
" ide bagus sayang,nanti biar kaka bicara sama pihak sekolah agar membuatkan seragam untukmu atau sofi ajja suruh bikin seragam untukmu " kata ray revita pun memutar bola matanya dengan malas
" sabar ya dek, pasti sangat sulit menghadapi ray " kata sofi
" iya ka,semoga saja stok sabarku unlimited kalau engga entahlah "
mendengar revita mengatakan itu raymon merasa khawatir
" aku ingin segera menikahi mu dan mengikatmu agar selalu disampingku dan menjadi milikku " batin ray dalam hati
" sudah ayuk sayang "
" revita duluan ya ka sof,kapan kapan kita bisa ketemu lagi "
" iya dek,hubungi kaka kalau kamu ada waktu senggang "
" siap ka sof "
revita dan ray pun masuk ke mobil lagi
" ka kita mau kemana sih " tanya revita penasaran
" kekantor kaka " jawab ray dingin
revita merasa heran dan bingung kenapa ray bersikap dingin tidak seperti biasanya
" ka ray kenapa "
" kenapa apanya "
" kenapa kaka beda apa ada masalah " tanya revita dengan menatap ray serius, ray pun mengalihkan pandangannya ke revita, sedangkan tangan kanannya memencet tombol agar ada sekat antara depan dan belakang
" apapun yang terjadilah agar selalu sabar menghadapi kaka dan berjanjilah apapun masalah didepan sana tetaplah disamping kaka "
" apa terjadi masalah "
" tidak, hanya kaka tidak mau kehilanganmu kaka tidak bisa kalau kamu tidak disamping kaka "
" baiklah, asal kaka tidak membohongiku lagi "
" iya,tapi kamu juga jangan mencoba membohongi kaka "
" mana pernah revita membohongi kaka "
" kalau begitu siapa julian "
" julian?" kata revita heran dan bingung kenapa ray menanyakan soal julian
" iya julian siapa dia "
" kenapa kaka menanyakan julian"
" jawab saja pertanyaan kaka "
revita menghela napas panjang " percuma saja menanyakan sesuatu yang tidak ingin ia jawan hanya membuang buang waktuku saja dasar pemaksa " batin revita dalam hati
" jangan mengutukku dalam hati "
" busyet dah,apa dijidatku ada tulisan kata hatiku " batin revita lagi
" ah engga ka mana ada aku mengutukmu "
" sudah jawab pertanyaan kaka tadi "
" huh baiklah, julian itu temen sekolah revita "
" iya kaka tau "
__ADS_1
"lalu kenapa menanyakan sesuatu yang kala sudah tau "
" bukan begitu maksud kaka "
" lalu ?"
" apa kamu menyukainya "
" pertanyaan bodoh macam apa itu "
" sudah jawab saja gausah bertele tele "
"kalau revita menyukai julian,revita ga mungkin memberikan kesempatan kaka dan berada disini bersama kaka "
" tapi sepertinya dia menyukaimu "
" tapi revita menganggap julian itu sodara revita sendiri seperti nita dan naya "
" tapi dia berbeda sayang,kamu bisa ga jangan terlalu polos seperti ini " kata ray kesal revita hanya diam
" sayang dengarkan kaka,. kamu jangan terlalu dekat dengan julian kaka tidak mau dia berharap lebih " kata raymon tapi sebenernya dia takut kalau revita suatu saat nanti berpaling dengannya dan memilih julian,krna ray sadar umur ray dan revita berbeda jauh belum lagi ray punya masalalu yang buruk dan sisi lain yang mungkin revita tidak akan menyukainya atau bahkan membencinya
" ka ray revita mau bilang sesuatu "
" apa sayang katakan "
" tapi kaka jangan marah sama revita " kata revita manja dan menyenderkan kepalanya di dada bidang raymon
" tergantung kamu mau bicara soal apa kalau kaka ga suka ya kaka marah tapi kalau kaka suka ya kaka ga akan marah "
" ah ya sudah ga jadi saja "
" baiklah baiklah kaka janji ga akan marah,sekarang katakan " kata ray sambil memegang bahu revita ingin melihat wajah revita tapi revita malah memeluk ray erat,raymon pun akhirnya membiarkan revita begitu walau dalam hati sebenernya raymon senang jika revita bermanja padanya
" tadi julian ngajakin revita jalan ka tapi revita tidak tau kemana dan kapannya "
" revita jawab iya kalau ada waktu senggang gitu "
mendengar itu raymon menghela napas panjang
" ka ray jangan marah,bukankah tadi kaka janji ga akan marah "
" sayang mulai sekarang kamu jangan mengiyakan ajakan jalan siapapun tanpa persetujuan kaka atau kaka akan minta papa agar kamu homeschooling saja"
mendengar itu revita membelalakan matanya dia tidak menyangka kalau ray akan berkata seperti itu
" homeschooling? apa revita ga salah denger?"
" tidak"
" kenapa? "
" krna diluar sana banyak lelaki yang menyukaimu, terlalu banyak cobaan memiliki sayang "
" apa revita menjadi beban buat kaka "
" bukan maksud kaka, kamu itu terlalu cantik dan sexy makanya kaka harus ekstra dalam menjagamu sayang"
" tapi revita engga mau homeschooling ka "
" kalau ga mau jangan bikin kaka cemburu atau kamu bener bener kaka kurung dalam rumah "
" baiklah "
" sekarang cium kaka "
" apa hubungannya sama cium ka "
__ADS_1
" tadi kamu bikin kaka cemburu jadi hukumannya kamu harus nyium kaka "
" revita tidak mau " kata revita dan mengalihkan lanjauhkan kepalanya dari dada bidang ray namun belum sempat revita menjauh raymon menarik pinggang revita dan menarik tengkuk revita
cupppp......
raymon mencium bibir revita,revita berusaha mendorong tubuh raymon namun apadaya tenaga raymon lebih besar, kini ciuman yang semula lembut berubah menjadi panas dan ganas bahkan revita sampai merasa kewalahan menghadapi serangan dari raymon, entah bagaimana sekarang revita sudah berada dipangkuan raymon
raymon menarik turun gaun revita,kini payuda** revita terlihat menyembul walau revita masih memakai bra, melihat itu ray menelan ludahnya dengan susah payah menyadari pandangan ray tertuju didada revita, ia merasa malu lalu dia menutupi dengan kedua tangannya,namun bukan raymon kalau tidak mencegah tangan revita menutupi keindahan tuhun revita, dengan sigap tangan ray memegang kedua tangan mungil revita kebelakang dan satu tangan lagi membuka pengait bra
dengan sekali tarikan bra itu sudah terlepas dari tempatnya tanpa membuang waktu raymon langsung memainkan putin* revita memilin dan menariknya membuat sensasi aneh pada revita
"sebut namaku sayang " kata raymon, ray tau revita menaham sesuatu
ray geram krna revita memilih menahan diri, melihat itu ray langsung melahap putin* revita sebelah kiri sedangkan yang sebelah kanan ia mainkan dengan tangan kirinya
" ahhh...ka..ray..." desahan yang revita tahan dari tadi akhirnya lolos juga mendengan itu ray semakin semangat memainkan payuda** revita, merasa revita sudah terbawa suasana raymon melepaskan tangan revita,dan langsung meremas pantat revita
" ahh..ahh..kaa raaay emmmhh" desahan revita dan memajukan pantatnya hingga ia merasakan ada sesuatu keras dibawah sana
sedangkan raymon merasa juniornya bersentuhan dengan punya revita merasa nikmat walau masih terhalang celana,raymonpun menarik dan memajukan pantat revita
" emm ka ahh revita emm " desahan revita menahan sesuatu
" sayang kaka mencintaimu " kata ray disela dia memainkan payudara revita
" ahh ka ray revita mau pipis ahh ka revita ga tahan lagi emm " kata revita meremas rambut ray
" keluarkan sayang jangan ditahan " kata ray
" ahhhhhhhhhh emmm " desahan panjang revita merasakan basah dibawah sana
melihat itu ray menghentikan aktifitasnya dan memeluk revita yang lemas
" maafkan kaka, kaka ga bisa menahan diri untuk tidak menyentuhmu sayang,tapi kaka janji ga akan melebihi batas kecuali kamu yang meminta " kata raymon pelan
tak lama ponsel raymon berbunyi
" tuan kita sudah sampai dikantor "
" tunggu,sebentar 5 menit lagi saya aka keluar "
" baik tuan "
setelah itu raymon memutuskan telfonnya
" sayang bangun dulu,kita sudah sampai " kata raymon pelan krna revita sudah tertidur dalam pelukan raymon namun revita belum juga bangun, akhirnya ray pun menggeser revita duduk disampingnya memakaikan branya kembali dan membenarkan baju revita, ray mencium bibir revita sekilas merasa tidurnya terganggu revita pun terbangun
" ayok turun sayang kita sudah sampai dikantor kaka "
" kita mau ngapain ka "
" sudah ayuk turun dulu " kata ray, mereka pun akhirnya turun
saat berada dikantor raymon memanggil semua karyawannya untuk berkumpul, semua karyawan heran dan bingung mengapa mereka disuruh kumpul mendadak,namun mereka memilih untuk diam menunggu bosnya berbicara
" baiklah krna semua karyawan sudah kumpul kumpul,saya akan memberikan pengumuman penting, mulai sekarang gadis disampingku ini adalah tunangan saya dan kami akan segera menikah jadi kapanpun tunangan saya kesini jangan ada yang mengganggunya atau membuatnya kesal,apa kalian paham "
" paham pak " jawab semua karywan
" jika tidak ada pertanyaan kalian silahkan lanjutkan pekerjaan kalian masing masing "
mendengar itu revita kaget dan heran mengapa ray melakukan itu, namun sebelum revita menanyakan itu ray menarik revita dan bejalan menuju ruangannya
#####
❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1