
Pada malam harinya, setelah selesai makan malam, Sofia langsung masuk kamar. Ia membuka ponsel sederhana yang ia miliki, ponsel Nokia yang ia beli dari uang yang diperolehnya karena mengikuti olimpiade hingga tingkat provinsi. Sekalipun ponselnya merk Nokia, tapi itu adalah ponsel termahal yag pernah ia beli. Ia mulai membuka facebook. Ia menulis di pencarian, "sex" dan muncullah beberapa akun dengan foto profil seorsng cewek bugil, atau cewek yang menunjukkan payudaranya yang besar, ataupun ada gambar dua orang cewek dan cowok sedang tidur di ranjang. Sofia membukanya satu per satu. Setelah satu jamembuka akun akun tersebut, tiba tiba ada yang chat dia. Orang itu menggunakan bahasa asing. Bukan bahasa Inggris. Lalu, disusul dengan dua buah GIF. GIF itu merupakan animasi dari dua orang yang sedang berpelukan tanpa baju. Sofia terus memandangi GIF itu dan ia mulai membayangkan sebuah aegan seperti yang ia lihat di warnet.
Sofia mulai ketagihan, ia online sampai pukul 2 pagi.
Keesokan harinya, ia kembali bersikap seperti biasanya.
"Selamat pagi" sapa guru Fisika mereka
"selamat pagi bu" sapa murid murid
Guru mereka yang bernama ibu Deri duduk di kursi guru. Ia mulai mbilak balik buku.
"ada tugas kan? " katanya seketika
"Yanto, coba kamu kerjakan di papan tulis"
Yanto kelihatan mulai bingung, bisa ditebak bahwa ia belum mengerjakan tugasnya. Ia pun maju dan mulai menuliskan sembarang angka dan cara di papan tulis.
"udah bu" katanya setelah ia rasa telah selesai
Ibu Deri memperhatikan jawaban yang ditulis Yanto, "kamu dapat dari mana jawaban ini Yanto?"
Yanto hanya diam saja.
__ADS_1
"kamu belum mengerjakan tugasmu ya?" tanya ibu Deri lagi
"belum bu" jawab Yanto jujur.
"ayo, siapa yang belum mengerjakan tugas silakan berdiri. Cukup banyak juga yang berdiri. Hampir sebagian besar teman teman Sofia berdiri, kecuali ia dan dua teman lainnya.
"sekarang, ulurkan tangan kalian" Ibu Der mulai menghukum mereka satu per satu dengan memukul jari mereka menggunakan penggaris kayu.
"Sofia, coba kamu kerjakan sambil jelaskan kepada teman temanmu" kata Ibu Deri setelah selesai menghukum mereka semua.
"baik bu" Sofia mulai menuliskan jawabannya di papan tulis sambil menjelaskan caranya kepada teman temannya. Semua temannya memperhatikannya. Jawaban Sofia sngat tepat.
Pada waktu istirahat, Sofia duduk di depan kelas.
Sofia melihat sekilas kepada Yanto lalu menunduk.
"tadi, kamu keren" puji Yanto
"keren apanya?" kata Sofia tanpa memandang Yanto. Sikapnya udah seperti seekor kucing yang sangat pemalu.
"itu, tadi waktu menjelaskan. Keren"
"ohh...makasih" kata Sofia singkat
__ADS_1
"kamu ajarin aku juga ya"
"ajarin apa?"
"ya, ajarin Fisika laa Ferguso, masa mengajariku untuk mencintaimu" kata Yanto ngegombalin Sofia
"ciee... Eheemmm" teman teman kelas mereka juga disertai dengan abangnya Yanto dkk mengganggu mereka berdua.
"terima, terima, terima" kata mereka semua.
"apa sih". Sofia kelihatan sangat malu. Berbeda dengan Yanto yang justru kelihatan senang dan semakin mengganggu Sofia.
"gimana, kamu terima gak?" goda Yanto
"terima apa?"
"terima aku jadi muridmu" jawab Yanto sambil tersenyum menggoda.
"apa sih" kemudian Sofia berdiri dan masuk ke dalam kelas.
"yaahh...ditolak" kata murid murid lain yang melihat mereka.
Yanto memang sudah menyukai Sofia sejak kelas X SMA. Ia sering mengganggu Sofia. Ia juga sering menceritakan perasaannya itu kepada teman temannya. Tapi, sampai sekarang Sofia tidak memberikan respon. Sofia hanya diam dan bersikap sangat pemalu. Sikapnya gsng seperti itulah yang mendorong Yanto dkk untuk menggodanya.
__ADS_1