
" ya sudah aku mau keluar dan tidak akan kembali ke kantor, kamu handle semua pekerjaanku " kata raymon yang langsung keluar dari ruangannya dia berjalan menuju mobilnya
#
beberapa saat kemudian raymon sudah berada didepan gerbang sekolahnya dia berdiri didepan pintu samping kemudi memasukkan kedua tangannya disaku celananya dengan menggunakan kacamata hitamnya
dan dengan kadar ketampanannya itu membuat semua siswi yang berhamburan pulang nampak terkagum kagum melihatnya
"waw gantengnya "
" mau dong jadi pacarnya "
" dia siapa ganteng dan tajir banget "
itu sebagaian perkataan siswi siswi yang melihat raymon,sedangkan raymon hanya cuek saja dia fokus mencari keberadaan revita
*
" rev kamu sudah dijemput? " tanya julian sambil berlari menghampiri revita
" eh ka julian, belom tau ka " jawab revita
" yaudah kaka anterin sampe depan dan kaka temenin sampai kamu dijemput " kata julian
" kaka selalu saja baik sama revita,ntar kalau revita nyaman gimana" kata revita, revita memang mulai terbiasa dengan julian
" memang itu tujuan kaka "
" hahahaha ntar revita dicakar cakar sama fans fans kaka tu apalagi si siska itu " kata revita sambil tertawa
" hahaha kaka membayangkan kamu cakar cakar beneran hahaha" kata jualian sambil tertawa lepas
" kaka jahat sekali,ingin melihatku babakbelur gitu "
" hahaha becanda rev,masa iya kaka tega si "
mereka ngobrol sampai depan pintu gerbang tanpa mempedulikan sekitar bahkan mereka tidak sadar jika sedari tadi ada sepasang mata yang melihat mereka penuh dengan emosi, ya siapa lagi kalau bukan raymon
" ehem " raymon berdehem didepan revita dan julian
" eh om "
" ayok pulang dari tadi saya menunggumu tapi kamu malah asik sama orang ini " kata julian ketus,sedangkan revita memilih tidak menanggapi omongan raymon
" ka revita pulang duluan ya,sampai jumpa besuk " kata revita melambaikan tangan dan langsung masuk ke mobil raymon
" iya hati hati ya rev "
didalam mobil hanya hening
timbul banyak pertanyaan dikepala raymon
" siapa lelaki itu?apa hubungannya sama revita?kenapa mereka tertawa?kenapa denganku revita tidak bisa tertawa seperti dengan lelaki tadi?apa dia pacarnya revita?apa revita menyukainya? "
" tadi itu siapa ? " tanya raymon akhirnya
"siapa? "
" lelaki tadi "
" oh dia ka julian "
" apa kamu menyukainya "
" apa urusannya dengan om raymon " kata revita jengah dengan semua pertanyaan raymon
mendengar perkataan revita, raymon seketika menepikan mobilnya dan melepaskan seatbeltnya mendekatkan wajahnya ke wajah revita, revita yang kaget hanya diam
cup......
__ADS_1
raymon mencium bibir revita,krna tidak mendapatkan perlawanan dari revita raymon memberanikan diri sedikit menggigit bibir bawah revita, kran merasakan sakit revita membuka sedikit bibirnya mendapatkan kesempatan itu raymon menyapu setiap rongga mulut revita,raymon menyentuh leher bagian belakang revita untuk memperdalam ciumannya, namun tiba tiba handphone revita berbunyi seketika adegan itu berhenti
revita langsung mengambil handphonenya dan menggeser tombol hijau
" iya ma "
"........"
" udah dijemput sama om raymon kok mah "
"....... "
" iya mah." kata revita dan langsung mematikan telfonnya
" tante kenapa ? " tanya raymon dengan wajahnya masih dekat dengan wajah revita, dengan jarak yang terlalu dekat membuat jantung revita bekerja dua kali lipat dari biasanya
" it..u... ma..ma na..nya..pul...ang.. sama sia..pa " jawab revita terbata dan menahan malu mengingat kejadian barusan yang membuat pipi revita merah, sedangkan raymon hanya tersenyum
cup....
raymon mencium kening revita
" mulai sekarang kamu hanya milikku " kata raymon
" apa dia menyatakan perasaannya tapi itu terdengar seperti pernyataan " guman revita dalam hati
" maksud om apa? "
" kamu itu gadisku dan semua yang ada dikamu itu milikku dan tak akan kubiarkan orang lain menyentuhnya walau hanya seujung rambut,kalau kamu sampai melanggar itu akan ku beri hukuman " kata raymon dengan menatap revita dengan tatapan elang
" revita ga mau om "
" saya tidak menerima penolakan "
" lalu buat apa om ngomong sama revita kalau jawaban revita tidak ada gunanya "
" jangan panggil revita sayang "
" kenapa bukankah sekarang kamu gadisku " kata raymon dengan mendekatkan wajahnya ke wajah revita
" revita..ti..da..kk.. nya...man.." kata revita terbata bata krna jantung revita yang makin cepat berdetak
" biasakan sayang,dan saat berdua denganku jangan panggil ok tapi panggil sayang " kata raymon lagi
"tidak!" teriak revita tidak setuju
cup......
lagi lagi raymon mencium bibir revita namun kali ini dengan kasar dan lama revita susah payah mendorong tubuh raymon namun tenaga raymon lebih kuat
setelah raymon merasa pasokan udara mulai menipis raymon melepaskan ciumannya
" masih tidak mau memanggilku sayang "
" tidak akan pernah "
setelah mendengar jawaban revita raymon mengangkat dedua tangan revita keatas kepala revita dan
cupp........
raymon mencium revita lagi dengan kasar ciuman itu turun ke leher revita dan meninggalkan kepilikan disana
" kalau aku tidak mengiyakan ke inginan orang gila ini bisa bisa pulang udah ga prawan lagi aku " guman revita dalam hati
" baiklah om.....ehh sa....ya....ng...g" kata revita, dan benar saja setelah itu raymon melepaskan revita
" kalau kamu nurut dari tadi ga akan seperti ini sayang,tapi tak apa aku suka " kata raymon dengan senyuman, setelah itu raymon melajukan mobilnya kembali
" sayang mau makan apa ? " tanya raymon
__ADS_1
" pulang saja om, sudah ditunggu mama " jawab revita
mendengar kata om membuat raymon menatap revita, melihat tatapan itu seketika membuat revita sadar kesalahannya
" hehe maaf sayang,revita belom terbiasa " kata revita
" baiklah kali ini aku maafkan tapi tidak untuk nanti atau besuk " kata raymon dengan menaik turunkan sebelah alisnya
" sial sekali aku, kenapa bertemu dengan om om gila ini dan harus memanggilnya dia sayang? memang siapa dia, da ciuman pertamaku " batin revita
" huaaaaaaaa " tiba tiba revita menangis
" kamu kenapa " tanya raymon panik
" ciuman pertamaku huaaaa "
mendengar itu sontak membuat raymon tertawa
" kenapa tertawa " kata revita diselasela tangisannya
" kenapa baru menangis sekarang sedangkan aku menciumnya tadi dan kamu juga tidak menolak" kata raymon menggoda revita
seketika pipi revita merah krna malu benar saja tadi revita tidak menolaknya
" apa kamu habis dandan mengapa pipimu sangat merah " kata raymon lagi
dan lagi itu membuat pipi revita memerah, seketika revita menutup wajahnya dengan kedua tangannya
" ah malu sekali aku, oh jin tomang bisakah kau membawaku menghilang " batin revita dalam hati
melihat gadis kecilnya itu malu seperti membuat raymon gemas dan mengacak rambut revita
beberapa menit kemudian revita dan raymon sampai didepan rumah santoso
" mama revita pulang " teriak revita yang langsung masuk ke rumah tanpa revita sadari ternyata raymon ikut masuk
" anak mamah sudah pulang, eh sama nak raymon juga " kata mila menyambut revita dan raymon
" loh kok ikut masuk " tanya revita bingung
" huss jangan begitu sudah merepotkan malah ngomong kek gitu " kata mila
" apa kalian sudah makan " tanya mila
" belom " jawab revita dan raymon berasaan
" duh kompaknya kalian,yasudah sana makan sudah mama siapin tapi revita ganti baju dulu ya "
" iya ma " kata revita sambil berlari menaiki tangga
sedangkan mila mengantarkan raymon ke ruang makan
" anggap saja rumah sendiri ya nak " kata mila kepada raymon
" iya tan " kata raymon
###
hayhayhay semua selamat membaca mohon maaf ya kalau cerita nya kurang menarik dan masih banyak typo
minta tolong yaa ka jangan lupa like dan komen
dan autor juga menerima kritik dan saran kok
follow juga ig dan sestyc autor : Litha_Ast
terimakasih semuaaa
❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1