Kenangan Cinta

Kenangan Cinta
APA ITU DIA?


__ADS_3

 


...Setelah menebus obat kami mencari Kantin untuk membeli minum dan makan untuk Lia minum obatnya biar cepet waras....


 


" Fi lihat deh itu kayak Reno deh " ucap Lia sambil menunjuk ke barat.


" Mana Li nggak ada kok" ucap Ani yang sampai berdiri clingak clinguk mencari.


"Aduh ibu itu nutupin lagi ,ilang kan" ucap Lia dengan kesal.


" Salah lihat kamu tuh" ucapku dengan santai dan acuh tak acuh.


...Aku tak berniat melihat ataupun mencari karna akan sulit menerima bila aku benar-benar melihatnya,karena itu berarti dia mungkin berbohong sebetulnya aku pun juga tak percaya sepenuhnya jika dia pergi ke malang menemui neneknya....


" Iya seharusnya kamu tadi juga periksa mata" ucap Ani sambil tersenyum meledek.


"Yuk aku anterin" ucapku.


" Nggak, aku gak salah lihat kalau beneran Reno gimana hayo?"ucap Lia berusaha menyakinkan kita .


" Udah lah buruan makan terus di minum obatnya " ucapku berusaha mengalihkan topik pandangan dan pembicaraan.


...Apakah yang dilihat Lia benar benar Reno ,apa itu dia? tapi kenapa dia disini apa mungkin keluarganya ada yang sakit atau dirinya sendiri lah yang sakit?....


...Memang ada perasaan rindu tapi biarlah rindu ini tetap menjadi rindu aku takut bila nantinya malah berubah jadi kecewa....


" Permisi dek boleh ikut duduk di sini sambil nunggu pesanan ?" tiba tiba seorang ibu ibu datang.


...Tiba² seorang ibu-ibu menghampiri kami untuk ikut duduk nunggu pesanan datang Karna kebetulan memang tempat duduk kami dekat pemesanan serta kasir.Ibu itu terlihat lelah matanya pun juga sembab nampak sekali dia kerap terjaga di malam hari....


" Oh ya Bu silahkan "ucapku dan ibu itu duduk di sebelah ku .


" Adek berobat atau njenguk siapa?"tanya ibu itu pada kami.


" Ini teman saya bu sakit"ucap Ani sambil memegang pundak Lia.


Lia yang menjadi topik pembicaraan hanya tersenyum ramah pada si ibu.


" Kalau ibu sendiri ?"tanyaku dengan sopan.


" Ibu nunggu anak perempuan ibu " ucap ibu itu penuh beban kesedihan.


" Yang sabar Bu ,kalau boleh tau anak ibu sakit apa? tanya Ani .


"Kanker " ucap ibu dengan suara berat dan sendu.

__ADS_1


"Semoga anak ibu cepat sembuh ya Bu" ucapku.


" Makasih dek semoga kalian juga di beri


kesehatan .Ibu sangat kasihan nggak tega melihat anak perempuan satu satunya harus kesakitan seperti ini dan harus mengurung impiannya menjadi seorang polwan yang ingin berbakti mengabdi pada negara "ucap si ibu yang tak kuasa menahan tangis dan aku hanya bisa mengelus pundaknya.


" Sabar Bu" ucapku yang malam membuat tangisnya bertambah.


" Bukan hanya itu mbak yang membuat ibu sedih tapi di saat anak ibu sakit seperti ini tiba-tiba pacarnya minta putus. Padahal sudah mau lamaran tapi saat tau anak ibu sakit dia mutusin anak ibu. Itu pun hanya lewat WA dan itu juga yang membuatnya drop hingga saat ini harus dirawat dan harus kemoterapi secara intensif.Ibu gak bisa bayangin harus kehilangan anak satu-satunya dan orang satu-satunya yang ibu punya.Ayahnya sudah lama meninggal mbak "ucap ibu itu dengan tangis yang terdengar sangat berat.


...Ibu itu pun terus menangis dan makin menjadi mungkin telah lama beliau ingin menceritakan keluh kesahnya ini pada orang lain. Ibu mana yang tidak sedih melihat anak nya sakit dan ibu mana yang tak terluka melihat anaknya tersakiti karna laki laki yang dicintai.Terlebih ibu ini single parent berjuang sendiri tapi berperan menjadi dua orang....


...Aku pun tanpa sadar juga meneteskan air mataku aku memang tak kenal dengan ibu ini tapi saat melihat beliau menangis seketika hatiku sedih teringat mamaku....


...Aku teringat mamaku yang sering kesal karnaku.Akupun sering marah bila mama menegurku .Walau aku marah tanpa berkata kasar atau berteriak tapi mengurung diri di kamar namun pasti membuat nya juga sedih....


 


" Maaf ya dek malah jadi nangis gini " ucap ibu itu setelah tangisnya reda.


" Gak papa bu kami tau ibu butuh tempat bercerita biar ibu sedikit lebih tenang.Slalu berdoa saja Bu yang sabar" ucapku .


Tak berapa lama pesanan ibu itu pun datang..


" Makasih ya dek ibu ke kamar rawat anak ibu dulu( pamitnya) semoga orang terdekat adek slalu diberi kesehatan ( ucapnya padaku)."


" Amin ,hati² bu " ucap ku .


 


" Mama !! aku jadi pengen ketemu mama " ucap Ani .


" Aku juga, nanti aku pulang aja deh" ucap Lia dengan wajah yang sudah mulai normal.


" Jangan dong besok aja pulangnya nemenin aku dulu " ucap Ani dengan mata berbinar.


" Alah gak usah di imutin gitu wajahmu" ucap Lia menghampar pelan wajah Ani.


" Ih sakit tau" ucap Ani


" Cuma pelan kok sakit" ucap Lia.


" Mau coba " Ani mengayunkan tangannya menuju wajah Lia .


" Jangan " teriak Lia .


...Orang orang didepanku malah mau tampol- tampolan segala,yang satu juga baru aja obatnya sampai lambung udah bikin perkara....

__ADS_1


" Wuih udah sembuh nih" ucap Ani sembari menurunkan tangannya.


"Iya tuh udah mulai hilang" ucapku.


"Huh dokternya ganteng sih" ucap Lia .


Lagi lagi Lia ngomongin orang ganteng astaga kok dia bisa orang kayak gini jomblo padahal nglirik cowok mulu.


" Apa hubungannya sama dokternya ganteng" ucap Ani .


" Ayo pulang yuk udah kemaleman nih " ucapku sambil melihat jam tangan ku.


"Yuk tapi tetep nginep ya " rengek Ani .


" Iya iya berisik" ucap Lia sambil menutup mulut dan juga hidung Ani.


"Aduh gak bisa napas tau" ucap Ani setelah berhasil melepas tangan Lia.


" Ayo cepetan! rumah sakitnya mulai sepi lho katanya angker banget disini" ucapku .


" Yang bener? " tanya Lia tak percaya.


"Isshh katanya kalau udah sepi gini ada pelayan hantu perempuan berambut panjang " ucapku mengarang cerita.


" Kata siapa mbak? " ucap wanita di sebelah.


Tanpa kusadari ternyata itu seorang pelayan di meja sebelah yang sedang membersihkan meja menoleh mengerutkan dahi menatapku , rambutnya panjang pula.


" He he halo kak(terserang rasa malu)" aku tersenyum menunduk menyapa.


"Saya orang lho dek" ucapnya meledek.


"Iya saya tau, maaf ya kak nggak gitu maksudnya"aku yang malu lalu melarikan diri.


Lia dan Ani pun tak henti menertawakan ku sepanjang jalan pulang ,niat nakut nakutin malah malu sampai ubun-ubun.


 


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa tekan jempolnya ya ,comment ya juga boleh kalau ada kritik atau saran untuk cerita ini.


😆 KENANGAN CINTA 🎡


__ADS_2