
Hari itu mereka memiliki tugas presentasi. Di rumah, Sofia tidak memiliki laptop dan ia juga tidak terlalu berharap kepada teman teman kelompoknya karna pasti mereka sangat mengharapkan kalau Sofia akan mengerjakan semuanya. Yaa, berhubung dia adalah murid terpintar dan teladan di sekolah.
Sore hari, Sofia minta izin kepada mamanya untuk tidak ikut mambantu bekerja dan pergi ke warnet.
"ma, nanti sore aku boleh ke warnet gak ma? Kami ada tugas presentasi dan bahannya harus diketik"
"berapa lama kamu di sana?" tanya mamanya
"kurang tau juga ma" jawab Sofia
"yasudah. Nanti kalau kamu sudah pulang, kamu masak nasi dan lauk ya. Sama cuci piring" jawab mamanya
__ADS_1
"oke ma. Uangnya ma?" kata Sofia sambil mengulurkan tangan
"uang untuk apa?"
"kan ke warnet mesti bayar ma. Per jam" Jelas Sofia
"berapa itu?"
"yaudah. Ini. Sekalian kamu isi bensin motor itu. Idah hampir habis"
"beres ma"
__ADS_1
Sorenya, Sofia berangkat ke warnet sendirian mengendarai sepeda motor bapaknya yang bisa dikatakan sudah cukup tua. Sepeda motor tua yang sering sekali mengalami ban bocor atau mati tiba tiba. Tapi, Sofia tidak malu mengendarainya karena toh masih ada teman temannya yang justru sepeda dayung saja mereka tidak punya.
Sesampainya di warnet, Sofia bingung. Ini baru pertama kalinya ia masuk warnet. Ia bertanya kepada orang yang menjaga di situ. Singkat cerita, penjaga tersebut mengantarkan Sofia ke tempat yang masih kosong. Cukup jauh dari pintu tempatnya, sangat pojok dan tidak terlalu terang. Tempatnya sangat sempit dan kabel ada di mana mana. Yasudah, Sofia duduk dan mulai membuka browser. Ketika sedang asyik membaca materi, ia mendengar suara dari bilik di sampingnya. Sepertinya itu suara cewek, eh tapi ada juga suara cowok. Suaranya cukup kecil, Sofia kemudian mulai menajamkan dan mendekatkan telinganya ke sekat yang menghalangi mereka.
"ah ah ah, hmm... Aowhh..." begitulah suara yang didengar Sofia. Bergantian, cewek dan cowok. Sofia mulai penasaran. Ia mengintip dari bawah celah yang ada di sekat pemisah mereka. Sesaat kemudian ia melihat seorang cewek yang sedang duduk di atas pangkuan cowok. Rok cewek tersebut sudah terangkat, tapi laki lakinya masih menggunakan celana. Sofia memperhatikan dengan seksama. Ia melihat tangan cowok sedang memegang payudara cewek dan mulai meremasnya. Seketika cewek itu mulai mengeluarkan suara seperti tadi "ahh ahh". Lalu, cewek itu kelihatan naik turun, cowok itu juga mengangkat pantatnya bersamaan dengan ceweknya yang naik turun.
Sofia kembali ke tempat duduknya. Sofia sedang berpikir, 'apa yang mereka lakukan? Kok mereka sangat berani melakukan hal itu di tempat umum seperti ini'
Suara itu terdengar lagi. Sofia kembali memperhatikannya melalui celah yang ada di bawah. Kali ini ceweknya duduk di atas kaki cowok sambil ngangkang dan menghadap sang cowok. Kemudian mereka berciuman. Lalu, cowok itu mulai mencium dada ceweknya dan ceweknya terus memberikan respon dengan mendesah. Tiba tiba, ceweknya berdiri. Ia mengangkat roknya dan mulai menurunkan CDnya. Sofia melihatnya sambil menganga. Kemudian, ia kembali duduk di atas lelaki tersebut sambil ngangkang. Laki laki itu seperti sedang memegang sesuatu di celananya ketika cewek itu duduk. Dan mereka mulai lagi. Cewek itu mulai mendesah, demikian juga dengan cowok itu.
Sofia kembali ke tempat duduknya. Apa itu tadi? Pikirnya. Sepertinya cewek itu sangat menikmati.
__ADS_1
Hari sudah semakin malam, Sofia buru buru menyelesaikan tugas presentasinya. Ketika selesai, ia ke luar dan kebetulan ia berpapasan dengan dua orang yang tadi ia lihat. mereka ke luar dengan pakaian yang sudah rapi. Laki laki tersebut tersenyum kepada Sofia ketika mereka berpapasan.