
bel tanda berakhirnya pelajaran hari ini sudah berbunyi semua siswa siswi berhamburan pulang begitupun dengan revita dan 2 sahabatnya, mereka langsung kerumah revita
" revita pulang " kata revita setelah membuka pintu rumahnya
" hay sayang " kata mila
" selamat sore mama " kata niya dan nita
" selamat sore juga sayang, kalian mau ganti baju dulu atau mau makan dulu nih " tanya mila
" makan dulu ya ma, nita udah laper banget nih takut cacing diperut nita pada mati " kata nita
" ya sudah ayuk " kata mila yang menarik tangan nita dan naya
" ini sebenrnya yang anak mama siapa sih nita dan naya apa revita " kata revita manja
" kamu kan udah biasa dimanjain sama mama mila tiap hari lah kita " kata nita
" terserah kalian lah " kata revita yang langsung berjalan ke ruang makan
" wow mama beneran masak sebanyak ini " tanya revita kaget
" iya biar kata kamu, kamu membawa sahabat sahabatmu yang rakus "
" hahaha mama benar mereka kan begitu sangat rakus kalau makan disini " kata revita dengan tertawa
" habis masakan mama mila tu enaknya ga ada duanya " puji niya
" sudah sudah cepetan kalian makan " kata mila
mereka bertiga pun akhirnya makan, 30 menit berlalu mereka sudah menyelesaikan makan, mereka bertiga langsung menuju kamar revita untuk mengerjakan tugas
mereka sedang asyik mengerjakan tugas fisika, tidak lupa dengan cemilan dan minuman
" rev lu suka belajar ga " tanya niya tiba tiba
" engga "
" trus kenapa lu bisa dengan mudah ngerjain semua mapel " tanya nita
" krna gue pinter "
" otak lu bisa bagi sedikit ga buat gue sama nita " sambung naya lagi
" lu kira otak gue siomay mang joko yang bisa dibagi bagi gitu "
" ya siapa tau kan rev, gue capek belajar tapi ga pinter pinter malah pusing sendiri " kata niya
" kalian ga ada niat sih coba deh kalian niat belajar dengan sungguh sungguh pasti kalian bisa " kata revita
" ah elah rev, lu itu anaknya papa santoso bukan anaknya pak mario teguh "
"lah kenapa bawa bawa pak mario teguh " tanya revita heran
" lah lu sok sokan kasih motivasi kita segala "
" ya itukan krna gue sayang dan peduli sama kalian " kata revita
" ngeles aja lu rev " kata niya
saat sedang asik belajar dan ngobrol tiba tiba ada orang yang mengetuk pintu kamar revita
tok...tok...tok...
" siapa " tanya revita
" mama sayang "
" masuk ajja ma, pintunya ga revita kunci kok "
mila pun langsung masuk dan menghampiri mereka bertiga
" ada apa ma " tanya niya
__ADS_1
" itu dibawah ada yang nyariin revita "
" siapa ma " tanya revita
" kamu bikin janji sama siapa " tanya mila
" ga ada ma, revita ga bikin janji sama siapapun hari ini "
" tapi itu dibawah ada pacarmu " kata mila
" hah siapa ma " tanya niya
" siapa lagi kalau bukan raymon, sudah temui sana kasian sudah menunggu lama " kata mila
" perasaan dia ga bilang kalau mau kesini " kata revita
" udah sana temui dulu, kasian noh om ganteng sampe lumutan nungguin lu " kata nita, yang diangguki oleh revita, revita turun masih menggunakan seragam sekolahnya
" hay sayang " kata ray, yang melihat kedatangan revita
ray juga langsung memeluk revita erat
" ka lepasin, nanti ada yang melihat " kata revita
" biarin ajja ada yang melihat, siapa tau trus kita langsung disuruh nikah " kata ray santai dan masih memeluk revita
" ka revita serius, lagian revita masih bau belum mandi belum ganti baju juga "
" kaka kangen sama kamu sayang, dan kamu masih tetap wangi, wangi ini sudah menjadi candu buat kaka " kata ray, lalu ray mencium leher jenjang revita
" ehem " mila berdehem
seketika revita mendorong ray, dan ray melepaskan pelukannya
" eh mama " kata revita gugup
" kenapa gugup sayang, mama tidak melihat apa apa kok " kata mila menggoda anaknya
" kalau gitu boleh dilanjutin dong ma " kata ray yang mendekati revita
" ya ampun ma, anak mama ini galak sekali " kata ray
" ya dia memang seperti itu, apa kamu yakin ingin menjadikan dia istrimu " kata mila
" emm gimana ya ma " kata ray
" tidak jadi istri ka ray juga ga papa, diluar sana pasti ada yang mau dengan revita " kata revita dengan senyuman
" tidak akan aku biarkan siapapun memilikimu sayang, krna yang pantas bersamamu cuma kaka " kata ray dengan senyuman devilnya
" uuuuuuuu sosweet " kata niya dan nita bersamaan
" lah sejak kapan kalian disitu " tanya revita
" sejak ada yang bilang, wangimu menjadi candu " kata nita
" kalian....lihat ajja ga bakal gue kasih contekan ke kalian lagi " ancam revita
" revita cantik " kata niya
" iya gue emang cantik "
" revita baik, revita engga sombong " kata nita
" aih kalian mulai merayuku lagi " kata revita
" sudah sudah jangan berantem, niya nita kalian bantuin mama masak saja " kata mila yang menarik tangan nita dan naya
" selamat pacaran revita sayang " teriak niya dan nita
" apa apaan mereka ini " kata revita kesal
" jangan memasang wajah kesal seperti itu sayang, itu membuat kaka ingin mencium mu " kata ray
__ADS_1
" coba saja kalau berani " kata revita
cuppp.........
ray langsung mencium bibir revita,sedangkan revita mendapatkan ciuman dadakan itu hanya diam
" apa kamu ingin lagi sayang " kata ray
" tidak "
" sudah jangan kesal lagi sayang " kata ray
" hm, kaka ngapain ke sini, mana engga bilang dulu lagi " kata revita
" kaka sudah mengirimkan pesan padamu, hanya saja kamu tidak membalasnya jadi kaka putuskan untuk kesini menemuimu " kata ray
" revita lupa menaruh ponsel revita dimana, seharian ini revita engga megang hp ka " kata revita menjelaskan
" jangan ulangin lagi, kamu harus sering sering masih kaka kabar,oke honey " kata ray sambil mengelus rambut panjang revita
"akan revita usahakan "
" kaka ada sesuatu untukmu "
" apa ka "
" tutup mata dulu "
" tapi kaka ga aneh anehkan "
" engga sayang, mana pernah kaka aneh aneh padamu "
" yakan siapa tau "
" sudah tutup mata cepetan " kata ray, revita pun langsung menutup matanya
" sekarang buka matamu sayang " kata ray
" ini buat revita ka " tanya revita
" iya honey, apa kamu suka " kata ray, revita hanya menganggukkan kepala
ray pun langsung memakaikan kalung itu ke revita
" apapun yang terjadi jangan pernah melepaskan kalung ini dari lehermu sayang " kata ray
" iya ka, makasih ya ka " kata revita
" apa cuma kata terimakasih yang kaka dapatkan "
" lalu kaka mau apa? ga ikhlas banget ngasihnya "
" ya misalnya peluk atau cium gitu " kata ray, revita tersenyum
Cupp....
revita mencium pipi ray, revita yang malu langsung membenamkan wajahnya di dada bidang raymon, sedangkan raymon yang mendapatkan ciuman dipipinya hanya tersenyum senyum krna ini pertama kali revita mau menciumnya duluan ya walau dipipi
" love you revitaku " kata ray sambil mengelus dan menciumi pucuk kepala revita, sedangkan revita semakin mengeratkan pelukannya krna ia yakin pipinya sudah merah seperti tomat
***
hay ka ini author kasih visualnya
reno putra santoso
revita putri santoso
raymon alexander raharja
__ADS_1