Kenangan Cinta

Kenangan Cinta
GOSIP MURAHAN


__ADS_3

...Di pagi hari menjelang siang ini cuaca sangat panas seperti panasnya hatiku.Sepanjang langkahku semua cewek menatapku sinis ada juga yang tertawa kecut saat tak sengaja melihat ku .Cuma ada beberapa saja yang menatapku cuek dan biasa saja....


"Hacichh"


" Wah mereka bener2 ngomongin aku nih sampai bersin gini" batinku.


"Lihat deh mukanya" ucap salah satu dari mereka sambil tersenyum sinis.


" Kenapa ? ada yang salah ya sama mukaku?" tanyaku lirih pada diriku sendiri.


...Aku pun segera pergi ke kamar mandi untuk bercermin,jangan2 ada bawang nempel di dahiku hehe....


Kamar mandi...


" Nggak ada yang salah kok,orang cantik kayak begini " ucapku sambil tersenyum mematut diri di cermin.


Aku pun segera ke WC karena tiba² kebelet untuk buang air kecil.


" Kamu tau nggak junior itu" tanya cewek 1.Akupun menguping dari balik pintu WC .


"Oh yang katanya godain Diksa itu ya?" ucap cewek 2.


...Samar samar terdengar suara 2 orang yang bergosip maka ku urungkan niatku keluar dari wc dan menguping pembicaraan mereka itu....


"Iya rumornya sih dia pakek pelet" ucap cewek 1.


"Ih yang mana sih orangnya ? ngeri dan tol*l banget tuh orang baru masuk beberapa Minggu juga" cewek 2.


"Katanya juga mau diapa-apain gitu" cewek 1.


" Maksudmu di pegang sama di cobain gitu?" Cewek 2.


" Iya kalik haha, katanya iswa udah nglabrak dia sih" ucap cewek 1 sambil tertawa.


...Ceklek.. aku pun membuka pintu ketika sadar memang akulah yang mereka bicarakan segera ku menghampiri mereka karna sudah sangat emosi ....


" Permisi mbak kalau mau gosip cari dulu sana orangnya yang mana dan informasi yang sebenarnya.Terus jangan ngerumpi di kamar mandi bikin tambah bau" ucapku .


"Apaan sih kamu" ucap cewek 1.


"Jangan2 kamu ya orangnya yang katanya ..... murahan" tanya cewek 2 sambil menunjuk ke mukaku.


" Kalau iya kenapa ?emang saya yang kalian bicarakan tapi yang penting saya tidak merasa melakukan itu" ucapku.


" Belagu banget kamu baru junior juga" ucap cewek 2.


" Oh jadi kamu yang murahan itu ( senyum meledek)dasar kecentilan!! . Ngomong² dateng ke dukun mana berani banget,saking nggak lakunya ya ?" ucap cewek 1.


" Maaf saya gak pernah dateng ke tempat begituan ya mbak " ucapku yang makin emosi.


" Sok ngelak segala "ucap cewek 2.


" Murahan !! dasar j*lang" ucap cewek 1.


"Ingat ya mbak saya bukan wanita murahan !!" ucapku keras dan tegas.


" Alah sok suci kamu ,ngaku aja " ucap cewek 1.


" Kalau nggak karna kamu nya mau di sentuh atau kamu pelet ,kenapa Diksa bisa segitunya sama kamu? " ucap cewek 2.


" Segitunya gimana ya mbak ? seingat saya nggak pernah ngapain-ngapain sama dia " ucapku kesal.


" Waktu itu Diksa narik tanganmu terus hampir meluk kamu ,itu apa namanya! terus km juga dianter pulang kan?" ucap cewek 1 .


...Aku menatap kesal kedua cewek di depanku dengan emosi meluap. Kenapa dan siapa yang membuat berita tidak bermutu begini tentang ku....


" Eh ya aku baru ingat kemarin kamu ke ruang kosong bareng cowok kan. Tapi pas ketahuan Diksa kamu pura2 mau di lecehkan dan teriak2 didalam sana,ya kan? munafik" ucap cewek 1.


" Jaga ya mbak omongannya kalau gak tau yang sebenarnya jangan asal nuduh" Ucapku penuh emosi.


" Udah deh ayo ke kelas aja nanti ketularan murahan lho" ajak cewek 2.


" Iya bener juga,dadah tukang pelet murahan " ucap cewek 1 sambil melambaikan tangan dan tersenyum mengejek padaku.

__ADS_1


" Arrrggghh....." aku berteriak kesal dengan apa yang ku alami.


Di kelas...


" Fi kesambet setan apaan kamu? ucap Sina yang melihatku datang dengan wajah merah dan terlihat sangat marah .


...Teman sekelas ku pun menatapku heran dan binggung saat aku melewati mereka lalu ya bisik-bisik tetangga....


" Nenek sihir" ucapku dengan kesal dan penuh amarah.


...Tiba2 Sina memegangi kepalaku dan membaca ayat kursi serta ayat pendek.Aku pun melotot kesal kearahnya....


" Waduh gak mempan " ucap Sina dengan panik.


" Apa Sina mengganggap ku benar2 kesambet ,seru nih" batinku.


...Aku melanjutkan aksiku yang makin melotot dgn muka seram.Untung dibelakang sendiri jadi gak pada ngliatin,teman bangku sebelahku juga belum dateng....


Bruss.....tiba2 sebuah hujan dadakan menyembur mukaku,iyuhh.


" Sina!!!" teriakku kesal.


" Alhamdulillah mempan" ucapnya sambil mengelus dada.


" Jorok banget sih kamu tuh" ucapku sambil mengelap wajahku menggunakan tisu basah lalu tisu kering.


"He he habisan kamu sih ngerjain aku ,ya aku balik kerjain" Sina tersenyum lebar.


" Jadi kamu tau aku boongan terus malah km sembur gini" ucapku kesal.


" Maaf kamu yang mulai sih"masih tersenyum menang.


" Aku lagi kesel banget tau pengen ngamuk rasanya" ucapku.


" Sama iswa?" tanya Sina,aku menggeleng.


" Lah tadi bilang nya nenek sihir" ucap sina dengan dahi berkerut.


" Ya tadi ketemunya bukan sama dia sih tapi ini semua pasti ada hubungannya sama nenek sihir" ucapku.


" Udah nanti aja aku ceritanya, nanggung dosennya dah mau masuk" ucapku.


3 jam setelahnya


" Fi kenapa lagi sih udah sepi nih kelas.Kesambet beneran aku sembur lho" ucap Sina .


" sina...." aku pun menangis frustasi karna sudah tak tahan menahan air mataku.


"Lho kok malah nangis fi ,ada apa km kenapa?" tanya Sina yang kebingungan .


" Masak kamu nggak tau sih sin,beritanya udah nyebar se kampus lho" ucapku sambil nangis.


" Apaan sih fi ? aku beneran belum tau"ucap Sina yang nampak tambah binggung.


" Semua gosip jelek tentang ku udah nyebar sin dan semua berita bohong ini pasti iswa yang nyebar ke seantero kampus ,aku harus gimana?."


" Berita jelek gimana ?"tanya Sina.


...Akupun menceritakan semua pada Sina betapa jeleknya berita tentangku....


" Ih kok gitu sih ,mereka itu pada syirik aja sih.Terus cowok kemarin kan udah jelas suruhannya si iswa" ucap Sina yang ikut emosi.


"Maka dari itu sin aku harus gimana sekarang".


"Kamu ngomong sama kak Diksa aja" saran Sina .


"Tapi aku takut sin" ucapku.


" Kamu inget kan katanya kalau ada apa2 suruh telpon atau nemuin dia,ayolah telpon aja"bujuk Sina.


" Tapi....


" Halo kak Diksa ini Sina "

__ADS_1


...Aku pun kaget saat Sina tiba² menelpon Diksa tapi aku pun tak bisa melarang nya karna memang dia harapan ku satu satunya....


Sina pun menceritakan semua dengan detail dan menyuruh nya untuk datang ke kelas kami.


" Gimana dia jawab apa?" tanyaku.


"Iya "jawab Sina.


" Terus apa lagi?"tanyaku penasaran.


"Udah itu aja"ucap Sina yang kecewa.


" Kamu ngomong sepanjang dan seheboh itu dia cuma jawab iya?" tanyaku lagi karena belum yakin.


" Hooh" jawab Sina sambil cemberut.


...Sekitar 10 menit kita hanya terdiam menunggu datangnya Diksa beruntungnya nanti tidak ada kelas....


Tak.. tak.. tak.. Diksa datang dgn wajah datarnya dan diiringi suara sepatunya.


"Ada apa ?" tanyanya dingin.


"Aku kan udah jelasin semua" ucap Sina.


"Ada urusan, nggak denger!"jawab Diksa tanpa rasa bersalah.


" Ya ampun dari tadi aku ngomong sia-si .....


"Cerita!" Diksa menatapku tajam dan Sina pun kesal karna pembicaraan nya dipotong.


...Dengan kesal aku menceritakan semua walaupun sebenarnya melihat muka cueknya pikirku ragu bahwa dia akan membantu ku....


" Ini semua karena kamu. Andai aku nggak ketemu kamu, nggak nabrak kamu segala .Aku pasti dicap wanita baik bukannya murahan kayak gini"ucapku dengan kesal.


" Udah? gue mau pergi " ucapnya lalu pergi begitu saja.


" Dasar alien !! aku benci semua ini ,Aaaaarrrghh" aku mengusap kasar wajahku.


"Sabar fi kamu tenangin dirimu" ucap Sina sembari mengelus pundak ku agar aku tenang.


"Kamu lihat respon nya kan sin? dia nggak peduli banget sama aku.Suport apapun juga nggak ada sin ,"ucapku dengan perasaan campur aduk( sedih,kesal , kecewa,marah)


"Aku juga kaget liat responnya yang biasa aja tapi bisa aja dia bantu kamu dan peduli, kamu tenang ya" Sina mencoba menenangkan.


" Satu kampus pasti udah tau berita ini sin.Aku binggung cara ngadepin mereka semua ,aku harus gimana ?.Orang yang ku pikir bisa bantu ternyata malah tambah bikin aku sedih dan kecewa.Kenapa sih aku ditakdirkan ketemu sama cowok kayak dia yang bikin aku dalam masalah gini.Kenapa aku harus ketemu dia ?" aku terisak.


" Jangan gitu fi km pasti bisa dan dia pasti akan bantu kamu.Dia kan udah pernah bilang kalau ada apa-apa suruh bilang jadi dia mau bantuin" ucap Sina mencoba menyemangati.


"Mana buktinya ?dia itu tau cerita yang sebenarnya jika cowok brengsek itu suruhan iswa.Dan sampai iswa nyebar berita hoak ini dia tetep diem aja .Apa itu yang namanya peduli ,iya ? .Dia itu sama sekali gak peduli sangat tidak peduli ! anggapanmu kalau dia peduli itu salah sangat salah sin"aku mengusap kasar wajahku serta mendengus kesal.


"Dia itu nggak pernah sungguh² dengan ucapannya dan kau malah percaya itu .Aku dari awal emang nggak percaya semua itu , aaarrrrgggh sial nya diriku!!" aku berteriak kesal.


"Kamu tenang aja ya aku bakal bantu kamu dan selalu nemenin kamu fi "Sina memelukku erat.


" Makasih ya sin"aku pun membalas pelukannya.


" Iya udah sepantaskan sebagai sahabat aku nolong kamu ".


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah mau mampir readers.Jangan lupa kasih like kalau kalian suka ya.


__ADS_2