
Tok tok ...
"Permisi G*food. "
Tak berapa lama Ani kembali dengan menenteng 2 kantong kresek putih.
"Nih " ucap Ani sambil menyodorkan 2 tas kresek tadi di depan kami lesehan dan Lia menyambut nya dengan uluran tangan dan senyum lebar .
"Bentar aku ambilin sendok sama piring,makan dulu tuh martabaknya " ucap Ani yang matanya menuju ke Lia tapi Lia nya sama sekali tak peka sibuk membuka martabak.
"Jangan lama lama nanti di habisin Lia lho " ucap ku dengan sedikit teriak karna Ani telah lumayan jauh dari kamar.
" Nggak ni!!" teriak Lia dengan lebih keras dan tepat di samping telingaku, slalu saja begitu.
" Sakit tau telingaku kebiasaan deh" ucapku sambil menutup telinga.
" Hehe".
...Aku pun mencomot martabak yang sebenarnya bukan pilihanku.Aku lebih suka makanan yang gurih, pedas dan nggak terlalu manis tapi lumayan lah cacingku udah gak demo kayak buruh lagi....
" Nih sendok sama piringnya" ucap Ani yang seketika membuyarkan cacingku .
"Enak gak? ini martabak langganan ku lho" tanya Ani.
" Yang namanya martabak dimana pun warung nya semua rasanya pasti enak apalagi kalau yang jual ganteng" ucap Lia dengan mulut masih penuh .
" Ya deh " ucap Ani yang tumben tidak melawan. "Aku mau makan nasi goreng nya aja kalian habisin tuh martabak" ucap Ani yang mengambil nasgor di kresek.
" Penjualnya gimana ni, ganteng? " tanya Lia .
"Kamu mau martabak apa penjualnya sih Li " tanyaku.
"Ya beli martabak sambil nungguin di bikinin ya liatin penjualnya gitu. Martabak nya hangat penjualnya bikin adem"Ucap Lia sambil senyum-senyum.
...Dimana pun tempatnya dan sedang apapun pasti Lia itu liat aja ada cogan apa nggak sampai penjual martabak aja di tanyain cogan apa nggak....
"Emang penjual martabak mana yang ganteng" tanyaku.
"Martabak Riski anak penjual nya ganteng terus sering bantu jualan" jawab Lia dengan senyum merebak.
" Kemarin aku beli sate penjualnya ganteng banget tp kayaknya udah punya istri sama anak deh" ucapku.
" Huh udah punya istri di tawarin ke aku " ucap Lia.
"Siapa yang nawarin orang aku cuma ngasi tau penjualnya ganteng " ucapku.
"Ya deh" ucap Lia pasrah.
__ADS_1
"Fi gimana Reno udah ada kabar ?" tanya Ani disela sela mengunyah .
Aku menghentikan aktivitas makanku dan menoleh ke arah Ani yang juga menatapku.
" Emm gak tau nih udah 1 Minggu gak ada .....
" Gak ada !!? Inna ...." ucap Lia tapi segera ku potong .
...Aku memotong perkataan Lia dan menggerutu padanya ada dia malah cuma nyengir dengan mulut penuh martabak, nempel digigi semua tuh coklat....
"Aku emm maksud ku Anni bukan Inna tadi kebalik aja hurufnya kan aku kaget terus mau teriak Anni eh malah inna " elak Lia.
"Alah ngeles aja kamu Li " ucap Ani.
" Iya maaf maaf salah koneksi"ucap Lia .
" Aku lanjutin ya eh aku ulangi aja ,jadi udah 1minggu Reno gak ada kabar udah ku datengin rumahnya gak ada.Udah tanya temen-temennya juga pada nggak tau"ucapku .
" Kok bisa ? " tanya Ani dengan penasaran
" Terakhir aku bisa menghubungi dia katanya lagi ke rumah neneknya di malang"ucap ku.
...Aku sebenarnya juga nggak tau Reno itu benar-benar ke rumah neneknya atau dia itu kemana....
"Mungkin disana susah sinyal fi"ucap Ani.
"Atau gak ada listrik gitu" ucap Lia yang gak masuk akal.
" Masak begitu terpencil ya hingga belum ada listrik ,gak mungkin lah! "ucapku .
" Masak?" tanyaku .
...Masak adalah paling mustahil karna Reno aja disuruh masak mie instan waktu dirumahku aja sampai jadi bubur disuruh goreng telur jadi arang,masak air ditinggal hingga hilang airnya....
" Emm maksudku cari kayu bakar buat masak" ucap Ani.
" Bantu masak juga nggak mustahil kan? terus bantu niup -niup gitu kalau apinya mau mati"ucap Lia.
" Sampai segitu sibuk nya dan se rajin itu dan masak itu sangat mustahil" ucapku dengan tatapan tak percaya .
" Ke kebun manen apel malang,besok suruh bawain yang banyak fi" ucap Lia sambil seperti membayangkan apel malang.
"Kamu ini malah suruh bawain apel segala orang nya dihubungin aja gak bisa" ucapku dengan kesal .
" Ya ampun becanda fi slow dong " ucap Ani .
"Iya mending makan aja nih " ucap Lia yang kemudian menggigit martabak.
" Makan mulu yang di pikirin " ucap Ani .
" Iya nih dalam situasi apapun yang dipikirin cuma makan doang" ucap ku.
" Eh aku gak mikirin makanan aku pengen nya makan beneran gak cuma mikirin doang" ucap Lia dengan cengiran maut yang sekarang malah udah berganti makan nasi goreng.
__ADS_1
" Li wajahmu kenapa ?" ucapku pada Lia saat sadar wajahnya yang terlihat bengkak terus agak merah gitu maklum agak remang remang trs udah tua jadi nggak terlalu jelas.
" Kenapa ? ada kaca gak ? " ucap Lia dengan panik .
Ani pun mengambil kaca dan menghidupkan lampu yang lebih terang .Beginilah kalau makan abis nonton film lampunya lupa dihidupin yang terang.
" Eh iya Li tanganmu juga " ucap Ani yang melihat tangan Lia .
" Aduh kayakknya alergi deh " ucap Lia .
" kamu alergi apa ? " tanyaku yang mendadak lupa Lia alergi apa.
" Kacang ,aduhh gimana nih " ucap Lia yang semakin panik .
" Oh iya aku lupa kalau kamu alergi kacang tapi tadi aku pesen rasa coklat doang kok"ucap Ani sambil mengingat pesanannya.
" Kayaknya " tambah Ani .
...Setelah Ani mengecek martabak nya ternyata ada kacang bertebaran di setiap permukaan, kok aku juga nggak nyadar kalau aku makan kacang....
" Ya ampun udah panas semua nih badanku,gatel, sesek " ucap Lia .
Lia sudah nggak bisa diam sambil mengipasi dirinya . Dan karna aku teman yang baik maka aku tetap lanjut makan nasgor,wkwk good friend.
" Kamu ini tau alergi kacang kok nggak dilihat lihat dulu terus apa gak kerasa ada kacang nya gitu?" ucapku.
" Ya gak tau lah terus aku udah lupa rasa kacang itu gimana kan udah gak pernah makan dari aku umur 3 tahun" ucap Lia dengan mulut cemberut dan hampir menangis.
" Gimana sih aku kan pesennya coklat doang kenapa jadi ada kacang nya" ucap Ani dengan kesal .
" Ya kan coklat itu pasangannya kacang kalau di pisah nanti rindu dong,sedih " ucapku dengan santai dan terkesan becanda.
"Syafi!!" teriak Ani dan Lia .
"He he maaf becanda doang biar gak terlalu panik" ucapku tanpa rasa bersalah.
"Malah ngomongin rindu antara coklat dan kacang sih, buruan anter ke rumah sakit dong keburu parah nih " rengek Lia .
" Iya iya" ucapku sambil berdiri begitupun dengan Ani .
.
.
.
.
.
.
silahkan like dan favoritin ya
__ADS_1
kritik dan sarannya .Terima kasih sudah mampir 😘😘 .
KENANGAN CINTA 🎡