
...Setelah pak Ari meninggalkan kelas kami pun segera bergegas belajar .Seketika kelas menjadi hening sehening hatiku ....
...15 menit kemudian Pak Toro datang dengan membawa tumpukan soal ujian di tangannya....
"Assalamualaikum w.w" salam pak Toro .
"Wassalamualaikum w.w." jawab kami .
" Baiklah anak - anak siap tidak siap ulangan tetap akan diadakan . Silahkan masukkan semua buku dan barang lainnya yang tidak di perlukan kalian ke dalam tas ,harap tenang,tidak mencontek saat mengerjakan atau bapak akan menyobek kertas jawabannya! " ucap pak Toro dengan tegas .
...Pak Toro pun membagi soal ulangan di meja paling depan untuk satu deret kebelakang sambil mengulangi teriakan untuk memasukkan semua buku serta apapun itu ,hanya boleh ada alat tulis diatas meja....
...Emm kayaknya pak Toro tadi perintah nya kurang tepat deh kalau hanya boleh alat tulis yang di meja terus kertas ujiannya harus di taruh mana dong?....
" Apa semua sudah dapat soal ujian?" tanya pak Toro.
" Sudah pak " jawab para murid dengan serentak.
"Ya sudah silahkan di kerjakan! bapak beri waktu 2 jam ingat kerjakan sendiri!". ucap Pak Toro
...Semua siswa pun serius membaca soal dalam hati masing - masing .Tak ada yang berani mengeluarkan suara ,ucapan ,bisikan apalagi sampai menoleh menengok ke kanan dan kiri bisa langsung di datangi pak Toro dan disobek kertas ujiannya nanti....
... Saking sunyinya kami bisa mendengar suara langkah sepatu pak Toro yang berjalan mengawasi kami satu persatu dengan teliti,suara detak jam dinding terdengar jelas atau helaan nafas saja aku bisa mendengarnya ,ya iyalah orang yang menghela nafas itu Lia yang semeja dengan ku pasti otaknya sedang berhenti sekarang....
2 jam berlalu..
" Baiklah anak - anak waktu ujian telah habis tolong lembar ujian segera di kumpulkan,selesai tidak selesai!! " ucap pak Toro .
" Iya pak "kami pun berbondong-bondong mengumpulkan .
...Akhirnya selesai juga ujiannya setelah 2 jam mengerjakan dengan soal yang susah ,napas yang jadi susah dan gerak yang sangat susah gatal di betis pun harus ditahan.Sangat menegangkan ,mencekam saat pak Toro berada di depan apalagi di sampingku mendadak asma ,tulang gak bisa gerak ,tenggorokan kering ,bibir pecah - pecah ,mata berkunang-kunang,tubuh gemetar,wk wk malah absen penyakit ....
...Tapi emang gitu ibarat nih di awasin pak Toro kayak di awasin kopassus kalau nengok dikit di gaplok atau kayak di tungguin sama barisan para mantan yang mau nagih utang,emang mantannya ada berapa sampai bisa berbaris,he he ....
...Pak Toro itu memiliki tatapan maut yang mematikan tapi gak sakit ,gak berdarah tapi rasanya deg - degan setengah hidup nyampai ke jantung(emang dimana lagi kalau bukan di jantung).Namun sifat ini hanya saat mengajar atau menghukum siswa saja bisa dibilang profesional kerja. Sebenarnya pak Toro sangat baik dan ramah tapi tetep aja aku takut ....
2 hari setelahnya ...
" Nginep di rumahku yuk " ucap Ani .
" Ngapain ?" ucap Lia .
" Ayolah aku sendiri nih dirumah, orang tuaku keluar kota 2 hari" ucap Ani dengan mata berbinar dan senyum memohon.
" Ya udah deh tapi sediain makanan yang banyak ya"ucap Lia .
" Iya tenang - tenang .fi mau gak? " tanya Ani padaku .
... Aku belagak berpikir dahulu dengan ajakan menginap Ani padahal mah mau² aja. Orang tua Ani memang sekantor dan sering keluar kota bareng untuk urusan pekerjaan jadi kami sering nginep bareng deh....
" Iya deh tapi 1 jam aja " ucapku dengan cengiran.
"Yeh itu namanya bukan nginep cuma mampir doang " ucap Ani dengan cemberut.
" Ya ya deh gak usah di tekuk gitu muka nya jadi tambah jelek lho" ucap ku wajah Ani pun yang terukir senyuman diawal langsung berganti wajah datar.
__ADS_1
" Becanda sayang" ucapku.
****
...Sehabis is'ya aku langsung kerumah Ani untuk menginap sedangkan Lia sudah dirumah Ani dari jam 5 sore mungkin udah ada sampah bungkus makanan di mana-mana....
" Hai hai " sapaku saat sampai dikamar Ani .
...Bukannya aku tak sopan langsung masuk tanpa permisi tapi Ani emang sengaja tak mengunci pintu depan supaya aku langsung masuk dan meluncur ke kamarnya....
"Kok lama banget sih" protes Lia .
Aku hanya diam diambang pintu agak binggung dan heran kok tidak ada banyak makanan berserakan biasanya kan kalau nginep selalu gitu rasanya kayak warungnya pindah ke kamar Ani.
"Fi sini buruan ngapain berdiri disitu kayak setan" panggil Ani.
" isshh kasian setannya jadi bahan korban Mulu" ucapku bergabung dengan mereka nonton film lesehan di lantai.
...Setelah itu kami pun nonton film yang seru banget yang memang ingin ku tonton karna mendengar review orang yang bagus dan menarik tapi tiba - tiba cacing di perutku teriak minta makan sana emaknya....
"Duh laper nih ada makanan gak" ucapku sambil memegangi perut.
" Iya aku juga nih udah dari tadi " ucap Lia .
^^^Akhirnya Lia sadar kalau sedari dia juga lapar . Sungguh aneh biasanya laper dikit aja udah ribut lah ini sampai jam segini.^^^
" Bentar - bentar aku G*ofood aja ,mau apa nih ? tanya Ani sambil mengambil hp nya.
" Emm nasi goreng seafood dong yang di persimpangan itu " ucapku sambil ngebayangin enaknya nasgor.
" Iya tuh enak sama martabak manis dong" ucap Lia .
" Manis aja fi buat dessert" ucap Lia dengan ngotot.
" Telur aja " ucapku tetap bersikukuh pada pendirian.
" Manis! manis! manis ! manis pokoknya manis!" ucap Lia yang memekakkan telinga karna sengaja berbicara di dekat telingaku.
" Jadinya apa aja nih ?"ucap Ani dengan binggung .
" Martabak manis !!" ucap Lia dengan cepat .
" Ya deh sama nasgor " ucapku pasrah.
...Sudah pasti kalah deh aku sama Lia kalau soal makanan karna dia slalu gercep teriak duluan apalagi suaranya sekeras toa ....
" Minum nya?" tanya Ani .
"Es jeruk 1 air keran 1" jawabku.
" Air keran buat apa ,kobokan? kan sini banyak" tanya Ani heran.
Ani dan Lia menatapku heran dengan permintaan ku yang aneh aku pun berusaha menahan tawa agar terlihat menyakinkan.
" Hooh buat apaan?" tanya Ani .
" Spesial buat kamu, just for you Lia " jawabku menunjuk Lia sambil menahan tawa.
"Wah kurang jeweran nih anak" Lia pun menjewer kupingku.
__ADS_1
" Aduh ampun mak !! "teriakku.
" Rasain tuh anak nakal" ucap Lia sambil tersenyum puas.
" Ih puas ya Li jewer aku" ucapku.
" Iya dong momen langka kan biasanya kamu yang tukang jewer" ucap Lia sambil senyum meringis.
...Aku menoleh ke arah Ani tapi ternyata dia tak ada di tempatnya .Aku memutar penglihatan ku mencari keseluruh sudut kamar namun tak menemukan wujud Ani ....
" Eh mana si Ani " tanyaku .
"Aniiii!!" teriak Lia .
...Lia berteriak sangat kencang hingga mungkin orang satu kompleks bisa mendengernya. kalau ada orang yang punya riwayat sakit jantung berada didekat atau di samping Lia di jamin bisa langsung kaku tuh orang....
"Wah rubuh nanti rumahnya Ani pecah kacanya " gurauku dan tiba² nongol si Ani .
" Gak usah teriak Li kamu ngomong biasa aja udah keras ,mau pecah nih jendela ku ( tertawa kecil) " Ani lanjut sibuk mesen Go*food.
" Hehe abis kamu dari mana sih" ucap Lia .
"Maaf tadi tiba-tiba haus" ucap Ani yang memang membawa sebotol air mineral.
...Sambil nunggu pesanan kita lanjut nonton lagi maraton terus pokoknya....
" Popcorn enak kali ya" ucap Lia yang seketika mendapat tatapan tajam dariku dan Ani .
" Gak deh enakan martabak " ucap Lia dengan lucu.
"Tapi kok tumben hari ini nggak ada bungkus Snack dimana-mana biasanya juga udah kayak warung dadakan " tanyaku setelah dari tadi udah gatel pengen nanya.
"Emm iya juga ya tapi Lia nggak minta kok dari tadi anteng aja" jawab Ani .
" Mau tanya kenapa kan? ya karna aku lagi diet" jawab Lia sebelum ada yang bertanya.
" Diet kok mau makan martabak manis sama nasgor kalori semua tuh " ucap Ani .
" Ya akan aku diet nya cuma nggak makan Snack doang" jawab Lia .
" Tipe diet dari mana tuh haha"ucapku.
" Diet Chiki."
.
.
.
.
.
.
Makasih sdh mau membaca ,beri jempol nya dong😉.
KENANGAN CINTA 🎡
__ADS_1