
...Tanganku sedang fokus menulis tugas dosen hari ini namun seringkali pikiranku berlari ke arah lain yang tidak dapat dipisahkan dari pikiranku akhir akhir ini.Aku selalu terus berusaha untuk melupakan dia dan mengawali semuanya dari awal namun hatiku selalu memberontak dan berkata diriku akan kalah....
...Aku slalu menyakinkan diriku bahwa semua telah berakhir dan dia juga tak ingin kembali....
" Fi apa kau benar-benar tidak apa²?" tanya Sina .
" Iya aku baik² saja Sina" ucapku sambil tersenyum.
" Semua orang pasti akan berkata seperti itu tapi asal kau tahu kau tidak pandai berbohong, sayang sekali " Sina menatap ku lalu mencubit pipiku pelan.
" Huh jadi aku tak bakat jadi pemain sinetron dong" ucapku dengan raut muka sedih.
__________
...Seperti sudah langganan aku dan Sina membawakan buku tugas ke kantor kebesaran dosen....
...Entah kenapa hari ini banyak orang yang berlalu lalang di koridor selatan dan duduk di pinggiran lantai hingga membuat ku sedikit kesusahan untuk menghindari mereka terlebih beban di tanganku yang lumayan berat....
...Aku sesekali berhenti untuk mempersilakan para rombongan senior untuk lewat dahulu namun nasib sial menimpaku saat aku tengah tersenyum ramah pada mereka tiba-tiba ada seseorang yang menabrak ku dari belakang dengan cukup kencang ....
...Buku yang ku pegang pun berjatuhan begitupun aku yang terjatuh diatas buku itu . Manusia yang menabrak ku pun berlalu pergi tanpa merasa bersalah, orang disekitarku pun hanya sekedar menoleh lalu melanjutkan kegiatan nya lagi....
" Hei sopan sekali kau ini , berhenti!!" teriakku namun ia tak bergeming sedikitpun dan terus berjalan dengan santai.
...Aku berdiri memanggil dan menggerutu tidak jelas padanya tapi tak ada gunanya dia telah jauh hanya punggungnya yang terbalut jaket hitam yang bertuliskan I'm wait you yang masih terus ku lihat....
...Di sisa perjalanan aku terus menggerutu dan Sina yang menjadi sasaran ku pun hanya pasrah akan itu.Entah dia senior atau seangkatan denganku dan entah jurusan apa aku akan tetap memarahinya saat aku tau dia orang yang menabrak ku ....
...Bagaimana bisa aku yang biasanya menabrak orang sekarang malah ditabrak sangat tidak baik dan tidak benar bukan....
_______________
Aku dan Sina sedang duduk di kursi panjang koridor Utara yang berbanding terbalik dengan koridor selatan ,disini sangat sepi dan sunyi.
" Fi kamu itu sahabat yang jahat tau nggak" ucap Sina memecah keheningan.
" Jahat...aku?" tanyaku dengan binggung.
" Iya ....masak kamu nggak mau cerita sedikitpun tentang masalah mu sama kak Diksa kan namanya jahat."
...Aku memang belum bercerita apapun pada Sina ,dia hanya tau jika sudah sebulan hidupnya sepi karena aku tak lagi bertemu Diksa untuk berdebat.Bahkan dia tak tau alasan kenapa aku meminta permintaan bodoh itu ....
Bercerita....
__ADS_1
Flashback on......
...Aku sedang mengambil snack ringan di rak ke tiga supermarket dengan kesusahan namun tiba2 ada seseorang yang mengambilkan nya untukku aku pun menoleh kearahnya yang ternyata itu adalah si nenek sihir....
...Dengan spontan aku terpundur sembari melihat nya dari ujung rambut hingga ujung kaki nya yang memakai high heels yang cukup tinggi,itu sebabnya dia dengan mudah mengambil snack tadi....
"Aku lihat tadi kamu menang basket lawan diksa hebat juga ya , tapi sayang nya kamu nggak akan bisa menang lawan aku" ucap Iswa judes.
...Aku menoleh acuh ke arah Iswa tak menggubris perkataan nya.Karna telah muak aku memutar badan beranjak pergi dari hadapannya....
" Reno !! kau masih mencintainya kan ?."
...Ucapan Iswa membuatku terhenti dan kembali memutar arah ke arahnya.Bagaimana dia bisa tau tentang Reno membuatku sangat terkejut dan penasaran....
" Bagaimana kau bisa tau Reno?" tanyaku terbata bata.
" Tak hanya Reno yang aku tau tapi semua tentang kalian " ucapnya dengan tersenyum kecut.
Aku pun terkejut saat dia memberi tau kejadian yang benar-benar hanya aku dan Reno yang tau,kenapa dia bisa tau semuanya sebenarnya siapa dia?
" Jauhi Diksa atau aku akan melakukan hal buruk pada Reno yang pasti akan kau sesali "ancam nya.
...Setelah perdebatan lama aku pun menyetujui kesepakatan, aku akan menjahui diksa karena yang ada dalam pikirku dengan cara ini Reno akan baik-baik saja ....
Flashback off......
...Aku mengira apa masalah nya aku tidak lagi bertemu dengan Diksa terlebih aku dan dia sangat tidak cocok dan tak terlalu dekat sejauh ini.Namun aku merasa sangat bodoh saat ini karna membuat nya pergi dariku ,aku menghancurkan sebuah keadaan yang mulai berwarna....
...Tak mengerti ,benarkah yang kulakukan untuk menyelamatkan orang masa lalu dan membuat orang yang ada saat ini pergi .. Diksa pergi ....
•••••
" Terus gimana perasaan mu sekarang ? apa kamu suka sama kak Diksa?" tanya Sina .
" Entahlah mungkin diriku adalah definisi bodoh yang sesungguhnya karna aku bahkan tak tau perasaan ku saat ini" raut sedih.
" huhhhh...." aku menghela napas panjang .
" Fix kamu suka sama kak Diksa!" ucap Sina yang spontan terucap yang seketika merubah raut muka ku.
Gubrakkk......
Tiba² ada suara benda terjatuh di arah selatan kami yang terdengar cukup keras .
" Apaan fi?"ucap Sina yang kaget.
__ADS_1
"Mana aku tau."
...Aku dan Sina pun melihat ke sumber suara dan ternyata hanya sebuah tong sampah kecil yang terjatuh....
" Jangan² ada mata mata fi tadi nguping pembicaraan sakral kita atau mafia kayak Vincenzo gitu" ucap Sina sok dramatis.
" Ya ampun paling cuma kucing cari makan kenapa sampai mafia Vincenzo segala sih di bawa² nggak sekalian bos Babel juga noh" kita pun hanya tertawa karena pembahasan kita yang keluar jalur .
Skip..
...Aku dan Sina bergegas menuju parkiran karena rencananya kita mau ke restoran yang baru buka tapi udah terkenal enak dan katanya yang punya juga seorang foodvloger terkenal tapi aku nggak kenal sih....
...Di parkiran aku melihat Diksa ,dia pun menatapku dan aku pun segera berjalan acuh menuju ke motorku yang sialnya berada tak jauh dari motornya. Sesekali aku mencuri pandangan ke arahnya yang ternyata juga ingin pergi dengan si iswa....
________
Menuju restoran......
...Tapi saat ditengah perjalanan ada sebuah kecelakaan antara sesama motor yang menerobos lampu merah yang membuat kemacetan parah dari 4 jalur ....
" Gimana nih lama banget " keluh Sina.
" Udah tunggu aja mobil ambulans nya bentar lagi juga dateng."
"Katanya mahasiswa di tabrak seorang ibu-ibu yang menerobos lampu merah .Yang mahasiswa kayaknya sama pacarnya." aku menguping pembicaraan pengendara motor di samping ku.
" Emak2 dilawan masuk UGD dah " respon teman yang di bonceng.
...Aku menoleh ke arah Sina yang sibuk ngaca di spion motor.Entah pikiran ku langsung tertuju pada Diksa dan Iswa saat mendengar mahasiswa dan pacarnya ,apa mereka yang kecelakaan ?...
...Tak berapa lama 2 ambulans pun datang membawa dua korban yang terluka parah dan tak sadarkan diri ke rumah sakit sedangkan 1 orang lagi hanya luka ringan di interogasi polisi dahulu.Jalan pun kembali lancar kayak haluku....
.
.
.
.
.
.
Dah gini doang
__ADS_1
KENANGAN CINTA 🎡