan...oh tidak- tidak ada hati yang harus kujaga....


________________"


" Fi, mau pesen apa ?" tanya Lia.


"Bakso aja deh sama es jeruk ya " jawabku dengan semangat.


"Tumben nggak mie ayam nih"


"Yaudah biar aku sama Ani aja yang beli kamu cari tempat duduk kosong aja sana"Lia sedikit mendorong ku agar segera beranjak.


...  Aku berjalan cepat ke arah bangku kosong paling pojok sebelum ada orang lain yang menempati .Sebenarnya ada banyak bangku lain Karena kebanyakan murid lebih memilih jajan di sebrang jalan depan sekolah namun bangku pojok ini adalah sebuah mahakarya ,haha lebay sekali....


Gubrak!!....aku yang masih tersentak terdiam sejenak menatap 3 manusia yang berdiri tegak di depanku, oh dia lagi ternyata.


"Minggir cari tempat duduk lain sana!" dia tersenyum ketus dengan tangan terlipat didada.


" ogah (berdiri )sana pergi! aku yang duluan disini ( mendorong pundaknya) " Aku kembali duduk mengeluarkan earphone dari saku.


" Ngajak ribut ya "rahangnya menegang lalu melempar earphone yang hendak kupakai.


" Mikir lah siapa yang ngajak ribut ..punya otak kan?"


"Dah berani ya sekarang."


"Emangnya dulu takut ? nggak lah cuma males aja nanggepin orang gila sekarang juga males sih makanya cepetan pergi sana!" aku tersenyum smirk melirik ke arah mereka.


" Kurang ajar banget kamu emangnya kamu siapa ?....


Tiba2 Ani dan Lia datang menghampiri ku yang membuat iswa menghentikan ocehan nya ..


"Udah fi ayo pindah di bangku yang lain aja"ucap Lia yang tiba tiba menarik tanganku tapi aku segera melepasnya.


"Kalian tuh ngapain sih nggak bosen apa kerjaannya bikin rusuh aja sama kita ,ganggu orang aja tau nggak" ucap Ani yang dateng² langsung ngomel.


"Heh kalian ya yang bikin gue terganggu .Sana pergi gue mau duduk disini! " ucap iswa dengan ketus , Cindy dan Mila si pengawal gila disebelahnya pun tak kalah memuakkan.


"Udah -udah sana pergi.Kalian bikin sumpek aja disini" ucap cindy anak buah iswa si nenek lampir.


... Mereka bertiga pun duduk dengan santainya dengan melirik kecut ke arah kami....

__ADS_1


"Yang ada kalian tuh yang bikin sumpek disini bikin panas nggak ada akhlak ngrusak pemandangan"ucap Ani sembari memukul kepala iswa dengan kipas yang di pegang nya.


...Iswa pun berdiri dengan kesal menatap Ani begitupun kedua pengawal setannya yang juga ikut berdiri....


"Kamu mau cari ribut, sini maju " ucap nenek lampir yang telah menggulung lengan bajunya.


"Apa!!nggak terima?" ucap Ani yang telah mengambil ancang-ancang dengan senjata kipasnya.


... Lia yang sudah geram melihat perdebatan kami dengan sekuat tenaga menarik tangan ku dan Ani menuju bangku kosong dimana Lia meletakkan makanan kami....


" Sana pergi hus hus" ucap mereka kayak ngusir ayam.


"Urusan kita belom selesai!! "teriak Ani sambil melempar kipasnya yang tepat mendarat dijidat Iswa.


"Awas ya loe !!"


...Kami pun mencoba meredakan amarah dan mendinginkan hati. Sedangkan Lia terus saja menggerutu ngomel-ngomel gak karuan karna kesal dengan ku dan Ani,kenapa jadi ketularan aku? ....


"Kalian ngapain sih gak penting banget ngurus mereka ..."omel Lia .


"Mereka itu gak bisa liat orang tenang bikin masalah sama kita mulu"ucap Ani dengan mulut penuh mendoan.


"Gak penting deh jangan ngomongin mereka " ucap Lia dengan ketus sambil menguyah.


" Yah tadi kamu yang mancing pas di samber kok malah marah" ucap Ani.


"Udah biarin aja gitu lho , ngakk penting!"ucap Lia marah.


"Aduh udah deh " ucap Lia bertambah marah sampai mukul meja , kasihan banget mejanya.


...Aku pun menatapnya heran, kenapa nih kok kayak aneh?gak normal deh biasanya maju kayak preman ....


...Ani malah tertawa yang menoleh ke arahku dengan mengisyaratkan gerakan bibirnya yang membuatku paham ternyata cuma masalah lama yang selalu terulang kembali....


" Iya! jangan di omongin terus dong aku pengen makan dengan tenang,laperr tauk " ucap Lia dengan intonasi normal , benar2 cuma masalah laper ternyata he he.


" Tuh kan cuma karna laper " goda Ani .


"Makanya jangan bahas mereka gausah diladenin mereka tuh ,kalian kayak orang g*blok tauk karna nanggepin orang g*la kayak mereka juga."


" Haha betul juga tuh omonganmu" ucap Ani.


"Hah apanya yang betul?" batinku.


"Jadi kita tadi kayak orang g*blok dong ? " ucapku.


"Kalian berdua aja aku kan gak ikut - ikutan " ucap Lia .

__ADS_1


"Kita kan sahabat jadi 1 g*blok semua ikut g*blok gitu ,kayak satu error' semua ikut error'" ucap Ani yang gak bener sama sekali.


" Itu mah namanya sahabat yang terlalu solid" ucap ku.


" Iya tuh, yang bener itu satu g*blok yang lain membantu agar jadi pinter bukan malah jadi ikutan g*blok" ucap Lia yang hari ini tumben koneksinya nyambung.


" Kamu tadi sarapan apaan sih Li ? " tanyaku.


" Nggak sarapan" jawab Lia kesal yang meletakkan kembali sendok berisi nasgor yang hampir masuk mulut.


"Wah makanya agak nyambung koneksinya" goda ku.


" Udah buruan di makan ngobrol mulu .keburu laper, keburu dingin,keburu mo meninggal" omel Lia .


" Punya ku udah dingin " ucapku .


" Iyakah punyaku masih lumayan panas walaupun masih lebih panas omongan netizen sih" ucap Ani sambil memegangi mangkuk nya.


" Punyaku juga masih agak puanass atau sini baksomu aku gosipin biar panas " ucap Lia .


" Emmm maksudku udah dingin es nya ,ha ha " ucap ku .


Seketika kulit kacang menghujani badan ku untung nggak ada yang masuk ke kuah bakso .


" Ampun,kamu kan nggak bilang baksonya yang keburu dingin jadi aku nggak salah lho " ucap ku .


kami makan dengan canda tawa di setiap suapan,kesedak dong hehe .


*****


Kringgg....bel panjang berbunyi nyaring .


 


.


.


.


.


Makasih sudah mau membaca.Ini baru awal jadi belum ada percintaannya ♥️.Baca kelanjutannya!! 😘 jangan lupa


like'👍


Comment📝 (kritik ,saran)

__ADS_1


Favoritin⭐


KENANGAN CINTA 🎡


__ADS_2