Kenangan Cinta

Kenangan Cinta
TAMPARAN DAN PENGAKUAN


__ADS_3

15.17 WIB


__________


...Aku tengah berada di sebuah taman yang penuh kenangan mencurahkan semua rasa kesal yang kurasakan.Ya disini adalah tempat jadianku dengan Reno.Aku berdiri memandangi pohon rindang yang terdapat plakat pohon cinta.ku pandangi nama2 yang terukir atas rasa cinta hingga aku menemukan sepasang nama Syafi ❤️ Reno yang ku goreskan dengannya 4 thn lalu....


4 tahun lalu..


 


" Fi ayo ikut aku " Reno menarik tanganku.


" Jeng jeng" ucap Reno di sebuah pohon besar.


Aku menatap pohon besar itu yang terdapat beberapa goresan nama yang terukir indah.


"Mau apa,manjat pohon?" gurau ku.


"Nih ambil" Reno memberiku sebuah tusuk sate.


" Buat apaan sih trs kamu ngambil dimana coba?"tanyaku heran.


"Ada deh,kita nulis nama kita disini.Kamu nulis namaku dan aku nulis namamu" ucap Reno .


Karna kesusahan akhirnya kita beralih menggunakan penggaris besi .Aku pun menulis nama Reno dengan rasa semangat.


Setelah selesai kita memandangi hasil ukiran nama kita yang sangatlah indah bagiku.


_____________


...Aku tak menyangka peristiwa yang dulu indah itu malah membuatku kini sedih bila mengingat nya.Tulisan di pohon ini memang belum memudar namun hubungan kita telah terkubur dan menanti untuk pudar....


*Kini kau tak lagi menghiasi hariku lagi


Aku tak mengerti kenapa harus terjadi


Sungguh sulit ku menerima semua ini


Saat cintaku semakin memenuhi hati


Kau malah memilih untuk pergi


Ku ingin kau kembali


Namun apa itu mungkin bisa terjadi


Mungkinkah kau berada di sisiku lagi


Melengkapi malamku yang sunyi


Ku tak mampu melepaskan mu


Slalu ada bayangmu di langkah hariku


terguyur oleh rasa rindu menjadi ceritaku


Menanti dirimu didepan adalah impianku


Kau masih belum bisa terganti


Tak mau pergi dari lubuk hati


Saat hadirmu slalu kunanti di sepanjang hari


Sebagai mentari yang slalu menyinari


Aku tak bisa melupakan mu


Karna besarnya cintaku padamu


Kau memang telah menaruh luka dan


Menusukkan duri pada hatiku

__ADS_1


Namun apa dayaku yg tak bisa membencimu*


 ____________________________________


Di kampus...


...Sudah 3 hari berlalu namun tatapan sinis, bisik sini bisik sana,melotot sini melotot sana tak kunjung reda juga.Malahan bertambah memburuk saja dan terlebih Diksa manusia itu pun benar2 tak peduli dengan semua ini.Hingga hari ini pun aku bahkan belum melihatnya lagi....


"Ya ampun Diksa kamu kasihan banget sih kena pelet" ucap seorang cewek yang menghalangi jalanku plus nyindir segala.


"Eh kamu yang melet Diksa kan?cewek murahan itu?" ucapnya kasar padaku namun aku hanya diam karna sudah bosan dan malas menanggapi orang2 seperti nya yang entah orang keberapa.


" Kamu budeg apa bisu?,jawab!!" ucapnya kesal .


...Aku pun malah menatap arah lain tak berminat melihat wajahnya....


"Woy bisa ngomong nggak sih ?" bentaknya.


" Maaf saya males nanggepin orang gak mutu kayak mbak ini, sudah bosan saya"ucapku santai sambil hendak beranjak pergi.


"Ngomong apa kamu!!" dia menarik lenganku .


"Mbak gak mutu kayak pertanyaan yang mbak berikan ke saya" jawabku.


"Nggak sopan banget ya kamu" ucap yang terlihat sangat marah.


"Saya bakal bicara sopan kalau mbak sopan dan nggak asal nuduh.Tapi masih mending saya nggak teriak² kayak mbak.Gini ya mbk emangnya mbak tau yang sebenarnya atau mbak liat sendiri kejadiannya?"Aku mulai judes.


" Nggak usah ngeles,satu kampus juga udah tau busuknya kamu"menunjuk kasar padaku.


" Kenapa mbak repot2 nemuin saya cuman karna hal gak penting kayak gini.Saya tanya sama kamu emangnya kamu ini pacarnya ,lagi deket atau apanya Diksa?"aku tersenyum meledek.


" Kok kamu mau sih temenan sama cewek murahan kayak gini" ucap nya pada Sina yang baru saja datang menghampiri ku.


" Jangan asal ngomong ya kak" ucap Sina yang seperti hendak mencakar cewek didepanku tp segera ku larang.


"Jawab dulu pertanyaan saya,kan cuma gampang.Kamu pacarnya Diksa?" tanyaku lagi namun tak ada jawaban darinya.


" Cuman sekedar temen atau fans beratnya kan?terus apa salahnya kalau Diksa sama saya ?" tanyaku lagi.


"Saya tekankan ya saya nggak pernah melet siapapun dan saya bukan wanita murahan.Saya punya harga diri yang tinggi makanya saya ogah nanggepin orang kayak mbak yang buat harga diri saya turun" ucapku kesal.


" Bukannya udah gak punya harga diri ya"ucapnya sambil tersenyum kecut.


"Kenapa kamu dan semua cewek disini ngurusin hal kayak gini hanya karna nggak mau Diksa jadi milik orang lain.Seperti nggak rela Diksa jadi pasangan orang lain ? kalau nggak bisa itu sadar diri jangan nyalahin orang lain "ucapku.


"Jaga ya omongan mu wanita murahan" jawabnya dengan begitu kesal.


" Kenapa saya cuma mau buat kamu sadar .Kamu terlalu memaksa dia harus jadi milikmu , sebenarnya orang kayak kamu yang punya potensi guna² Diksa"ucapku tersenyum kecut padanya.


"Kalian juga harusnya sadar diri" ucapku pada semua orang yang sedari tadi berdiri mengitari kita.


...lalu aku menoleh kembali pada wanita didepanku ,dia maju beberapa langkah ke arahku dan bersiap mengayunkan tangan untuk menamparku....


"Dasar tukang pelet!!!"dia mengayunkan tangannya.


" Plakk.."Suara tamparan terdengar sangat keras.


"Aww"merintih kesakitan.


" Apa kamu bilang tadi ,ulangi!" ucap Diksa dengan sangat menakutkan.


Aku pun diam mematung melihat adegan didepan ku .Aku tak menyangka tiba-tiba Diksa datang dan menampar wanita di depanku .Aku sempat berpikir dia benar' tak mau membantu ku .


" Ti tidak" ucap cewek itu dgn ketakutan sambil memegangi pipinya yang kemerahan karna tamparan Diksa.


"Apa masalahny untuk kalian jika aku dekat dengan syafi? itu bukan urusan kalian semua ! Aku yang mendekati nya!!" tunjuk Diksa pada semua orang yang berkerumun .


"Katakan siapa yang menyebar berita bodoh ini" tanya Diksa dengan bentakan.


" Iswa " sahut salah satu orang dikerumunan itu.


...Dengan tangan mengepal dan terlihat sangat2 marah Diksa menoleh ke arahku lalu beranjak pergi.Aku mengikuti nya dengan perasaan was was apa yang akan dia lakukan....

__ADS_1


Di kantin


" Iswa!!" teriak Diksa memanggil iswa.


"Eh Diksa ada apa?" ucap iswa yang menghampiri Diksa dengan senyum senang mengembang.Saking cintanya atau gimana ya di panggil dan keliatan jelas kalau lagi marah banget eh malah dia nya seneng,senyum2 gitu dasar Iswa .


...Diksa menyeret paksa iswa dengan kemarahan dan tanpa mengucapkan sepatah katapun pada iswa....


"Aww sakit ,kamu mau bawa aku kemana sih sa?" ucap iswa yang terlihat kesakitan namun tetap tersenyum senang melihat Diksa yg menariknya.


...Aku dan Sina pun bersembunyi di balik tembok yang tak terlalu jauh dari mereka untuk menguping pembicaraan mereka....


"Kamu yang nyebar berita tentang Syafi kan!?"bentak Diksa.


" Berita apa ?" belagak gak tau.


" Nggak usah belagak b*go,cepet jawab" bentak Diksa .


"Iya aku yang nyebarin ,kenapa!?" jawab iswa dengan keras.


...Dari iswa yang tadi bersikap manis seketika berubah seperti wanita licik dengan tatapan mata yang tajam....


"Sekarang bilang ke anak2 kalau kamu yang udah fitnah Syafi".


"Tapi ...


"Ngomong ke anak2 sekarang !!" bentak alien.


"Oke aku bakal ngomong tp ada syaratnya".


" Oke aku terima,sekarang cepet ngomong didepan semua orang " ucap Diksa yang langsung menyetujui tanpa mengetahui dahulu syarat yang akan iswa berikan .


"Asal kamu tau ya aku lakuin ini karena aku nggak mau kamu perhatian sama dia.Kamu nggak pernah ngertiin aku yang slalu nglakuin apapun buat kamu ,gak bisakah kamu sedikit aja care sama aku.Nggak bisa kah liat aku yang slalu ada didepan kamu" jelas iswa.


"Bodoamat," menarik tangan iswa.


"Syafi kamu juga ikut " teriak Diksa yang bahkan menatap jelas kearahku.


...Aku pun tersentak kaget karna sedari tadi ku pikir aku handal dalam bersembunyi dan mengira takkan ketahuan tapi ternyata aku salah dia telah tau aku disini sejak tadi....


______


" Perhatikan semua!! Iswa akan memberi tau kalian sebuah pengumuman" teriak Diksa pada para mahasiswa/i dan seketika mereka telah berkerumun.


" Ayo ngomong!" ucap Diksa pada Iswa.


" Aku yang udah fitnah Syafi" ucap Iswa.


" Yang keras ! jelasin semua dengan keras!"teriak Diksa.


"Aku udah fitnah syafi.Aku udah nyebar berita bohong biar Syafi dicap murahan! Aku yang ngarang semuanya!"


" Terus" ucap Diksa penuh penekanan.


" Aku juga yang nyuruh orang buat lecehin Syafi".


...Seketika sorakan hujatan pun terdengar menghujani iswa bahkan ada yang sampai melempar sesuatu padanya....


" Puas kamu puas " ucap Iswa padaku.


" Jadi sekarang jangan ada yang ngomong jelek tentang Syafi" ucap Diksa .


"Awas ya kamu fi ,aku nggak bakal diem aja .Aku bakal bales kamu secara halus hingga kamu nggak sadar itu" ancam Iswa menatapku tajam lalu pergi dari kerumunan .


.


.


.


..


.

__ADS_1


.


Terimakasih.


__ADS_2